Tuesday, May 19, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Kebakaran Hutan dan Lahan di Indragiri Hilir Mencakup 304, 5 Hektare

BPBD Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.

Wandi Barboy Editor Wandi Barboy
03/06/2021 00:28
in BERITA UTAMA, PEKANBARU, TRANS SUMATRA
A A
Kebakaran Hutan dan Lahan di Indragiri Hilir Mencakup 304, 5 Hektare
Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id : Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Provinsi Riau, sejak Januari tahun 2021 sudah mencakup area seluas 304,5 hektare yang tersebar di beberapa daerah.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Indragiri Hilir, Yusfik, menuturkan kebakaran hutan dan lahan tersebut terjadi di 11 dari 20 kecamatan yang di kabupaten itu. Kebakaran paling luas terjadi di Kecamatan Kempas dengan luas 206 hektare, kemudian Gaung (26 hektare), Tempuling (14 hektare), dan Kateman (12 hektare).

Selanjutnya di Kecamatan Mandah (11,5 hektare), Gaung Anak Serka (11 hektare), Keritang (10 hektare), Belengkong (6 hektare), Pulau Burung (4 hektare), Tembilahan (1,5 hektare), dan Kecamatan Enok (0,5 hektare).

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

“Dari Januari hingga Mei 2021 totalnya seluas 304,5 hektare hutan dan lahan di Inhil yang terbakar. Olehnya, kami selalu mewaspadai kejadian serupa supaya tidak ada lagi kebakaran lahan,” kata Yusfik di Tembilahan, Rabu, 2 Juni 2021.

Untuk mencegah terjadinya Karhutla lagi, BPBD Kabupaten Indragiri Hilir terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan atau kebun dengan cara dibakar.
“Sejauh ini, kami siaga dan lakukan pencegahan dengan cara sosialisasi kepada masyarakat untuk tidak membakar lahan,” sebut Yusfik.

Selain itu, Yusfik menerangkan bahwa jika terjadi Karhutla pihaknya akan turun langsung melakukan pemadaman bersama tim yang ada termasuk BPBD provinsi Riau.

“Kami bersama TNI, Polri dan relawan selalu siaga untuk pemadaman Karhutla di Inhil,” tukasnya.

Dia juga mengingatkan masyarakat yang membakar hutan dan lahan secara sengaja akan ditindak tegas oleh pihak berwenang, dan saat ini juga telah ada pihak yang telah dipenjara akibat kasus itu. BPBD Indragiri Hilir saat ini memiliki enam regu pemadam Karhutla yang setiap regunya terdiri dari delapan hingga sembilan personel.

“Selain itu, kami juga memiliki tim cadangan,” pungkasnya.

Sekedar informasi, pada 2020, Karhutla di Indragiri Hilir mencakup area seluas 184,35 hektare. Sedangkan pada 2019, seluas 3.126 hektare hutan dan lahan terbakar.

Deteksi Titik Panas

Pada bagian lain, Aktivis Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Sumatra Selatan dalam sebulan terakhir mendeteksi ratusan titik panas di sejumlah kabupaten dalam provinsi setempat yang berpotensi memicu terjadinya karhutla.

Direktur Eksekutif Walhi Sumsel, M Hairul Sobri , mengatakan titik panas tersebut perlu diantisipasi oleh masyarakat dan satgas penanggulangan karhutla dengan melakukan kegiatan pendinginan dan upaya pencegahan lainnya. Menurut dia, titik panas yang terdeteksi melalui satelit Aqua, Landsat-8, dan NOAA itu sepanjang Mei ini saja lebih dari 100 titik yang tersebar di sejumlah kabupaten rawan kebakaran hutan dan lahan, seperti Ogan Komering Ilir, Banyuasin, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Menurutnya, keberadaan titik panas tersebut, jika tidak mendapat perhatian penanggulangannya bisa menjadi titik api yang dapat mengakibatkan bencana kabut asap dampak dari terbakarnya lahan pertanian, perkebunan, dan kawasan hutan.

“Dalam kondisi masih pandemi covid-19, perhatian untuk penanganan wabah virus korona harus sama besar dengan karhutla, bencana kabut asap tidak kalah bahayanya dengan virus, karena dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan masyarakat, bahkan bisa menyebabkan kematian,” ujar Sobri.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori mengungkapkan untuk mencegah terjadinya karhutla pada musim kemarau 2021, sejak dua bulan terakhir pihaknya bersama satgas gabungan penanggulangan karhutla melakukan berbagai tindakan antisipasi melalui operasi darat dan udara. Beberapa kabupaten yang terdeteksi titik panas menjadi perhatian satgas gabungan dengan melakukan kegiatan pembasahan dan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak perusahaan perkebunan untuk melakukan berbagai tindakan pencegahan serta menjauhi kegiatan pembakaran untuk alasan apa pun.

“Melalui upaya ini dan partisipasi dari masyarakat serta pihak perusahaan perkebunan, diharapkan karhutla pada musim kemarau tahun ini bisa ditekan seminimal mungkin, sehingga bencana kabut asap dapat dihindari. (ANT/MI.COM)

 

Tags: karhutla di Indragiri Hilirkarhutla di Palembang
Posting Sebelumnya

Melestarian Kesenian Tradisional Minang

Posting berikutnya

Distanbun Aceh Mendapati Benih Ilegal di Tengah Masyarakat

Wandi Barboy

Wandi Barboy

BeritaTerkait

Tidak Ada Konten Tersedia
Posting berikutnya
Distanbun Aceh Mendapati Benih Ilegal di Tengah Masyarakat

Distanbun Aceh Mendapati Benih Ilegal di Tengah Masyarakat

Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke Polres

Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke Polres

Vaksinasi Covid-19 Ribuan Guru di Pekanbaru Ditunda

Vaksinasi Covid-19 Ribuan Guru di Pekanbaru Ditunda

Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan dari Kursi PM Israel

Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan dari Kursi PM Israel

1.800 Dosis Vaksin Gotong Royong Tahap Pertama untuk Perusahaan Swasta di Riau

1.800 Dosis Vaksin Gotong Royong Tahap Pertama untuk Perusahaan Swasta di Riau

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Lato-lato Mampu Kurangi Sedikit Ketergantungan Gadget Pada Anak

Lato-lato Mampu Kurangi Sedikit Ketergantungan Gadget Pada Anak

09/01/2023 16:43
Metrofest Cup PUBG Mobile Competition 2021 Meriahkan HUT ke-21 Metro TV

Metrofest Cup PUBG Mobile Competition 2021 Meriahkan HUT ke-21 Metro TV

29/10/2021 11:46
Film Annisa Reza Rahadian Tembus Festival Film Cannes 2026, Angkat Kisah Inspiratif Anak Tunanetra

Film Annisa Reza Rahadian Tembus Festival Film Cannes 2026, Angkat Kisah Inspiratif Anak Tunanetra

06/05/2026 12:54
Satu dari 10 Orang Indonesia Mengidap Mental Emotional Disorder Pemicu ODGJ

Satu dari 10 Orang Indonesia Mengidap Mental Emotional Disorder Pemicu ODGJ

24/10/2022 16:19
Tebing Tinggi Berpredikat Sangat Baik Soal Layanan Publik

Tebing Tinggi Berpredikat Sangat Baik Soal Layanan Publik

06/04/2021 15:19
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist