Wednesday, June 10, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Perimenopause Bisa Jadi Awal Masalah Jantung pada Perempuan, Ini Penjelasannya

Perimenopause Bisa Jadi Awal Masalah Jantung pada Perempuan, Ini Penjelasannya

cecil Editor cecil
26/05/2026 14:00
in KESEHATAN
A A
Perimenopause Bisa Jadi Awal Masalah Jantung pada Perempuan, Ini Penjelasannya

Perimenopause diam-diam tingkatkan risiko jantung perempuan, ini penjelasan dokter dan langkah pencegahannya. © Ilustrasi dibuat AI

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Perimenopause dan masalah jantung kini menjadi topik kesehatan yang semakin mendapat perhatian para ahli. Banyak perempuan belum menyadari bahwa risiko penyakit jantung ternyata dapat mulai meningkat sejak memasuki fase perimenopause, yaitu masa transisi sebelum menopause terjadi.

Selama ini, penyakit jantung sering dianggap lebih banyak menyerang laki-laki. Padahal, data kesehatan global menunjukkan bahwa penyakit kardiovaskular masih menjadi penyebab kematian nomor satu pada perempuan di seluruh dunia.

Perubahan hormon yang terjadi selama perimenopause diduga memiliki pengaruh besar terhadap kesehatan jantung perempuan. Karena itu, memahami perubahan tubuh pada fase ini menjadi langkah penting untuk mencegah risiko penyakit serius di kemudian hari.

BacaJuga

4 Buah untuk Penderita Diabetes yang Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Obat Kolesterol PCSK9 untuk Imunoterapi Kanker Diduga Mampu Meningkatkan Harapan Hidup Pasien

Daraxonrasib Kanker Pankreas: Obat Baru yang Melipatgandakan Harapan Hidup Pasien Stadium Lanjut

Manfaat Kompres Mata untuk Mengatasi Mata Kering, Bengkak, dan Lelah

Perimenopause dan Masalah Jantung Berkaitan dengan Perubahan Hormon
Perimenopause adalah fase transisi menuju menopause yang umumnya terjadi pada perempuan usia akhir 40-an hingga awal 50-an. Pada masa ini, tubuh mulai mengalami penurunan hormon estrogen secara bertahap.

Estrogen memiliki banyak fungsi penting dalam tubuh perempuan, termasuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah dan jantung. Ketika kadar hormon ini menurun, risiko gangguan kardiovaskular dapat ikut meningkat.

Penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam Journal of the American Heart Association menemukan bahwa perempuan pada fase perimenopause memiliki risiko dua kali lebih tinggi mengalami kesehatan jantung yang buruk dibanding perempuan pramenopause.

Studi tersebut melibatkan lebih dari 9.200 perempuan dan menilai kesehatan jantung berdasarkan indikator Life’s Essential 8 dari American Heart Association.

Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan kualitas kesehatan jantung, terutama terkait pola makan dan gaya hidup selama masa perimenopause.

Mengapa Risiko Penyakit Jantung Meningkat Saat Perimenopause?
Penurunan hormon estrogen tidak hanya memengaruhi sistem reproduksi, tetapi juga berdampak pada metabolisme tubuh dan kesehatan pembuluh darah.

Saat memasuki fase perimenopause, perempuan biasanya mulai mengalami beberapa perubahan seperti:

  • Peningkatan kadar kolesterol
  • Tekanan darah yang lebih tinggi
  • Penambahan berat badan
  • Gangguan tidur
  • Penurunan metabolisme

Meningkatnya stres dan kecemasan
Kondisi tersebut dapat memperbesar risiko penyakit jantung apabila tidak dikendalikan dengan baik.

Selain itu, perubahan hormon juga dapat memengaruhi distribusi lemak tubuh. Lemak cenderung lebih banyak menumpuk di area perut yang diketahui berkaitan erat dengan peningkatan risiko gangguan jantung dan pembuluh darah.

Karena prosesnya berlangsung perlahan, banyak perempuan tidak menyadari bahwa kesehatan jantung mereka mulai mengalami penurunan sejak fase perimenopause.

Penyakit Jantung pada Perempuan Sering Terlambat Disadari
Profesor penyakit kardiovaskular dari University of Alabama at Birmingham, dr. Garima Arora, menyebut bahwa risiko penyakit jantung pada perempuan selama ini masih sering kurang mendapat perhatian.

Menurutnya, banyak penelitian kesehatan jantung sebelumnya lebih berfokus pada laki-laki sehingga karakteristik risiko pada perempuan belum sepenuhnya dipahami.

Padahal, perempuan memiliki faktor risiko unik yang berbeda dari laki-laki, seperti:

  • Perubahan hormon
  • Kehamilan
  • Menopause
  • Perimenopause
  • Kondisi autoimun tertentu

Hal ini membuat pendekatan kesehatan jantung pada perempuan seharusnya dilakukan secara lebih spesifik sesuai fase kehidupan mereka.

Sayangnya, gejala penyakit jantung pada perempuan juga sering berbeda dibanding laki-laki sehingga kerap terlambat dikenali.

Jika laki-laki umumnya mengalami nyeri dada yang jelas, perempuan bisa mengalami gejala yang lebih samar seperti:

  • Mudah lelah
  • Sesak napas
  • Gangguan tidur
  • Nyeri punggung
  • Mual

Rasa tidak nyaman di dadaKarena gejalanya tidak khas, banyak perempuan baru mengetahui adanya masalah jantung ketika kondisinya sudah cukup serius.

Cara Menjaga Kesehatan Jantung Saat Perimenopause
Meski risiko penyakit jantung meningkat saat perimenopause, kondisi tersebut tetap dapat dicegah dengan pola hidup sehat dan pemeriksaan rutin.

Beberapa langkah yang disarankan untuk menjaga kesehatan jantung selama masa perimenopause antara lain:

Menjaga Pola Makan Sehat
Perbanyak konsumsi sayur, buah, biji-bijian, ikan, dan makanan rendah lemak jenuh untuk membantu menjaga kadar kolesterol dan tekanan darah.

Rutin Berolahraga
Aktivitas fisik minimal 150 menit per minggu dapat membantu menjaga berat badan, meningkatkan metabolisme, dan memperkuat kesehatan jantung.

Mengontrol Tekanan Darah dan Kolesterol
Pemeriksaan kesehatan rutin penting dilakukan untuk mendeteksi faktor risiko sejak dini.

Tidur yang Cukup
Gangguan tidur sering terjadi saat perimenopause dan dapat memengaruhi kesehatan jantung jika dibiarkan terus-menerus.

Mengelola Stres
Stres berkepanjangan dapat meningkatkan tekanan darah dan memicu gangguan kesehatan lainnya.

Menghindari Rokok dan Alkohol Berlebihan
Kebiasaan tersebut dapat memperbesar risiko penyakit kardiovaskular pada perempuan.

Pentingnya Kesadaran Perempuan terhadap Kesehatan Jantung
Meningkatnya risiko penyakit jantung saat perimenopause menunjukkan pentingnya edukasi kesehatan khusus bagi perempuan.

Banyak perempuan lebih fokus pada perubahan fisik atau gejala menopause tanpa menyadari dampak hormonal terhadap organ vital seperti jantung.

Padahal, deteksi dini dan perubahan gaya hidup sehat dapat membantu mengurangi risiko komplikasi serius di masa depan.

Kesadaran untuk menjaga kesehatan jantung sejak memasuki fase perimenopause menjadi langkah penting agar perempuan tetap sehat dan aktif di usia lanjut.

Kesimpulan
Perimenopause dan masalah jantung memiliki hubungan yang erat akibat perubahan hormon estrogen dalam tubuh perempuan. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa perempuan pada fase perimenopause memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan kesehatan jantung dibanding sebelumnya.

Karena itu, perempuan perlu lebih waspada terhadap perubahan tubuh selama masa transisi menuju menopause. Menjaga pola hidup sehat, rutin berolahraga, mengelola stres, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan jantung.

Tags: KesehatanJantungKesehatanPerempuanMenopausePenyakitJantungPerimenopausePerimenopauseDanMasalahJantung
Posting Sebelumnya

Fosil Mikroba Purba di Brasil Ungkap Kondisi Lautan Bumi 540 Juta Tahun Lalu

Posting berikutnya

Nick Jonas dan Lagu Jealous: Kisah Unik di Balik Permintaan Lagu Pernikahan

cecil

cecil

BeritaTerkait

Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

Tanda Kolesterol Tinggi yang Sering Diabaikan, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat

06/06/2026 10:41
Hipertensi Masih Jadi Silent Killer, Pentingnya Deteksi Dini untuk Cegah Stroke dan Penyakit Jantung

Hipertensi Masih Jadi Silent Killer, Pentingnya Deteksi Dini untuk Cegah Stroke dan Penyakit Jantung

25/05/2026 09:44
Diet Mediterania dan Olahraga Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 31 Persen

Diet Mediterania dan Olahraga Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 31 Persen

23/05/2026 11:41
13 Dampak Kurang Olahraga bagi Kesehatan yang Wajib Diwaspadai

13 Dampak Kurang Olahraga bagi Kesehatan yang Wajib Diwaspadai

23/05/2026 10:32
Mengapa Serangan Jantung di Malam Hari Lebih Mematikan? Ini Fakta dan Penyebabnya

Mengapa Serangan Jantung di Malam Hari Lebih Mematikan? Ini Fakta dan Penyebabnya

13/05/2026 13:39
Posting berikutnya
Nick Jonas dan Lagu Jealous: Kisah Unik di Balik Permintaan Lagu Pernikahan

Nick Jonas dan Lagu Jealous: Kisah Unik di Balik Permintaan Lagu Pernikahan

Kejuaraan Nasional Tenis Junior Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Usia Dini Indonesia

Kejuaraan Nasional Tenis Junior Jadi Fondasi Pembinaan Atlet Usia Dini Indonesia

Kejuaraan Junior Piala Wamenhan Jadi Ajang Pencarian Bibit Petenis Masa Depan Indonesia

Kejuaraan Junior Piala Wamenhan Jadi Ajang Pencarian Bibit Petenis Masa Depan Indonesia

Dermatitis Atopik pada Anak Bisa Ganggu Tidur hingga Aktivitas Keluarga

Dermatitis Atopik pada Anak Bisa Ganggu Tidur hingga Aktivitas Keluarga

Mengenal Galaksi Bima Sakti, Rumah Besar Bumi di Tengah Alam Semesta

Mengenal Galaksi Bima Sakti, Rumah Besar Bumi di Tengah Alam Semesta

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Menpan-RB Cek Layanan Samsat di Banda Aceh

Menpan-RB Cek Layanan Samsat di Banda Aceh

28/10/2021 15:30
8 Aplikasi Desain Rumah Berbasis AI: Solusi Praktis untuk Interior dan Eksterior Impian

8 Aplikasi Desain Rumah Berbasis AI: Solusi Praktis untuk Interior dan Eksterior Impian

13/08/2025 11:00
Pelni Medan Prediksi Puncak Mudik dari Belawan 15-18 April 2023

Pelni Medan Prediksi Puncak Mudik dari Belawan 15-18 April 2023

09/04/2023 12:46
Pemkot Bandar Lampung Programkan Kawasan Wisata Hutan Mangrove di Pulau Pasaran

Pemkot Bandar Lampung Programkan Kawasan Wisata Hutan Mangrove di Pulau Pasaran

29/01/2023 16:28
Kepulauan Meranti Bebas Karhutla untuk Sementara

Kepulauan Meranti Bebas Karhutla untuk Sementara

08/04/2021 10:32
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist