SUMA.ID – Thalita Ramadhani Wiryawan tampil gemilang dengan menghentikan perlawanan Sim Yu Jin pada laga ketiga semifinal Piala Uber 2026. Dalam pertandingan yang berlangsung ketat, Thalita berhasil mengamankan kemenangan dua gim langsung dengan skor identik 21-19 dan 21-19. Hasil ini membuat posisi Indonesia sedikit membaik dengan memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2 dari Korea Selatan.
Sejak awal pertandingan, Thalita terlihat mampu mengendalikan permainan meskipun berada dalam tekanan setelah timnya tertinggal lebih dulu. Ia mengaku sempat merasakan ketegangan, namun berusaha mengatasinya dengan mengikuti arahan pelatih agar bermain lebih lepas dan tanpa beban. Pendekatan tersebut terbukti efektif karena ia bisa tampil lebih percaya diri dan fokus dalam setiap poin yang dimainkan.
Dalam jalannya laga, Thalita mengandalkan permainan menyerang untuk menekan lawan. Ia berusaha menjaga tempo agar tetap cepat dan agresif. Di sisi lain, Sim Yu Jin mencoba mengubah strategi dengan memperpanjang reli untuk mengganggu ritme permainan Thalita. Taktik tersebut sempat membuat pertandingan menjadi lebih sengit, terutama di penghujung gim kedua.
Meski demikian, Thalita tidak terbawa pola permainan lawan. Ia tetap berpegang pada strategi awal dengan terus melancarkan serangan dan tidak memberi kesempatan Sim Yu Jin untuk mengembangkan permainan. Keputusan untuk tetap tampil ofensif menjadi kunci penting dalam menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan.
Thalita juga mengungkapkan bahwa meskipun Indonesia sudah tertinggal 0-2 sebelumnya, ia tidak ingin terbebani oleh situasi tersebut. Ia memilih untuk fokus pada permainannya sendiri dan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik. Dukungan dan instruksi dari pelatih untuk bermain tanpa tekanan turut memberikan dorongan mental yang signifikan.
Ia menambahkan bahwa untuk mengatasi rasa gugup, dirinya mencoba mengatur napas dan memberikan motivasi kepada diri sendiri selama pertandingan berlangsung. Upaya tersebut membantunya tetap tenang dan konsisten, terutama dalam momen-momen krusial yang menentukan hasil akhir.
Pada akhirnya, keteguhan mental dan konsistensi permainan membuat Thalita mampu menutup pertandingan dalam dua gim tanpa harus memasuki rubber game. Kemenangan ini tidak hanya menjaga asa Indonesia di semifinal, tetapi juga menunjukkan semangat juang tinggi dari para pemain dalam menghadapi tekanan di ajang bergengsi seperti Piala Uber.















