SUMA.ID – Merries Flagship Store menghadirkan konsep baru yang menggabungkan kebutuhan berbelanja keluarga dengan edukasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak. Konsep tersebut hadir melalui gerai yang berlokasi di Toko Raja Susu Meruya, Jakarta Barat, dan dirancang sebagai ruang yang tidak hanya menyediakan kebutuhan Si Kecil, tetapi juga memberikan pengalaman edukatif bagi anak dan orang tua.
Kebutuhan keluarga dalam merawat anak saat ini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan produk sehari-hari. Orang tua juga membutuhkan informasi yang mudah dipahami mengenai berbagai aspek pengasuhan, mulai dari kesehatan kulit bayi, tumbuh kembang, hingga aktivitas stimulasi yang sesuai dengan tahapan usia anak.
Melalui konsep tersebut, aktivitas berbelanja diharapkan dapat menjadi pengalaman yang lebih informatif. Anak dapat melakukan berbagai kegiatan sederhana yang berkaitan dengan stimulasi sensorik dan motorik, sementara orang tua dapat memperoleh informasi mengenai kebutuhan dan kenyamanan Si Kecil.
Gerai ini diresmikan pada Senin, 28 September 2026. Kehadirannya merupakan hasil kolaborasi antara Merries, produk popok bayi dari Kao Indonesia, dengan Toko Raja Susu.
Merries Flagship Store Gabungkan Belanja dengan Edukasi Anak
Konsep yang diterapkan di gerai tersebut menggunakan pendekatan edutainment, yaitu menggabungkan unsur edukasi dengan aktivitas yang menyenangkan. Melalui pendekatan ini, anak tidak hanya diajak berbelanja bersama orang tua, tetapi juga mendapatkan kesempatan untuk bermain dan belajar.
Area edukatif di dalam gerai dirancang agar anak dapat mengenal berbagai rangsangan melalui aktivitas sederhana. Beberapa di antaranya berkaitan dengan suara, tekstur, serta rintangan ringan yang dapat menjadi bagian dari aktivitas stimulasi.
Kegiatan tersebut dapat menjadi pengalaman yang menarik bagi anak karena proses belajar dilakukan melalui aktivitas yang menyenangkan. Di sisi lain, orang tua dapat melihat secara langsung bagaimana berbagai bentuk permainan dan aktivitas dapat menjadi bagian dari pengalaman anak dalam mengenali lingkungan di sekitarnya.
Konsep ini juga memberikan kesempatan kepada orang tua untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan anak dalam suasana yang lebih santai. Dengan begitu, kunjungan ke gerai tidak hanya berfokus pada transaksi pembelian produk.
Edukasi Kesehatan Kulit Bayi Jadi Perhatian
Selain informasi mengenai tumbuh kembang dan stimulasi, kesehatan kulit bayi juga menjadi salah satu materi yang diperkenalkan melalui kehadiran gerai tersebut.
Merries menghadirkan dr. Triana Agustin, SpDVE, Subsp DA, FINSDV, FAADV, yang terlibat dalam penelitian mengenai daya serap popok terhadap kulit bayi bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Dermatologi Venereologi dan Estetika Indonesia (Perdoski).
Menurut Triana, studi yang dilakukan menunjukkan tidak terdapat peningkatan iritasi kulit yang signifikan pada pengguna Merries. Dalam studi efikasi tersebut, kondisi kulit bayi yang menggunakan Merries juga disebut mengalami perbaikan dibandingkan kondisi sebelumnya ketika menggunakan popok bayi lain.
Temuan tersebut menjadi salah satu informasi yang diperkenalkan kepada orang tua dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya memperhatikan kondisi kulit bayi saat memilih popok.
Namun, kebutuhan setiap bayi dapat berbeda. Karena itu, orang tua tetap perlu memperhatikan kondisi kulit anak secara berkala, termasuk apabila muncul kemerahan, iritasi, atau tanda ketidaknyamanan lainnya.
Edukasi mengenai kesehatan kulit menjadi relevan karena kulit bayi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kulit orang dewasa. Pemilihan produk dan kebiasaan perawatan yang tepat dapat menjadi bagian dari upaya menjaga kenyamanan bayi sehari-hari.
Bagian dari Konsep Kirei Lifestyle Innovation
Kehadiran gerai tersebut juga menjadi bagian dari penerapan konsep Kirei Lifestyle Innovation yang dikembangkan Kao Indonesia. Konsep ini mencakup inovasi produk, edukasi, serta pengalaman yang berkaitan dengan gaya hidup bersih dan sehat.
Vice President Marketing Kao Indonesia Susilowati mengatakan Merries berupaya memahami kebutuhan keluarga melalui produk sekaligus pengalaman yang dapat memberikan nilai tambah bagi orang tua.
Menurut Susilowati, Merries Flagship Store dirancang untuk memberikan pengalaman yang lebih nyaman, edukatif, dan menyenangkan bagi keluarga ketika memenuhi kebutuhan anak.
Pendekatan tersebut menunjukkan bahwa ruang ritel dapat dikembangkan menjadi tempat yang memberikan lebih banyak manfaat daripada sekadar menyediakan produk. Orang tua dapat berbelanja sambil mendapatkan informasi, sedangkan anak memiliki kesempatan untuk melakukan aktivitas yang sesuai dengan kebutuhan stimulasi mereka.
Dukungan untuk Posyandu di Meruya dan Joglo
Edukasi mengenai kesehatan dan tumbuh kembang anak tidak hanya dilakukan melalui gerai. Pada saat peresmian, Merries juga memberikan dukungan kepada sejumlah Posyandu di wilayah sekitar.
Sebanyak 28.800 popok bayi, alat timbang, serta alat pengukur tinggi badan diberikan kepada 24 Posyandu di wilayah Meruya Selatan dan Joglo.
Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu kegiatan Posyandu, khususnya yang berkaitan dengan pemantauan pertumbuhan dan kebutuhan anak di lingkungan masyarakat.
Ketua Pokja Posyandu Meruya Selatan Enur Saadah menyambut dukungan tersebut. Menurutnya, kehadiran Merries tidak hanya memberikan akses terhadap produk, tetapi juga turut membawa edukasi mengenai kenyamanan dan kesehatan kulit bayi.
Dukungan berupa alat timbang dan alat pengukur tinggi badan juga dapat membantu kegiatan pemantauan pertumbuhan anak di tingkat komunitas. Posyandu sendiri memiliki peran penting sebagai salah satu ruang pelayanan masyarakat untuk mendukung pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Kolaborasi dengan Toko Raja Susu
Pemilik Toko Raja Susu, Yohanes David Setiawan, mengatakan kolaborasi dengan Merries diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi orang tua dalam memperoleh produk sekaligus informasi mengenai kebutuhan anak.
Melalui gerai tersebut, keluarga dapat berbelanja produk Merries sekaligus menikmati suasana yang dirancang lebih nyaman dan edukatif.
Kolaborasi antara produsen dan peritel seperti ini juga memberikan pengalaman berbeda bagi konsumen. Orang tua tidak hanya datang untuk membeli kebutuhan bayi, tetapi juga dapat memanfaatkan fasilitas dan informasi yang tersedia di dalam gerai.
Dengan adanya area edukatif, aktivitas keluarga diharapkan menjadi lebih interaktif. Anak dapat bermain dan mengenal berbagai rangsangan, sementara orang tua mendapatkan kesempatan untuk memperluas pengetahuan mengenai kebutuhan Si Kecil.
Ruang Keluarga yang Menggabungkan Belanja dan Aktivitas Anak
Kehadiran Merries Flagship Store menunjukkan adanya pendekatan baru dalam menghadirkan pengalaman berbelanja bagi keluarga. Kebutuhan produk bayi dipadukan dengan edukasi mengenai kesehatan kulit, tumbuh kembang, serta aktivitas stimulasi anak.
Bagi orang tua, konsep seperti ini dapat menjadi alternatif untuk memperoleh informasi mengenai kebutuhan anak dalam suasana yang lebih santai. Sementara bagi anak, ruang edukatif dapat menjadi tempat untuk melakukan aktivitas yang melibatkan berbagai indera dan gerakan tubuh.
Ke depan, Susilowati mengatakan Merries akan terus menghadirkan produk dan solusi yang relevan dengan kebutuhan keluarga Indonesia.
Merries Flagship Store juga diharapkan dapat berkembang menjadi ruang yang mempertemukan kebutuhan belanja dengan edukasi keluarga. Tidak hanya menyediakan produk, gerai tersebut membawa gagasan bahwa aktivitas bersama anak dapat sekaligus menjadi kesempatan bagi orang tua untuk belajar mengenai perawatan, kesehatan, kenyamanan, dan tumbuh kembang Si Kecil.
Dengan menggabungkan unsur belanja, edukasi, dan aktivitas anak, konsep ini memperlihatkan bagaimana ruang ritel dapat dirancang lebih dekat dengan kebutuhan keluarga. Kehadiran dukungan untuk Posyandu di sekitar wilayah gerai juga memperluas manfaat kegiatan hingga ke tingkat komunitas.













