Friday, June 5, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Ibu Asal Palembang Ngadu ke Hotman Paris Anaknya Tewas Dianiaya di Pesantren Gontor

Sri Agustina Editor Sri Agustina
05/09/2022 18:38
in BERITA UTAMA, PALEMBANG, TRANS SUMATRA
A A
Ibu Asal Palembang Ngadu ke Hotman Paris Anaknya Tewas Dianiaya di Pesantren Gontor

Ibu asal Palembang yang mengadu ke Hotman Paris soal anaknya yang tewas di Ponpes Gontor. (Foto:Tangkap layar)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Seorang ibu bernama Soimah asal Kota Palembang, Sumatra Selatan (Sumsel), mengadu ke pengacara Hotman Paris saat pengacara kondang itu datang ke Palembang, Minggu, 4 September 2022.

Soimah melaporkan kejanggalan kematian anaknya seorang santri berinisial AM (17). Santri di Pesantren Modern Darussalam Gontor, Jawa Timur, diduga tewas dianiaya.

Soimah curiga dengan kematian anaknya tersebut. Ia menduga anaknya tewas usai mendapat kekerasan di Pondok Pesantren Gontor.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

“Anak saya tidak sakit Pak selama ini. Tapi tiba-tiba saya mendapat kabar bahwa anak saya meninggal di Pesantren Gontor 1 Pak yang ada di Jawa Timur,” kata Soimah kepada Hotman Paris.

AM meninggal dunia pada 22 Agustus 2022 lalu pukul 06.45 WIB. Namun, dia baru mendapatkan kabar dari Pondok Pesantren tersebut pukul 10.00 WIB.

“Anak saya meninggal pukul 06.45 WIB tapi kami pihak keluarga baru dikabari tiga jam setelah yakni pada pukul 10.00 WIB,” ucap dia.

Soimah menduga anaknya tewas karena dianiaya. Sebab, saat hendak dimakamkan ada darah di kain kafannya. Pihak keluarga pun harus menganti kain kafan sebanyak dua kali.

“Kami berharap berharap kasus kematian anak saya ini bisa diusut tuntas. Kami belum berani visum dan melaporkan ke polisi karena kasus ini bersangkutan dengan lembaga besar. Saya mohon bapak bantu kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Hotman Paris meminta Kapolda Jawa Timur untuk segera mengusut kematian anak Soimah yang meninggal diduga karena dianiaya.

“Halo mohon kepada Bapak Kapolda Jawa Timur untuk menyelidiki meninggalnya anak Bu Soimah ini. Saya melihat fotonya sangat mengerikan diduga meninggalnya ada penganiayaan,” kata Hotman.

Tags: Hotman ParisPalembangPenganiayaan
Posting Sebelumnya

Penaikan Harga BBM Mempersulit Kehidupan Masyarakat

Posting berikutnya

Mahasiswa Desak DPR Aceh Tolak Kenaikan Harga BBM

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Konser Slank di Jakabaring Membludak, Ribuan Slankers Padati Venue hingga Videotron Disiapkan

Konser Slank di Jakabaring Membludak, Ribuan Slankers Padati Venue hingga Videotron Disiapkan

03/06/2026 13:34
Indosat Ooredoo Hutchison Peringati Harpelnas 2025 dengan Promo Kuota dan Hadiah Spesial

Indosat Ooredoo Hutchison Peringati Harpelnas 2025 dengan Promo Kuota dan Hadiah Spesial

12/09/2025 14:00
Propam Selidiki Kasus Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

Propam Selidiki Kasus Polisi Tewas dengan Luka Tembak di Kepala

16/06/2023 22:10
Polda Sumsel Terjunkan 3.798 Polisi RW Cegah Konflik Jelang Pemilu 2024

Polda Sumsel Terjunkan 3.798 Polisi RW Cegah Konflik Jelang Pemilu 2024

30/05/2023 10:29
Penganiayaan

Anak Perwira Polri Viral Menganiaya di Medan Jadi Tersangka

26/04/2023 12:06
Posting berikutnya
Mahasiswa Desak DPR Aceh Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa Desak DPR Aceh Tolak Kenaikan Harga BBM

Remisi Idulfitri

Telantarkan 3 Anak, Mantan Kades di Bengkulu Ditangkap

Polisi Tangkap Pembalak Hutan di Muarojambi Berikut Ratusan Batang Kayu

Polisi Tangkap Pembalak Hutan di Muarojambi Berikut Ratusan Batang Kayu

Ribuan Warga Korea Selatan Mengungsi Akibat Topan Hinnamnor 

Ribuan Warga Korea Selatan Mengungsi Akibat Topan Hinnamnor 

BMKG Deteksi 15 itik Api di Sumatra Utara

BPBD Sebut Titik Panas di Sumatra Selatan Berkurang Dibanding Tahun 2021

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Menparekraf Pesan Suvenir Tamu VVIP ke Perajin di Aceh

Menparekraf Pesan Suvenir Tamu VVIP ke Perajin di Aceh

04/08/2022 16:27
Gempa 7,4 Mangnitudo di Turki Tewaskan 284 Orang dan 2.323 Luka 

Gempa 7,4 Mangnitudo di Turki Tewaskan 284 Orang dan 2.323 Luka 

06/02/2023 19:43
Nokia 7610 5G: Memadukan Nostalgia Klasik dengan Teknologi Modern

Nokia 7610 5G: Memadukan Nostalgia Klasik dengan Teknologi Modern

13/10/2025 15:00
Lonjakan Harga Pertamina Dex Capai Rp27.900 per Liter per 4 Mei 2026

Lonjakan Harga Pertamina Dex Capai Rp27.900 per Liter per 4 Mei 2026

05/05/2026 10:37
Lockdown, 13 Juta Penduduk di Xi’an Tiongkok Tak Boleh Keluar Rumah

231 Kasus Baru Covid-19 Ditemuka di Tiongko

01/01/2022 12:22
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist