Sunday, May 17, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Palang Merah Desak Dunia Bantu Krisis di Afganistan

Sri Agustina Editor Sri Agustina
23/10/2021 14:32
in BERITA UTAMA, GLOBAL
A A
Dikabarkan Meninggal, Pendiri Taliban Rilis Pernyataan Audio

Wakil Perdana Menteri Afganistan Mullah Abdul Ghani Baradar. (Foto:Medcom/AFP)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Komite Internasional Palang Merah (ICRC) mendesak masyarakat internasional untuk bekerja sama dengan Taliban karena kelompok-kelompok bantuan tidak akan bisa berupaya sendiri untuk mencegah krisis kemanusiaan di Afghanistan.

Direktur Jenderal ICRC, Robert Mardini, mengatakan organisasi-organisasi kemanusiaan telah meningkatkan upayanya di Afghanistan, tetapi dukungan masyarakat internasional sangat penting untuk menyediakan layanan dasar.

“Gabungan organisasi kemanusiaan tidak bisa melakukan semuanya. Mereka hanya dapat memberikan solusi sementara,” tutur Mardini pada Jumat, 22 Oktober 2021.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan bantuan tunai untuk disalurkan langsung ke Afghanistan, yang menurut Mardini akan menyelesaikan masalah di negara itu selama tiga bulan.

Afghanistan telah terjerumus ke dalam krisis karena miliaran dolar bantuan asing terhenti, menyusul runtuhnya pemerintah dukungan Barat dan Taliban kembali berkuasa pada Agustus lalu.

“Afghanistan adalah krisis gabungan yang semakin memburuk dari hari ke hari,” kata Mardini, mengacu pada konflik puluhan tahun yang diperparah oleh efek perubahan iklim dan pandemi covid-19.

Mardini mengatakan 30 persen dari 39 juta penduduk Afghanistan menghadapi kekurangan gizi parah dan 18 juta orang di negara itu membutuhkan bantuan atau perlindungan kemanusiaan.

Taliban mengusir banyak kelompok bantuan asing ketika terakhir berkuasa pada 1996-2001, tetapi kali ini kelompok itu menyambut baik donor asing dan akan melindungi hak-hak staf mereka. Namun, Taliban yang menghadapi kritik karena gagal melindungi hak-hak warga Afghanistan, termasuk akses pendidikan bagi anak perempuan, juga mengatakan pemberian bantuan tidak boleh bersyarat. “Tidak ada organisasi kemanusiaan yang dapat mengompensasi atau menggantikan perekonomian suatu negara,” kata Mardini.

Tags: AfganistanKrisisPalang Merah
Posting Sebelumnya

Mantan Pejabat di Aceh Bakal Diperiksa KPK

Posting berikutnya

Akses Medan-Brastagi Ditutup Akibat Longsor

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Jutaan Warga Inggris Kelaparan karena Krisis Biaya Hidup

Jutaan Warga Inggris Kelaparan karena Krisis Biaya Hidup

20/10/2022 19:42
Gempa Magnitudo 5.6 Guncang Calang Aceh Jaya

Gempa di Paktika Timur Afghanistan Tewaskan 255 Orang

22/06/2022 17:13
Afghanistan Disebut Menteri Swedia Sedang Menuju Kehancuran

Afghanistan Disebut Menteri Swedia Sedang Menuju Kehancuran

24/10/2021 10:49
Dewan HAM PBB Bentuk Penyelidik Khusus Situasi di Afghanistan

Dewan HAM PBB Bentuk Penyelidik Khusus Situasi di Afghanistan

08/10/2021 18:16
Prancis dan Tiongkok Beri Bantuan Kemanusiaan ke Afghanistan

Prancis dan Tiongkok Beri Bantuan Kemanusiaan ke Afghanistan

14/09/2021 19:35
Posting berikutnya
Akses Medan-Brastagi Ditutup Akibat Longsor

Akses Medan-Brastagi Ditutup Akibat Longsor

Afghanistan Disebut Menteri Swedia Sedang Menuju Kehancuran

Afghanistan Disebut Menteri Swedia Sedang Menuju Kehancuran

Serapan Anggaran Penanganan Covid-19 Babel Baru 25,88 Persen

Empat Kabupaten di Babel Nihil Penambahan Kasus Covid-19

Vaksinasi Covid-19 di Bangka Tengah Capai 63 Persen

43 Lokasi Isoter di Babel Kosong

Penurunan Kepatuhan Prokes di Sejumlah Daerah Perlu Dicermati

Penurunan Kepatuhan Prokes di Sejumlah Daerah Perlu Dicermati

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Rahasia Semangat Syuting Film Agak Laen: Menyala Pantiku, Katering Mewah Jadi Kunci!

Rahasia Semangat Syuting Film Agak Laen: Menyala Pantiku, Katering Mewah Jadi Kunci!

28/11/2025 08:00
Kasus KDRT di Batanghari Jambi Meningkat

Kasus KDRT di Batanghari Jambi Meningkat

30/05/2023 20:23
Bocoran Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S25 FE: Flagship Terjangkau dengan Layar AMOLED 6,7 Inci dan Fast Charging 45W

Bocoran Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy S25 FE: Flagship Terjangkau dengan Layar AMOLED 6,7 Inci dan Fast Charging 45W

10/08/2025 08:00
ASRock Luncurkan AI QuickSet WSL: Solusi Mudah untuk Pengembangan AI di Windows

ASRock Luncurkan AI QuickSet WSL: Solusi Mudah untuk Pengembangan AI di Windows

06/10/2025 11:00
Car Park Capital: Simulasi Tycoon Satir dari MicroProse tentang Ketergantungan Mobil

Car Park Capital: Simulasi Tycoon Satir dari MicroProse tentang Ketergantungan Mobil

07/08/2025 08:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist