Saturday, October 24, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

G20 Analisis Kesenjangan Manufaktur Perkuat Pusat Penelitian Vaksin

Sri Agustina Editor Sri Agustina
29/10/2022 13:11
in BERITA UTAMA, KESEHATAN, NASIONAL
A A
FMCBG G20 Tambah Penghimpunan Dana Perantara Pandemi

Pertemuan G20 bahas masalah kesehatan dan vaksinasi.(Foto:Dok.Kominfo)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Juru Bicara G20 Kementerian Kesehatan (Kemkes) Siti Nadia Tarmizi mengatakan negara anggota G20 menganalisis kesenjangan dan melakukan pemetaan kondisi saat ini terkait jejaring pusat penelitian dan manufaktur untuk vaksin, terapi/pengobatan, dan diagnostik.

“Kesenjangan dalam kapasitas setiap negara G20 dalam menghadapi pandemi dapat memperlambat kesiapsiagaan dan respons terhadap covid-19,” kata Nadia dalam keterangan pers di Jakarta, Sabtu, 29 Oktober 2022.

Nadia menuturkan tim Kelompok Kerja Kesehatan 3 (HWG3) sedang menyiapkan kuesioner analisis kesenjangan untuk kebutuhan manufaktur dan prioritas penyakit yang akan diisi oleh negara anggota G20.

BacaJuga

Sarapan Tinggi Serat Jadi Pilihan untuk Membantu Menjaga Kadar Kolesterol

Diet Anak ADHD: Apakah Bisa Menyembuhkan ADHD? Ini Penjelasannya

Obat Hipertensi dan Ginjal: Benarkah Bisa Picu Kerusakan Ginjal? Ini Penjelasannya

Merries Flagship Store Hadirkan Ruang Belanja dan Edukasi Kesehatan Anak

Indonesia dan enam negara lain, yakni Argentina, Brazil, India, Arab Saudi, Turki, dan Afrika Selatan sudah menunjukkan ketertarikan untuk berkolaborasi membentuk ekosistem manufaktur dan riset vaksin, terapi atau pengobatan, dan diagnostik.

Upaya kolaboratif tersebut melibatkan semua negara anggota G20 dan organisasi internasional, yang berfokus membangun jejaring pusat penelitian dan kapasitas produksi di negara-negara anggota G20 dan memberikan akses dan kesetaraan untuk negara berpenghasilan menengah

Banyak platform teknologi pembuatan vaksin telah dikembangkan, termasuk mRNA, viral vector, adjuvanted protein sub unit, dan inactivated vaksin, khususnya dengan efektivitasnya yang tinggi. Namun, sebagian besar vaksin mRNA telah dikembangkan dan diproduksi oleh perusahaan farmasi di negara maju.

“Untuk bersiap menghadapi pandemi berikutnya dan ancaman kesehatan global, setiap negara harus memiliki akses dan kapasitas untuk mengembangkan vaksin, terapi, dan diagnostik terlepas dari status ekonomi dan geografisnya,” tutur Nadia.

Dalam meningkatkan akses global dan kapasitas produksi, berbagi pengetahuan, pengembangan kapasitas, dan transfer teknologi di antara negara-negara G20 menjadi penting. Salah satu contoh keberhasilan adalah produksi Molnupiravir–antivirus covid-19 oral di negara berpenghasilan menengah ke bawah yang diaktifkan oleh The Medicines Patent Pool (MPP) Facility.

“Model seperti itu penting untuk memungkinkan transfer teknologi untuk kesiapsiagaan pandemi,” ujarnya.

Pembangunan pusat manufaktur vaksin, terapi, dan diagnostik merupakan upaya perluasan akses bagi negara berpenghasilan menengah ke bawah, dan penguatan jaringan ilmuwan global di bidang kedaruratan kesehatan masyarakat.

“Itu menunjukkan bahwa semua negara memiliki akses yang adil dan setara terhadap vaksin. Untuk mencapai hal ini, penting untuk memperkuat kapasitas penelitian dan pengembangan, mendiversifikasi rantai pasokan dan meningkatkan kolaborasi antar negara dan antara pusat penelitian publik dan swasta,” ujarnya.

Nadia mengatakan selain fokus pada vaksin, terapi, dan diagnostik, hal penting berikutnya adalah memastikan akses dan kapasitas yang adil dalam mengembangkan diagnostik dan terapi untuk memungkinkan akses yang lebih baik dalam menghadapi pandemi di masa depan.

“Tanpa diagnostik dan terapeutik, akan sulit untuk mencegah penularan lebih lanjut, mengobati secara dini, dan mencegah kematian,” ujarnya.

Tags: G20kesehatanVaksin
Posting Sebelumnya

Pria di Riau Mengaku Imam Mahdi dan Nikahi Sejumlah Anak

Posting berikutnya

Dua WNI Jadi Korban di Itaewon

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Gejala Flu Berat: Kenali Tanda Bahaya dan Kapan Harus ke Dokter

Gejala Flu Berat: Kenali Tanda Bahaya dan Kapan Harus ke Dokter

28/09/2026 13:46
Kasus ISPA Akibat Karhutla Meningkat, Warga di Daerah Terdampak Diminta Perhatikan Kesehatan

Kasus ISPA Akibat Karhutla Meningkat, Warga di Daerah Terdampak Diminta Perhatikan Kesehatan

24/09/2026 13:20
Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

28/07/2026 09:53
Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

27/07/2026 09:58
Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Gejala Gangguan Jantung yang Kerap Diabaikan

Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Gejala Gangguan Jantung yang Kerap Diabaikan

25/07/2026 09:39
Posting berikutnya

Dua WNI Jadi Korban di Itaewon

Enam Pasien Gagal Ginjal Anak di Sumut Meninggal

Tiga Bayi Gangguan Ginjal di Lampung Meninggal Dunia

Lula da Silva Menang dalam Pemilihan Presiden di Brasil

Lula da Silva Menang dalam Pemilihan Presiden di Brasil

Tiongkok Laporkan 71 Infeksi Baru Covid-19, Kasus Delta Penyebab

Bangka Belitung Tekan Kasus Covid-19, 6 Kabupaten Tanpa Kasus Baru

Hujan Terus Menerus Sebabkan Banjir di Tiongkok

BPBD Belitung Siaga 24 Jam untuk Antisipasi Banjir

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

BMKG Deteksi 15 itik Api di Sumatra Utara

BMKG Deteksi 15 itik Api di Sumatra Utara

06/04/2022 13:11
Alasan Amerika Serikat Memblokir TikTok: Ancaman Keamanan Nasional dan Kontroversi ByteDance

Alasan Amerika Serikat Memblokir TikTok: Ancaman Keamanan Nasional dan Kontroversi ByteDance

16/09/2025 16:00
12 Orang Hilang Tertimbun Longsor di Tapanuli Selatan

12 Orang Hilang Tertimbun Longsor di Tapanuli Selatan

30/04/2021 14:59
TikTok Terancam Dilarang: Kerennya Kreator Konten Berpindah ke RedNote dan Lemon8 Platform Media Sosial Alternatif dari China Jadi Sorotan di Tengah Ketidakpastian TikTok di AS

TikTok Terancam Dilarang: Kerennya Kreator Konten Berpindah ke RedNote dan Lemon8 Platform Media Sosial Alternatif dari China Jadi Sorotan di Tengah Ketidakpastian TikTok di AS

11/08/2025 11:00
Jepang Kirim Rompi Antipeluru ke Ukraina 

Jepang Kirim Rompi Antipeluru ke Ukraina 

09/03/2022 19:15
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist