Wednesday, June 10, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Pentingnya Regulasi Emosi Anak Sekolah Dasar untuk Membangun Kesehatan Mental Sejak Dini

Pentingnya Regulasi Emosi Anak Sekolah Dasar dalam Pendidikan dan Kesehatan Mental

cecil Editor cecil
21/05/2026 13:07
in KESEHATAN
A A
Pentingnya Regulasi Emosi Anak Sekolah Dasar untuk Membangun Kesehatan Mental Sejak Dini

Kegiatan Sehati di Sekolah Dasar Thammislam Foundation School, Nonthambhuri.(MI/HO)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Pentingnya regulasi emosi anak sekolah dasar menjadi isu yang semakin mendapat perhatian dalam dunia pendidikan modern. Pada usia sekolah dasar, anak berada dalam fase penting perkembangan psikologis yang menentukan bagaimana mereka memahami, mengenali, dan mengelola emosi dalam kehidupan sehari-hari.

Sayangnya, sistem pendidikan di banyak tempat masih lebih menitikberatkan pada pencapaian akademik, sementara aspek kesehatan mental sering kali terabaikan. Padahal, kemampuan mengelola emosi sangat berpengaruh terhadap perilaku sosial anak, termasuk dalam mencegah bullying, konflik, hingga penarikan diri dari lingkungan pergaulan.

Tanpa kemampuan regulasi emosi yang baik, anak akan kesulitan mengekspresikan perasaan mereka secara sehat. Kondisi ini dapat berdampak pada perkembangan sosial, emosional, bahkan prestasi belajar di sekolah.

BacaJuga

4 Buah untuk Penderita Diabetes yang Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

Obat Kolesterol PCSK9 untuk Imunoterapi Kanker Diduga Mampu Meningkatkan Harapan Hidup Pasien

Daraxonrasib Kanker Pankreas: Obat Baru yang Melipatgandakan Harapan Hidup Pasien Stadium Lanjut

Manfaat Kompres Mata untuk Mengatasi Mata Kering, Bengkak, dan Lelah

Program SEHATI dan Pentingnya Regulasi Emosi Anak Sekolah Dasar
Pentingnya Regulasi Emosi Anak Sekolah Dasar dalam Program SEHATI

Untuk menjawab tantangan tersebut, Program Studi S1 Keperawatan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Kampus Sumedang menghadirkan program pengabdian masyarakat bertajuk SEHATI (Sekolah Hati Sehat). Program ini berfokus pada edukasi kesehatan mental dan penguatan regulasi emosi bagi siswa sekolah dasar.

Program SEHATI dilaksanakan di Thammislam Foundation School, Nonthambhuri, Thailand, pada 18–21 April 2026. Kegiatan ini melibatkan tim dosen dan mahasiswa yang dipimpin oleh Sri Wulan Lindasari, bersama Heri Ridwan, Ria Inriyana, dan Putri Karmilah.

Melalui pendekatan edukatif yang interaktif, program ini bertujuan membantu anak-anak memahami emosi mereka dengan cara yang sederhana dan mudah dipahami.

Mengapa Regulasi Emosi Sangat Penting bagi Anak Sekolah Dasar?

Regulasi emosi adalah kemampuan seseorang untuk mengenali, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara tepat. Pada anak-anak, kemampuan ini masih dalam tahap berkembang sehingga perlu dibimbing sejak dini.

Banyak anak yang belum memiliki “bahasa emosi” yang cukup untuk menjelaskan perasaan mereka. Akibatnya, emosi seperti marah, sedih, atau frustrasi sering kali diekspresikan dalam bentuk perilaku negatif seperti menangis berlebihan, agresi, atau menarik diri dari lingkungan sosial.

Dengan adanya edukasi regulasi emosi, anak-anak dapat belajar bahwa semua emosi adalah hal yang wajar, tetapi harus dikelola dengan cara yang tepat.

Metode Edukasi dalam Program SEHATI

Program SEHATI menggunakan pendekatan yang ramah anak agar materi lebih mudah dipahami dan diterima. Beberapa metode yang digunakan antara lain:

  • Permainan edukatif yang melibatkan interaksi langsung.
  • Diskusi kelompok sederhana sesuai usia anak.
  • Demonstrasi teknik pengelolaan emosi secara praktis.

Anak-anak diajarkan untuk mengenali berbagai jenis emosi dasar seperti senang, sedih, marah, dan takut. Setelah itu, mereka dilatih untuk mengelola emosi tersebut dengan cara sederhana namun efektif.

Beberapa teknik regulasi emosi yang diperkenalkan antara lain:

  • Teknik pernapasan dalam (deep breathing) untuk menenangkan diri.
  • Menghitung perlahan ketika sedang marah.
  • Mengungkapkan perasaan menggunakan kata-kata yang tepat.

Pendekatan ini membantu anak belajar bahwa emosi tidak perlu dipendam atau diluapkan secara berlebihan, tetapi dapat dikelola dengan cara yang sehat.

Dampak Positif Regulasi Emosi bagi Anak

Penerapan regulasi emosi sejak dini memiliki banyak manfaat bagi perkembangan anak, di antaranya:

  • Membantu anak lebih tenang dalam menghadapi konflik.
  • Meningkatkan kemampuan bersosialisasi dengan teman sebaya.
  • Mengurangi risiko perilaku agresif dan bullying.
  • Meningkatkan konsentrasi dan fokus dalam belajar.
  • Membantu anak lebih percaya diri dalam mengekspresikan diri.

Dengan kemampuan regulasi emosi yang baik, anak-anak akan lebih siap menghadapi tantangan sosial dan akademik di masa depan.

Kontribusi Program SEHATI terhadap SDGs

Program SEHATI tidak hanya berdampak pada pendidikan lokal, tetapi juga berkontribusi terhadap tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs).

Terdapat tiga poin utama SDGs yang didukung oleh program ini:

SDG 3: Good Health and Well-being

Program ini mendorong kesehatan mental anak serta mencegah masalah psikososial sejak dini.

SDG 4: Quality Education

SEHATI menciptakan lingkungan belajar yang aman secara psikologis sehingga mendukung kualitas pendidikan yang lebih baik.

SDG 10: Reduced Inequalities

Program ini membantu memberikan akses edukasi kesehatan mental kepada anak-anak di luar negeri, termasuk komunitas diaspora.

Kesehatan Mental Anak adalah Tanggung Jawab Bersama

Pengalaman pelaksanaan program SEHATI di Thailand menunjukkan bahwa isu kesehatan mental anak bersifat universal dan tidak terbatas pada satu wilayah saja. Anak-anak di berbagai negara memiliki tantangan yang serupa dalam memahami dan mengelola emosi mereka.

Karena itu, pendidikan tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga harus mencakup penguatan karakter dan kesehatan mental.

Dengan membangun regulasi emosi sejak dini, kita tidak hanya mencetak anak yang cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara emosional dan sosial.

Kesimpulan

Pentingnya regulasi emosi anak sekolah dasar tidak dapat diabaikan dalam dunia pendidikan modern. Kemampuan ini menjadi fondasi penting bagi kesehatan mental, hubungan sosial, dan perkembangan karakter anak.

Program SEHATI dari UPI menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mental dapat dilakukan secara efektif melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan. Dengan dukungan pendidikan yang tepat, anak-anak dapat tumbuh menjadi individu yang lebih seimbang secara emosional dan siap menghadapi masa depan.

Tags: EdukasiAnakKesehatanMentalAnakLiterasiKesehatanMentalPendidikanBerkualitasPendidikanDasarPentingnyaRegulasiEmosiAnakSekolahDasarPsikologiAnakSEHATIUPISekolahDasarTumbuhKembangAnak
Posting Sebelumnya

Serial WeTV Asmara Asrama Siap Hadirkan Drama Penyamaran dan Kisah Cinta Remaja

Posting berikutnya

Taeyang BIGBANG Comeback Quintessence Album: Kembalinya Sang Vokalis Setelah 9 Tahun Vakum

cecil

cecil

BeritaTerkait

Tidak Ada Konten Tersedia
Posting berikutnya
Taeyang BIGBANG Comeback Quintessence Album: Kembalinya Sang Vokalis Setelah 9 Tahun Vakum

Taeyang BIGBANG Comeback Quintessence Album: Kembalinya Sang Vokalis Setelah 9 Tahun Vakum

Pentingnya Elektrolit: Pentingnya Elektrolit untuk Cegah Kram Otot, Dehidrasi, dan Burnout

Pentingnya Elektrolit: Pentingnya Elektrolit untuk Cegah Kram Otot, Dehidrasi, dan Burnout

Janice Tjen Melaju ke 16 Besar Maroko Terbuka 2026 Setelah Tampil Dominan

Janice Tjen Melaju ke 16 Besar Maroko Terbuka 2026 Setelah Tampil Dominan

BTS Puji Pizza Lokal California, Restoran Vesta Langsung Diserbu ARMY

BTS Puji Pizza Lokal California, Restoran Vesta Langsung Diserbu ARMY

WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Polisi Periksa Sembilan Saksi soal Minibus Jatuh di Danau Toba

Polisi Periksa Sembilan Saksi soal Minibus Jatuh di Danau Toba

03/06/2021 23:04
Google Melebur Chrome OS ke Android: Strategi Baru Tantang iPad?

Google Melebur Chrome OS ke Android: Strategi Baru Tantang iPad?

10/09/2025 16:00
Harga Sembako di Aceh Merangkak Naik

Kebutuhan Pokok di Jambi Dijamin Aman Hingga Lebaran 2023

14/04/2023 12:31
Polda Sumbar Nyatakan Perangi Perjudian

Polda Sumbar Nyatakan Perangi Perjudian

14/08/2022 00:04
422 Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa Cianjur

422 Fasilitas Pendidikan Rusak Akibat Gempa Cianjur

27/11/2022 14:58
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist