Thursday, July 16, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Penderita Diabetes Tidak Sadar: Studi Ungkap Hampir Separuh Kasus Tak Terdeteksi di Dunia

Penderita Diabetes Tidak Sadar: Studi Ungkap Hampir Separuh Kasus Tak Terdeteksi di Dunia

cecil Editor cecil
16/06/2026 11:00
in KESEHATAN
A A
Penderita Diabetes Tidak Sadar: Studi Ungkap Hampir Separuh Kasus Tak Terdeteksi di Dunia

Ilustrasi.(Magnific)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Penderita Diabetes Tidak Sadar menjadi isu kesehatan global yang semakin mengkhawatirkan. Sebuah studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah The Lancet Diabetes & Endocrinology mengungkap bahwa hampir separuh orang yang hidup dengan diabetes di seluruh dunia belum mengetahui kondisi mereka.

Temuan ini menunjukkan bahwa diabetes masih menjadi salah satu penyakit kronis yang paling sering tidak terdiagnosis, meskipun dampaknya sangat serius terhadap kesehatan jangka panjang. Banyak orang baru menyadari penyakit ini setelah mengalami komplikasi yang sudah cukup parah.

Penelitian ini menjadi peringatan penting bagi sistem kesehatan global bahwa deteksi dini masih menjadi tantangan besar, terutama di negara berkembang.

BacaJuga

Chia Seeds vs Flaxseeds, Mana Superfood dengan Kandungan Serat Lebih Tinggi?

Apakah Uban Prematur Berbahaya? Kenali Penyebab dan Risiko Kesehatannya

Putusan MK UU Kesehatan Dukung Langkah Kemenkes Tangani Wabah dan KLB

Gejala Kebocoran Katup Jantung yang Harus Diwaspadai Sejak Dini

Penderita Diabetes Tidak Sadar Jadi Masalah Kesehatan Global

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data dari 204 negara dan wilayah selama periode lebih dari dua dekade, yaitu antara tahun 2000 hingga 2023. Hasilnya menunjukkan bahwa sekitar 44 persen penderita diabetes tidak menyadari bahwa mereka mengidap penyakit tersebut.

Kondisi penderita diabetes tidak sadar ini paling banyak terjadi pada diabetes tipe 2, yaitu jenis diabetes yang berkembang secara perlahan dan sering tidak menunjukkan gejala pada tahap awal.

Penulis utama studi, Lauryn Stafford, menjelaskan bahwa hanya sekitar 56 persen penderita diabetes yang mengetahui kondisi mereka. Lebih mengkhawatirkan lagi, hanya sekitar 20 persen orang dewasa muda dengan diabetes yang sudah terdiagnosis.

Artinya, kelompok usia produktif justru menjadi salah satu yang paling rentan tidak mengetahui kondisi kesehatannya.

Penderita Diabetes Tidak Sadar Lebih Banyak di Negara Berkembang

Studi ini juga menemukan adanya ketimpangan besar dalam diagnosis diabetes di berbagai negara. Penderita diabetes tidak sadar lebih banyak ditemukan di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Keterbatasan akses layanan kesehatan, kurangnya edukasi masyarakat, serta minimnya pemeriksaan rutin menjadi faktor utama tingginya angka kasus tidak terdeteksi di wilayah tersebut.

Sementara itu, negara dengan sistem kesehatan yang lebih maju memiliki tingkat diagnosis yang lebih baik, meskipun masalah ini tetap tidak sepenuhnya teratasi.

Organisasi kesehatan dunia World Health Organization memperkirakan bahwa saat ini terdapat sekitar 830 juta orang di seluruh dunia yang hidup dengan diabetes. Lebih dari separuh dari jumlah tersebut tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.

Di Amerika Serikat, Centers for Disease Control and Prevention mencatat bahwa pada tahun 2021 terdapat 38,4 juta orang dengan diabetes, dan sekitar 8,7 juta di antaranya tidak menyadari kondisi mereka.

Bahaya Penderita Diabetes Tidak Sadar dalam Jangka Panjang

Salah satu bahaya terbesar dari kondisi penderita diabetes tidak sadar adalah sifat penyakit yang berkembang secara diam-diam. Kadar gula darah yang tinggi dapat merusak organ tubuh secara perlahan tanpa gejala yang jelas pada tahap awal.

Banyak orang dapat hidup bertahun-tahun dengan kadar glukosa tinggi tanpa menyadari adanya masalah serius. Akibatnya, diagnosis sering kali baru terjadi ketika komplikasi sudah muncul.

Komplikasi tersebut dapat berupa kerusakan saraf, gangguan penglihatan, penyakit jantung, hingga gagal ginjal. Pada tahap lanjut, kondisi ini dapat sangat mengancam kualitas hidup bahkan berisiko fatal.

Para peneliti menegaskan bahwa deteksi dini sangat penting untuk mencegah dampak jangka panjang yang lebih serius.

Gejala Diabetes yang Sering Diabaikan

Meskipun diabetes dapat tidak bergejala pada tahap awal, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai. Gejala ini sering muncul secara perlahan dan tidak disadari sebagai masalah serius.

Beberapa gejala umum diabetes antara lain:

  • Sering buang air kecil, terutama pada malam hari
  • Rasa haus yang berlebihan dan terus-menerus
  • Rasa lapar yang meningkat tanpa alasan jelas
  • Penurunan berat badan yang tidak disengaja
  • Penglihatan kabur atau menurun
  • Kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki
  • Kelelahan ekstrem yang tidak wajar
  • Kulit kering dan mudah teriritasi
  • Luka yang sulit sembuh atau infeksi berulang

Jika gejala-gejala ini muncul secara konsisten, pemeriksaan gula darah menjadi langkah penting untuk memastikan kondisi kesehatan.

Mengapa Diabetes Tipe 2 Sering Tidak Terdeteksi?

Diabetes tipe 2 terjadi ketika tubuh tidak lagi merespons insulin secara efektif. Akibatnya, kadar gula darah meningkat secara perlahan dalam jangka waktu yang lama.

Berbeda dengan diabetes tipe 1 yang cenderung muncul secara tiba-tiba, diabetes tipe 2 berkembang secara perlahan sehingga gejalanya sering tidak disadari.

Karena tidak menimbulkan keluhan berat pada awalnya, banyak orang mengabaikan tanda-tanda awal hingga penyakit sudah memasuki tahap lanjut.

Perubahan gaya hidup modern seperti pola makan tinggi gula, kurang aktivitas fisik, serta obesitas juga turut meningkatkan risiko diabetes tipe 2 di berbagai kelompok usia, termasuk usia muda.

Pentingnya Deteksi Dini dan Pemeriksaan Rutin

Para ahli kesehatan dari National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases menekankan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi diabetes sejak dini.

Tes darah sederhana dapat membantu mengidentifikasi kadar gula darah yang tidak normal sebelum komplikasi muncul. Pemeriksaan ini sangat dianjurkan bagi mereka yang memiliki faktor risiko seperti obesitas, riwayat keluarga diabetes, atau gaya hidup tidak sehat.

Deteksi dini memungkinkan pasien untuk segera melakukan perubahan gaya hidup atau mendapatkan pengobatan yang sesuai sehingga risiko komplikasi dapat ditekan secara signifikan.

Kesimpulan

Isu penderita diabetes tidak sadar menunjukkan bahwa diabetes masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan global. Dengan hampir separuh kasus tidak terdiagnosis, banyak orang berisiko mengalami komplikasi serius tanpa menyadarinya.

Studi ini menegaskan pentingnya edukasi kesehatan, pemeriksaan rutin, serta peningkatan akses layanan medis, terutama di negara berkembang. Dengan kesadaran yang lebih tinggi dan deteksi dini yang lebih baik, dampak diabetes dapat dikendalikan dan kualitas hidup pasien dapat ditingkatkan secara signifikan.

Tags: DeteksiDiniDiabetesTipe2GulaDarahKesehatanDuniaLancetStudyPenderitaDiabetesTidakSadarPenyakitKronisWorldHealthOrganization
Posting Sebelumnya

Kerontokan Rambut Usia 20-an: Kenali Penyebab, Gejala, dan Solusi Medis Sebelum Terlambat

Posting berikutnya

Pola Tidur Buruk Percepat Penuaan Otak di Usia Paruh Baya, Ini Temuan Studi Terbaru

cecil

cecil

BeritaTerkait

Diabetes Remaja Meningkat di Indonesia, Obesitas dan Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Pemicu Utama

Diabetes Remaja Meningkat di Indonesia, Obesitas dan Gaya Hidup Tidak Sehat Jadi Pemicu Utama

28/06/2026 09:23
4 Buah untuk Penderita Diabetes yang Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

4 Buah untuk Penderita Diabetes yang Membantu Menjaga Gula Darah Tetap Stabil

10/06/2026 09:45
Kanker Limfoma: Penyakit Serius yang Gejalanya Sering Disangka Masuk Angin

Kanker Limfoma: Penyakit Serius yang Gejalanya Sering Disangka Masuk Angin

04/06/2026 14:18
Diet Mediterania dan Olahraga Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 31 Persen

Diet Mediterania dan Olahraga Terbukti Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 hingga 31 Persen

23/05/2026 11:41
Posting berikutnya
Pola Tidur Buruk Percepat Penuaan Otak di Usia Paruh Baya, Ini Temuan Studi Terbaru

Pola Tidur Buruk Percepat Penuaan Otak di Usia Paruh Baya, Ini Temuan Studi Terbaru

Gejala Kanker Usus: 6 Tanda Awal yang Sering Diabaikan dan Cara Mengenalinya

Gejala Kanker Usus: 6 Tanda Awal yang Sering Diabaikan dan Cara Mengenalinya

APC 2026 Indonesia Dorong Adopsi Robot Humanoid dan Robot as a Service untuk Percepat Transformasi Industri

APC 2026 Indonesia Dorong Adopsi Robot Humanoid dan Robot as a Service untuk Percepat Transformasi Industri

Standar Festival Musik Meningkat, Kualitas Sound System Jadi Penentu Pengalaman Penonton

Standar Festival Musik Meningkat, Kualitas Sound System Jadi Penentu Pengalaman Penonton

Taylor Swift Buat Kejutan di Premiere Toy Story 5, Tampilkan Lagu Baru yang Pecahkan Rekor

Taylor Swift Buat Kejutan di Premiere Toy Story 5, Tampilkan Lagu Baru yang Pecahkan Rekor

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Melestarian Kesenian Tradisional Minang

Melestarian Kesenian Tradisional Minang

02/06/2021 16:15
Omeli Suami Mabuk Saat Pulang ke Rumah, Istri Dituntut 1 Tahun Penjara

Omeli Suami Mabuk Saat Pulang ke Rumah, Istri Dituntut 1 Tahun Penjara

15/11/2021 19:18
BMKG: Cuaca Panas di Lhokseumawe Berakhir Awal Maret

BMKG: Cuaca Panas di Lhokseumawe Berakhir Awal Maret

17/02/2021 19:25
Minecraft Java Edition 1.21.8: Panduan Download, Fitur Baru, Cara Instal, dan Peringatan Penting

Minecraft Java Edition 1.21.8: Panduan Download, Fitur Baru, Cara Instal, dan Peringatan Penting

21/07/2025 09:16
Petik Kopi Saat Hujan, Empat Petani Tesambar Petir, 2 Tewas

Petik Kopi Saat Hujan, Empat Petani Tesambar Petir, 2 Tewas

23/02/2022 15:40
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist