Thursday, June 18, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Boraks dan Kontaminasi Bakteri Jadi Penyebab Keracunan MBG Anambas

cecil Editor cecil
04/05/2026 11:08
in BERITA UTAMA
A A
Boraks dan Kontaminasi Bakteri Jadi Penyebab Keracunan MBG Anambas

Ilustrasi paket makan bergizi gratis (MBG)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap bahwa insiden keracunan massal dalam program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Air Asuk, Kabupaten Kepulauan Anambas, dipicu oleh adanya kandungan boraks serta kontaminasi bakteri berbahaya pada makanan yang dikonsumsi para pelajar. Temuan ini diperoleh berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan yang beredar saat kejadian.

Peristiwa yang berlangsung pada 15 April 2026 tersebut menyebabkan sedikitnya 162 siswa dari berbagai jenjang pendidikan mengalami gejala keracunan. Ketua Tim Investigasi BGN, Arie Karimah Muhammad, menjelaskan bahwa proses pengujian dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berupa uji cepat (rapid test) oleh Dinas Kesehatan Anambas saat kejadian berlangsung, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan lebih komprehensif oleh Balai Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Batam.

Dari hasil uji cepat, terdeteksi adanya kandungan boraks pada beberapa menu makanan, seperti telur kecap, tempe goreng, dan tumis sayuran, dengan kadar berkisar antara 100 hingga 5.000 mg/L. Penggunaan boraks pada jenis makanan tersebut dinilai tidak semestinya, mengingat bahan seperti telur, tempe, dan sayuran tidak memerlukan tambahan bahan pengawet kimia. Hal ini menjadi perhatian serius karena selain tidak sesuai fungsi, juga berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan konsumen.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

Selain kandungan boraks, hasil uji laboratorium juga menemukan adanya bakteri berbahaya, yaitu Escherichia coli (E. coli) dan Bacillus cereus. Bakteri E. coli ditemukan pada telur kecap, air dapur, serta sisa makanan dari tingkat PAUD/TK, dengan tingkat kontaminasi tertinggi terdapat pada menu telur. Sementara itu, Bacillus cereus terdeteksi pada nasi putih. E. coli umumnya berasal dari kontaminasi kotoran dan dapat menyebabkan gangguan pencernaan seperti diare hingga infeksi serius, sedangkan Bacillus cereus sering berkembang pada makanan yang tidak disimpan dengan baik dan dapat memicu keracunan.

Sebagai langkah penanganan awal, BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dapur MBG di Air Asuk hingga waktu yang belum ditentukan. Kebijakan ini diambil sembari menunggu hasil penyelidikan lanjutan guna mengidentifikasi sumber pasti kontaminasi. Di sisi lain, BGN juga masih mendalami kemungkinan adanya kelalaian dalam proses pengolahan hingga pendistribusian makanan.

Kepala Dinas Kesehatan Kepulauan Anambas, Feri Oktavia, menyampaikan bahwa kontaminasi bakteri dapat disebabkan oleh berbagai faktor. Di antaranya adalah penggunaan bahan baku yang sudah tercemar, proses memasak yang tidak optimal, hingga terjadinya kontaminasi silang antara bahan mentah dan makanan siap saji.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sistem penyimpanan yang tidak memenuhi standar serta kondisi kebersihan yang kurang terjaga turut berkontribusi dalam mempercepat pertumbuhan bakteri. Hal ini menunjukkan adanya indikasi kelalaian dalam pengelolaan dan pengamanan bahan makanan, baik di gudang maupun selama proses persiapan.

Feri juga menyoroti aspek distribusi makanan yang dinilai berisiko. Pengiriman makanan menggunakan kapal pompong tanpa penutup memungkinkan makanan terpapar langsung oleh panas matahari, sehingga menciptakan kondisi yang mendukung pertumbuhan bakteri secara lebih cepat.

Hingga saat ini, kasus keracunan massal tersebut masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab utama serta pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Tags: Anambaskeracunan
Posting Sebelumnya

Thalita Ramadhani Bersinar, Indonesia Perkecil Ketertinggalan di Semifinal Piala Uber 2026

Posting berikutnya

The Devil Wears Prada 2 Tembus Box Office Global, Raup Hingga US$180 Juta

cecil

cecil

BeritaTerkait

Gajah Hamil Tua Mati di Lahan HTI Riau

Seekor Gajah Ditemukan Mati di Kawasan Perkebunan di Aceh Timur

15/10/2022 08:30
Warga Temukan 36 Kg Kokain di Pantai Tunjuk, Anambas

Warga Temukan 36 Kg Kokain di Pantai Tunjuk, Anambas

02/07/2022 17:14
Posting berikutnya
The Devil Wears Prada 2 Tembus Box Office Global, Raup Hingga US$180 Juta

The Devil Wears Prada 2 Tembus Box Office Global, Raup Hingga US$180 Juta

Sidang Putusan Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani Divonis Hari Ini

Sidang Putusan Korupsi LNG Pertamina: Hari Karyuliarto dan Yenni Andayani Divonis Hari Ini

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Penumpang Tewas dan WHO Turun Tangan

Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius, 3 Penumpang Tewas dan WHO Turun Tangan

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur karena Kegagalan Sistemik

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur karena Kegagalan Sistemik

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Vaksin AI untuk Pandemi Masa Depan, Terobosan Baru yang Berpotensi Melawan Berbagai Virus Sekaligus

Vaksin AI untuk Pandemi Masa Depan, Terobosan Baru yang Berpotensi Melawan Berbagai Virus Sekaligus

12/06/2026 13:26
Kenaikan Kasus Covid-19 di 30 Provinsi Harus Diwaspadai

Kasus Covid-19 di Tanjungpinang Kembali Nihil

06/12/2021 21:30
Varian Covid-19 Inggris Mungkin Lebih Berbahaya

Varian Covid-19 Inggris Mungkin Lebih Berbahaya

23/01/2021 10:38
Pengumuman Kuota Haji Dilakukan Pekan Depan

Arab Saudi Syaratkan Jemaah Haji di Bawah Usia 65 Tahun

19/04/2022 10:02
Gubernur Lampung Bawa Tanah dan Air dari 3 Wilayah ke IKN Nusantara

Gubernur Lampung Bawa Tanah dan Air dari 3 Wilayah ke IKN Nusantara

14/03/2022 14:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist