Sunday, February 15, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Prevalensi Stunting di Sumatra Barat Meningkat 4,7 Persen

Nur Editor Nur
12/05/2023 13:50
in KESEHATAN, SLIDE, TRANS SUMATRA
A A
Prevalensi Stunting di Sumatra Barat Meningkat 4,7 Persen

Dok/Suma.id

Share on FacebookShare on Twitter

JUMLAH kasus stunting di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat meningkat.

Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022, Kabupaten Pesisir Selatan angka prevalensi stunting meningkat dari 25,2% menjadi 29,8%, naik sebesar 4,7%.

Wakil Bupati Pesisir Selatan, Rudi Hariyansyah selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) menegaskan bahwa penaikan itu menjadi perhatian khusus bagi semua pihak, mengingat angkanya lebih tinggi dari prevalensi Provinsi Sumatra Barat.

BacaJuga

Peringati HGN, Sumut Gelar Inspiring Teacher

Politik Uang Rusak Demokrasi

Wabah Mpox (Cacar Monyet) Merebak! Berikut Pentingnya Langkah Pencegahan

Polres Lampung Selatan Beri Penghargaan Personel dan Warga Berprestasi

Baca juga: Prevalensi Stunting Balita di Lampung Capai 15,2% Tahun 2022

Pemerintah pusat melalui Pepres 72/2021 menaargetkan angka stunting nasional turun di 14% pada 2024.

“Oleh karena itu perlu kerja yang ekstra untuk bisa dilakukan percepatan penurunan stunting. Koordinasi dan kerja sama konvergen itu sangat penting. Semua lintas sektor harus bisa bekerja sama dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten Pesisir Selatan,” kata Rudi baru-baru ini.

Baca juga: Awal 2023, Kasus Stunting di Sabang Turun Jadi 371 Orang

 

Rudi mengatakan arah dan kebijakan pelaksanaan penyelenggaraan percepatan penurunan stunting setidaknya dilaksanakan melalui 3 pendekatan, yakni pendekatan intervensi spesifik dan sensitive, pendekatan multipihak, instansi pemerintah daerah dan nagari, serta pendekatan berbasis keluarga berisiko stunting yaitu balita, remaja, calon pengantin, ibu hamil, dan ibu pasca melahirkan.

Ia juga mengajak semua elemen masyarakat mengambil bagian dalam program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) dengan menjadi Bapak Asuh untuk anak-anak stunting yang berasal dari keluarga miskin.

Program itu sudah  memberikan dampak baik pada perbaikan kondisi balita stunting selama beberapa bulan belakangan ini.

“Dari data sementara DPMDPP&KB mengatakan lebih kurang 46 BAAS yang baru berjalan,” kata Kepala DPMDPP&KB Kabupaten Pesisir Selatan Zulfkifli.

Intervensi yang dilakukan melalui BAAS ini berupa bantuan makanan tambahan berupa pangan lokal tinggi protein seperti telur, susu, kacang hijau dan beras, kepada sasaran selama 6 bulan berturut-turut, dan direkomendasikan minimal Rp200.000 per bulan. (MI/L5)

Posting Sebelumnya

Kejari Bandar Lampung Terima Pelimpahan Tersangka Pembubaran Ibadah

Posting berikutnya

Peras Rp80 Juta, Seorang Jaksa di Sumut Dicopot

Nur

Nur

BeritaTerkait

silient hills

Silent Hill Townfall Rilis 2026 Trailer Perdana Ungkap Teror First Person di Saint Amelia

15/02/2026 18:24
teddy

Teddy Pardiyana Ajukan Status Ahli Waris Putrinya, Sule Ingatkan Pentingnya Kerja Menghidupi Anak

15/02/2026 18:12
Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

31/12/2025 16:00
Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

31/12/2025 08:00
BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

30/12/2025 16:00
Posting berikutnya
Peras Rp80 Juta, Seorang Jaksa di Sumut Dicopot

Peras Rp80 Juta, Seorang Jaksa di Sumut Dicopot

Ulama Sumsel

Menistakan Agama Ulama Minta Polda Sumsel Segera Tahan Lina Mukherjee

Dua pekerja PT Bengkalis Dokindo Perkasa (BDP) kritis akibat luka bakar

Dua pekerja PT Bengkalis Dokindo Perkasa (BDP) kritis akibat luka bakar

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Cara Mudah Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

Prevalensi Stunting di Sumatra Barat Meningkat 4,7 Persen

Pemerintah Kepulauan Bangka Belitung Gencarkan Penanganan Stunting

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Warganya Kesusahan Akibat Topan Nauru, Presiden Filipina Asyik Nonton F1 di Singapura

Warganya Kesusahan Akibat Topan Nauru, Presiden Filipina Asyik Nonton F1 di Singapura

03/10/2022 21:05

28/08/2021 21:55
Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

PPKM Jawa Bali Diperpanjang Hingga 1 November

18/10/2021 18:13
Tenggelam

5 Orang Tenggelam Saat Berlibur di Pantai Panjang Bengkulu, 3 Orang Meninggal

02/05/2023 16:08
Selundupkan 3,3 Juta Batang Rokok ke Aceh, Tiga Warga Diamankan

Presiden Jokowi Larang Penjualan Rokok Batangan Mulai 2023

26/12/2022 21:32
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist