Saturday, February 28, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Badai Petir Raksasa di Jupiter: Sabuk Cokelat Ikonik Mulai Memudar

cecil Editor cecil
07/08/2025 17:02
in TEKNOLOGI
A A
Badai Petir Raksasa di Jupiter: Sabuk Cokelat Ikonik Mulai Memudar
Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Planet Jupiter kembali mencuri perhatian dunia astronomi dengan munculnya badai petir raksasa di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB). Fenomena ini tidak hanya menakjubkan secara visual, tetapi juga berpotensi mengubah tampilan sabuk cokelat kemerahan yang menjadi ciri khas planet terbesar di tata surya ini, menurut para peneliti.

Sorotan Fenomena Badai Petir di Jupiter

  • Lokasi Badai: Badai petir raksasa ini terjadi di Sabuk Khatulistiwa Selatan (SEB), pita awan gelap yang melingkari Jupiter.
  • Kedalaman Badai: Badai berlangsung sekitar 100 km di bawah permukaan atmosfer Jupiter, didorong oleh proses konveksi awan.
  • Dampak Visual: Badai ini dapat menyebabkan sabuk cokelat SEB memudar, seperti yang pernah terjadi pada periode 1973-1991 dan tahun 2010.

Tangkapan Gambar Lang idealistic ka oleh Astrofotografer

Pada 30 November 2024, astrofotografer Michael Karrer berhasil merekam fenomena langka ini menggunakan teleskop Celestron 8 inci dari Austria. Dalam fotonya, terlihat dua bercak putih besar yang mencolok di SEB, menandakan kehadiran badai petir raksasa. Menurut Spaceweather.com, badai ini cukup besar untuk “menelan” Bumi jika dibandingkan ukurannya.

John Rogers, astronom dari British Astronomical Association yang mengkhususkan diri pada pengamatan Jupiter, menyebut fenomena ini sebagai “badai petir raksasa.” Ia mencatat bahwa peristiwa serupa terakhir kali terdeteksi pada 2016-2017, menjadikan kemunculan ini sebagai peristiwa yang jarang terjadi.

Perubahan Warna Sabuk akibat Badai

Badai petir ini, meski tidak sekuat Bintik Merah Besar Jupiter yang legendaris, memiliki dampak signifikan. Ketika badai mulai pecah, warna pucatnya bercampur dengan awan berkarat SEB, menyebabkan sabuk tersebut memudar secara bertahap. Gambar terbaru menunjukkan aliran putih tipis di belakang badai, yang menjadi indikator awal pemudaran. Menurut Astronomy Magazine, fenomena serupa pernah menyebabkan SEB tampak “hilang” sepenuhnya pada beberapa periode, seperti antara 1973-1991 dan pada 2010.

BacaJuga

Fosil Monster Laut Kimberley Ungkap Gurun Australia Pernah Jadi Laut Tropis

Laporan Kaspersky 2026: Spam Email Global Tumbuh 15 Persen Sepanjang 2025

Review Aolon Curve 2026: Smartwatch Murah Fitur Lengkap Layak Beli?

Fallout 5 Resmi Digarap Bethesda, Rilis Masih Satu Dekade Lagi

Kilat Hijau yang Unik

Berbeda dengan badai petir di Bumi yang menghasilkan kilat berwarna biru, kilat di Jupiter berwarna hijau karena atmosfernya kaya akan amonia, menurut NASA. Proses konveksi dalam awan Jupiter memicu badai ini, mirip dengan mekanisme badai di Bumi, namun dengan karakteristik yang jauh lebih ekstrem.

Momen Terbaik untuk Mengamati Jupiter

Badai ini terjadi bertepatan dengan posisi oposisi Jupiter pada 6 Desember 2024, ketika planet ini berada pada jarak terdekat dengan Bumi. Pada periode ini, Jupiter tampak sangat terang di langit malam dan bahkan dapat dilihat dengan mata telanjang. Para astronom amatir dan profesional, seperti Michael Karrer, memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan keindahan dan dinamika Jupiter.

Peluang Emas untuk Pecinta Astronomi

Meski belum dapat dipastikan apakah badai ini akan menghapus sabuk cokelat SEB sepenuhnya, para ilmuwan terus memantau perkembangannya. Fenomena ini menawarkan kesempatan langka bagi penggemar astronomi untuk menyaksikan perubahan dramatis pada Jupiter. Dengan teleskop sederhana, Anda pun dapat mengamati keajaiban alam semesta ini dari Bumi.

Baca Juga: Penemuan Planet Mirip Bumi oleh Ilmuwan

Kata Kunci: Badai petir Jupiter, Sabuk Khatulistiwa Selatan, SEB Jupiter, badai raksasa, kilat hijau, astronomi, oposisi Jupiter, Michael Karrer, perubahan warna sabuk.

Posting Sebelumnya

Cara Update Driver NVIDIA untuk Performa Gaming Maksimal dan Stabil

Posting berikutnya

Bocoran Spesifikasi Oppo Find X9 Pro: Flagship dengan Performa Monster

cecil

cecil

BeritaTerkait

Fosil Monster Laut

Fosil Monster Laut Kimberley Ungkap Gurun Australia Pernah Jadi Laut Tropis

28/02/2026 13:29
Tidur Berkualitas

Tidur Berkualitas Bisa Bersihkan Otak: Temuan Riset Terbaru 2026

28/02/2026 12:23
diabetes

Gejala Diabetes Melitus dan Bahaya Komplikasi Akut Hingga Kronis Terbaru 2026

28/02/2026 09:13
Silent Killer

Waspada Silent Killer: Kenali 7 Tanda Tekanan Darah Tinggi yang Sering Diabaikan 2026

27/02/2026 12:15
Spider-Man Universe

Strategi Sony Pictures 2026: Reboot Total Spider-Man Universe Usai Rentetan Kegagalan

27/02/2026 10:06
Posting berikutnya
Bocoran Spesifikasi Oppo Find X9 Pro: Flagship dengan Performa Monster

Bocoran Spesifikasi Oppo Find X9 Pro: Flagship dengan Performa Monster

Lenovo LOQ 15 Essential 2025: Laptop Gaming Rp10 Jutaan dengan Spesifikasi Kelas Atas

Lenovo LOQ 15 Essential 2025: Laptop Gaming Rp10 Jutaan dengan Spesifikasi Kelas Atas

Mengapa iPhone 16 Belum Dijual di Indonesia? Penjelasan Lengkap dan Alasan

Mengapa iPhone 16 Belum Dijual di Indonesia? Penjelasan Lengkap dan Alasan

Meta Agresif Bajak Talenta AI Apple: Krisis di Balik Apple Intelligence?

Meta Agresif Bajak Talenta AI Apple: Krisis di Balik Apple Intelligence?

Rusia Kembangkan Konsol Game Lokal untuk Hadapi Embargo Barat

Rusia Kembangkan Konsol Game Lokal untuk Hadapi Embargo Barat

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

26/09/2021 00:36
Konsistensi Brand: Rahasia Kreator Digital Tetap Dikenal dan Dipercaya

Konsistensi Brand: Rahasia Kreator Digital Tetap Dikenal dan Dipercaya

20/10/2025 12:00
Sambut Ramadan, Masyarakat Bangka Barat Gelar Perang Ketupat 

Sambut Ramadan, Masyarakat Bangka Barat Gelar Perang Ketupat 

28/03/2022 20:22
Kode Redeem Free Fire 25 Juli 2025: Dapatkan Skin Squid Game, Diamond, dan Bundle Gratis!

Kode Redeem Free Fire 25 Juli 2025: Dapatkan Skin Squid Game, Diamond, dan Bundle Gratis!

28/07/2025 09:44
Babel Keruk Alur Kapal Nelayan di Sungai Jelitik

Babel Keruk Alur Kapal Nelayan di Sungai Jelitik

05/03/2023 20:29
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist