Friday, May 15, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda TRANS SUMATRA BANDAR LAMPUNG

BMKG Sebut Kemarau 2023 bakal Lebih Panjang dan Kering

Sri Agustina Editor Sri Agustina
30/04/2023 12:04
in BANDAR LAMPUNG, BERITA UTAMA, NASIONAL, TRANS SUMATRA
A A
Kemarau Panjang

Kondisi kemarau membuat tanah pecah-pecah. (Ilustrasi/Google)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id–Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim kemarau tahun 2023 akan lebih panjang dan kering dibandingkan tiga tahun terakhir. Salah satu faktornya yakni fenomena El Nino.

“Ada potensi El Nino 50-60 persen. Tapi seandainya tidak ada El Nino, ada juga wilayah yang musim kemaraunya lebih kering dari normal,” kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati, Minggu, 30 April 2023.

Berdasarkan analisis data, ada beberapa wilayah yang berpotensi mengalami sifat musim kemarau di bawah normal atau jadi lebih kering, diantaranya Aceh bagian utara, sebagian sumut, Riau bagian utara, Sumatera bagian selatan.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

Baca Juga: Lampung Diperkirakan Memasuki Musim Kemarau pada Mei

Lalu, sebagian besar Jawa, Bali, sebagian Nusa Tenggara, Kalimantan bagian selatan, sebagian Sulawesi, Maluku Utara, Papua Barat bagian selatan, dan Papua bagian selatan.

“Untuk wilayah tersebut yang diprediksi lebih kering dari normalnya dikhawatirkan akan mengalami resiko bencana kekeringan metereologis, kebakaran hutan dan lahan, dan kekurangan air bersih,” kata Dwikorita.

Baca Juga:Musim Kemarau 2023 Diprediksi Terkering, Ini Penjelasan BMKG

Untuk itu BMKG mengimbau kepada pemerintah dan masyarakat wilayahnya masuk dalam kategori musim kemarau di bawah normal atau lebih kering, untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak musim kemarau.

“Ini adalah peringatan dini potensi kemarau yang relatif lebih kering daripada tiga tahun terakhir atau dibandingkan biasanya agar kita lebih bersiap menampung air hujan yang saat ini masih terjadi,” katanya.

Kemarau di Lampung

Sementara berdasarkan data BMKG Stasiun Klimatologi Lampung mengatakan beberapa wilayah akan masuk musim kemarau pada Mei Dasarian I atau minggu pertama bulan Mei 2023.

Baca Juga: BMKG Sebut 2023 Kemarau Lebih Kering Dibanding 2022

Wilayah itu diantaranya Seputih Mataram, Seputih Surabaya, Seputih Banyak, Rumbia, Trimurjo, Punggur, Gunungsugih, Bangunrejo bagian timur, Terbanggibesar bagian barat dan Padang Ratu bagian timur.

Lalu, Raman Utara, Purbolinggo, sebagian besar Sukada, Way Jepara, Labuhan Maringgai bagian tengah hingga utara, Metro Kibang, Batanghari, Bantul, Pekalongan, Sekampung, sebagian kecil Sukadana bagian barat, Menggala bagian tengah hingga selatan.

Selanjutnya yakni Tanjungbintang, Natar, sebagian kecil Abung Selatan bagian selatan, dan sebagian kecil Gedong Tataan bagian utara hingga timur juga akan masuk musim kemarau pada awal Mei 2023.

BMKG Stasiun Klimatologi Pesawaran memprediksi  bahwa panjang musim kemarau di Lampung akan terjadi hingga 16-18 dasarian. Sementara untuk puncak musim kemarau akan berlangsung pada Agustus 2023.

“Jadi untuk daerah-daerah dengan peluang terjadinya curah hujan rendah, perlu melakukan langkah antisipasi memilih budidaya pertanian yang tidak membutuhkan banyak air, waspada kebakaran hutan, lahan dan semak, serta menghemat penggunaan air bersih,” kata Prakirawan BMKG Stasiun Klimatologi, Eva Nurhayati.

BMKG meminta pemerintah daerah untuk melakukan pemanenan atau penampungan air di saat hujan masih berpotensi mengguyur wilayah Lampung.

“Air hujan dapat ditampung dan dialirkan untuk memenuhi danau, waduk, embung, kolam retensi, dan penyimpanan air buatan lainnya melalui gerakan memanen air hujan. Hal itu sebagai bentuk antisipasi kemarau panjang yang akan terjadi tahun ini,” kata Eva. (TV2)

Tags: bmkgKamarau 2023lampungLebih panjang dan kering
Posting Sebelumnya

Jalur KA di Lampung Ambles Arus Balik dengan Angkutan Massal Ini Terganggu

Posting berikutnya

Warga Barat-Selatan Aceh Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Maxi Day 2025 Lampung: Merayakan Satu Dekade Keunggulan Yamaha Maxi Series

Maxi Day 2025 Lampung: Merayakan Satu Dekade Keunggulan Yamaha Maxi Series

31/08/2025 08:00
Lampung dan Jawa Timur Sepakati Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp676 Miliar

Lampung dan Jawa Timur Sepakati Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp676 Miliar

17/08/2025 16:00
Politik Uang Rusak Demokrasi

Politik Uang Rusak Demokrasi

11/11/2024 14:00
Amankan Logistik Pilkada di Musim Penghujan

Amankan Logistik Pilkada di Musim Penghujan

11/11/2024 13:00
Peningkatan Titik Panas di Sumatra: 566 Lokasi Terpantau

Peningkatan Titik Panas di Sumatra: 566 Lokasi Terpantau

12/09/2024 15:00
Posting berikutnya
Dua Jembatan di Kajai Pasaman Barat Hanyut Akibat Sungai Meluap

Warga Barat-Selatan Aceh Diminta Waspada Bencana Hidrometeorologi

Korban Lakalantas

Kecelakaan Mobil Masuk Jurang di Martapura, 4 Warga Bandar Lampung Tewas

Puluhan Rumah di Nias Kebanjiran Akibat Luapan Sungai Mezawa

Hujan Deras Rendam Sawah Petani di Sipisang Agam

Pelaku Penembakan

Kantor MUI Jakarta Ditembaki, Pelaku Berdomisili dari Pesawaran, Lampung

Tenggelam

5 Orang Tenggelam Saat Berlibur di Pantai Panjang Bengkulu, 3 Orang Meninggal

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Polda Sumbar Dirikan 60 Pos Pengamanan Nataru

Polda Sumbar Dirikan 60 Pos Pengamanan Nataru

14/12/2021 16:23
BPBD Aceh Distribusikan 12 Ton Air Bersih

BPBD Aceh Distribusikan 12 Ton Air Bersih

25/01/2023 13:53
Nathalie Holscher’s Film Debut in Danyang Wingit Jumat Kliwon: Overcoming Challenges as a Sinden

Nathalie Holscher’s Film Debut in Danyang Wingit Jumat Kliwon: Overcoming Challenges as a Sinden

10/12/2025 09:00
Bus Rombongan Peziarah Asal Palembang Kecelakaan

Bus Rombongan Peziarah Asal Palembang Kecelakaan

06/03/2022 16:10
EA Konfirmasi: Tidak Ada The Sims 5, The Sims 4 Tetap Jadi Fokus dengan Project Rene

EA Konfirmasi: Tidak Ada The Sims 5, The Sims 4 Tetap Jadi Fokus dengan Project Rene

07/08/2025 10:08
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist