Monday, May 18, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Puluhan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Ngorok

Sri Agustina Editor Sri Agustina
27/09/2022 19:12
in BERITA UTAMA, PEKANBARU, TRANS SUMATRA
A A
Puluhan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Ngorok

Kerbau di Kampar mati akibat terkena penyakit Septicaemia Epizootia (SE) atau penyakit ngorok. (Foto:Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Penyakit ternak cukup banyak, setelah PMK, kini penyakit ngorok mengancam. Puluhan kerbau milik peternak di Kecamatan Kampa dan Tambang, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau kembali ditemukan mati diduga akibat terkena penyakit Septicaemia Epizootia (SE) atau penyakit ngorok.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Herman melalui Kabid Kesehatan Hewan Faralinda mengatakan, hingga saat ini pihaknya masih menunggu laporan dari Dinas Peternakan Kabupaten Kampar terkait berapa jumlah kerbau yang mati.

“Sebab hingga saat ini yang dilaporkan masih kasus kematian kerbau di Kecamatan XIII Koto Kampar, sedangkan informasi dari media baru ada puluhan ekor kerbau terkena penyakit ngorok,” kata Herman di Kampar, Selasa, 27 September 2022.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

“Kami baru dapat informasi adanya kematian kerbau di Kampar dari media yang kabarnya sampai puluhan,” tambahnya.

Ia menjelaskan, jika melihat gejala pada kerbau-kerbau yang mati tersebut, hewan ternak tersebut diduga terkena penyakit ngorok akibat perpindahan ternak yang sakit beberapa hari lalu pada kedua kecamatan tersebut.

“Penyebaran penyakit ini diduga karena ada perpindahan sapi yang sakit dari XIII Koto Kampar ke beberapa lokasi. Karena saat itu ada kegiatan jual beli ternak oleh belantik yang membeli ternak dengan harga murah dari peternak. Mungkin itu yang dibawa pada beberapa lokasi lain,” ujarnya.

Ia mengimbau agar para peternak lebih memperhatikan ternaknya. Jika ada ternak yang mengalami sakit hendaknya di kurung dalam kandang yang terpisah agar tidak menularkan kepada hewan ternak lainnya.

“Karena penularan penyakit SE ini juga cepat, terutama dari cairan tubuh ternak. Jadi jika ada ternak yang sakit, hendaknya dikurung di kandang saja, jangan di bawa ke padang rumput atau ke luar kandang apalagi dijual,” katanya

Tags: KerbauPenyakit NgorokRiau
Posting Sebelumnya

Vietnam Minta Warga Siap Hadapi Topan Noru

Posting berikutnya

524 Guru Honorer Tak Masuk Formasi PPPK

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Peningkatan Titik Panas di Sumatra: 566 Lokasi Terpantau

Peningkatan Titik Panas di Sumatra: 566 Lokasi Terpantau

12/09/2024 15:00
Pembalak Liar di Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatra

Pembalak Liar di Riau Tewas Diterkam Harimau Sumatra

22/05/2023 13:16
Lahan Terbakar di Bengkalis Capai 200 Hektare

Lahan Terbakar di Bengkalis Capai 200 Hektare

21/05/2023 21:28
Harga Tandan Sawit di Riau Turun Rp187,67/Kg

Harga Tandan Sawit di Riau Turun Rp187,67/Kg

09/05/2023 20:18
Usai Tertutup Longsor, Kini Akses Jalan Sumbar-Riau Sudah Bisa Dilewati

Usai Tertutup Longsor, Kini Akses Jalan Sumbar-Riau Sudah Bisa Dilewati

13/04/2023 14:58
Posting berikutnya
524 Guru Honorer Tak Masuk Formasi PPPK

524 Guru Honorer Tak Masuk Formasi PPPK

Bencana Mengancam, Kementan Ingatkan Petani Palembang Siapkan Mitigasi

Bencana Mengancam, Kementan Ingatkan Petani Palembang Siapkan Mitigasi

Struktur Candi Abad ke-8 Masehi Ditemukan di Boyolali

Struktur Candi Abad ke-8 Masehi Ditemukan di Boyolali

Melambat, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp6.708,3 Triliun

Ada 54.624 Keluarga di Batam Belum Terima BLT BBM

Selama 2022, DBD Renggut 13 Jiwa di Sumsel

Kasus DBD di Bangka Tengah Meningkat Jadi 195

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Harga Daging Ayam di Aceh Turun

Harga Daging Ayam di Aceh Turun

25/04/2021 13:49
Kematian Kasus Varian Omicrton Tertinggi di Inggris

Jambi Belum Temukan Kasus Sub Varian Omicron

21/06/2022 18:02
Propam Selidiki Kasus Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Propam Selidiki Kasus Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

16/06/2023 22:10
Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Babel Baru 25,88 Persen

Empat Kabupaten di Babel Nihil Penambahan Kasus Covid-19

24/10/2021 12:00
Cara Mudah Ganti Nomor HP di BRImo Tanpa ke Bank: Praktis dan Cepat!

Cara Mudah Ganti Nomor HP di BRImo Tanpa ke Bank: Praktis dan Cepat!

08/09/2025 09:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist