Sunday, May 24, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda TRANS SUMATRA BANDA ACEH

BPBD Aceh Lapokan Gangguan Gajah ke BKSDA

Sri Agustina Editor Sri Agustina
27/09/2022 09:01
in BANDA ACEH, BERITA UTAMA, TRANS SUMATRA
A A
Gajah Liar Masuki Jalan Lintas Pertamina di Hulu Rokan Bengkalis

Gajah liar masuki jalan lintas di Bengkalis Riau. (Foto:Dok.MTV)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Konflik satwa dan manusia masih terus terjadi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh, melaporkan adanya gangguan gajah ke Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh sebagai upaya membantu masyarakat yang terdampak gangguan satwa liar.

“Persoalan gangguan gajah di Nagan Raya ini menjadi perhatian serius pemerintah daerah, karena gangguannya sudah sangat sering terjadi,” kata Sekretaris BPBD Nagan Raya, Aceh, Said Nazaruddin, Senin, 26 September 2022.

Ada pun lokasi yang selama ini sering menjadi sasaran gangguan gajah yaitu di Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

Menurutnya, lokasi desa yang berada di kawasan pedalaman tersebut selama ini sering menjadi sasaran amukan gajah liar, yang mencari makanan ke pemukiman warga dan sering menyebabkan kerusakan bangunan dan lahan perkebunan milik masyarakat.

Meski sudah sering didatangi petugas BPBD Nagan Raya dan BKSDA untuk dilakukan penanganan, namun gangguan satwa liar yang dilindungi negara tersebut hingga kini setiap tahunnya masih sering terjadi,” kata Said.

Pada pekan pertama September, kawanan gajah liar dilaporkan merusak sejumlah rumah dan perkebunan milik masyarakat Desa Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Aceh.

Kepala Desa (Keuchik) Blang Lango, Kecamatan Seunagan Timur, Kabupaten Nagan Raya, Jauhari mengatakan selain merusak rumah, kawanan gajah tersebut juga merusak bagian pagar kantor desa serta sejumlah fasilitas lainnya.

Jauhari menjelaskan kawanan gajah liar selama ini sering datang ke pemukiman masyarakat, guna mencari makanan. Untuk mengantisipasi amukan gajah, pemerintah desa bersama masyarakat melakukan upaya pengusiran gajah liar tersebut dengan membakar petasan.

“Alhamdulillah, setelah masyarakat membakar petasan, kawanan gajah liar melarikan diri ke hutan,” terang Jauhari.

Tags: acehKonflik gajah
Posting Sebelumnya

Semburan Lumpur di Ogan Ilir, Pertamina Sebut Tak Ada Kandungan Gas

Posting berikutnya

Kemenkes Sebut Masyarakat Indonesia Konsumsi Gula Berlebihan

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Harimau Sumatra Masuk ke Permukiman Penduduk di Aceh Timur

Harimau Sumatra Masuk ke Permukiman Penduduk di Aceh Timur

13/08/2023 22:35
Jembatan Gantung di Aceh Barat Ambruk dan Jatuh ke Sungai

Jembatan Gantung di Aceh Barat Ambruk dan Jatuh ke Sungai

11/08/2023 22:22
SE Gubernur Aceh Larang Boncengan dengan Bukan Muhrim Naik Kendaraan Berduaan

SE Gubernur Aceh Larang Boncengan dengan Bukan Muhrim Naik Kendaraan Berduaan

10/08/2023 22:02
Seekor Anak Gajah Ditemukan Mati di Kabupaten Aceh Timur

Seekor Anak Gajah Ditemukan Mati di Kabupaten Aceh Timur

13/07/2023 17:29
Aceh Jadi Jalur Favorit Narkoba

Penyelundupan 57 Kg Sabu Jaringan Internasional di Aceh Besar Digagalkan

12/07/2023 19:21
Posting berikutnya
Kemenkes Sebut Masyarakat Indonesia Konsumsi Gula Berlebihan

Kemenkes Sebut Masyarakat Indonesia Konsumsi Gula Berlebihan

Vietnam Minta Warga Siap Hadapi Topan Noru

Vietnam Minta Warga Siap Hadapi Topan Noru

Puluhan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Ngorok

Puluhan Kerbau di Kampar Riau Mati Akibat Penyakit Ngorok

524 Guru Honorer Tak Masuk Formasi PPPK

524 Guru Honorer Tak Masuk Formasi PPPK

Bencana Mengancam, Kementan Ingatkan Petani Palembang Siapkan Mitigasi

Bencana Mengancam, Kementan Ingatkan Petani Palembang Siapkan Mitigasi

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Astronom Ungkap Asal Sinyal Misterius FRB dari 200 Juta Tahun Lalu

Astronom Ungkap Asal Sinyal Misterius FRB dari 200 Juta Tahun Lalu

09/08/2025 13:00
Perbedaan Plants vs Zombies Fusion dengan Versi Original: Inovasi dan Tantangan Baru

Perbedaan Plants vs Zombies Fusion dengan Versi Original: Inovasi dan Tantangan Baru

15/09/2025 14:00
BMKG Deteksi 15 itik Api di Sumatra Utara

19 Titik Api Terdeteksi di Sumut

09/07/2022 19:51
7 Aplikasi Pemutar Video Terbaik untuk Windows: Gratis, Ringan, dan Fitur Lengkap

7 Aplikasi Pemutar Video Terbaik untuk Windows: Gratis, Ringan, dan Fitur Lengkap

03/10/2025 09:00

BKKBN Sebut 9,8% Anak Indonesia Gangguan Kesehatan Jiwa Ringan

26/07/2022 21:05
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist