SUMA.ID – Film Forgotten Island menghadirkan sebuah petualangan animasi yang membawa budaya dan mitologi Filipina ke panggung perfilman global. Film ini mengajak penonton memasuki dunia fantastis bernama Pulau Nakali, sebuah tempat penuh makhluk ajaib, legenda, dan misteri yang terinspirasi dari warisan budaya Filipina.
Di balik dunia fantasi tersebut, Forgotten Island tidak hanya menawarkan cerita petualangan. Film ini juga mengangkat tema yang dekat dengan kehidupan sehari-hari, seperti persahabatan, keluarga, perubahan, serta kenangan yang membentuk hubungan antarmanusia.
Kisahnya berpusat pada dua sahabat sejak kecil, Jo dan Raissa. Setelah menyelesaikan sekolah, keduanya mulai menghadapi kenyataan bahwa kehidupan mereka akan berjalan ke arah yang berbeda. Pada momen terakhir sebelum mereka berpisah, sebuah kejadian tidak terduga membawa keduanya ke dunia lain yang penuh keajaiban.
Film Forgotten Island Mengangkat Budaya dan Mitologi Filipina
Salah satu daya tarik utama film ini adalah bagaimana budaya dan mitologi Filipina menjadi bagian penting dari dunia yang dibangun dalam cerita. Pulau Nakali digambarkan sebagai tempat misterius yang dihuni oleh berbagai makhluk fantastis dan berkaitan dengan legenda yang telah dikenal melalui cerita keluarga Filipina.
Pendekatan tersebut membuat Forgotten Island tidak sekadar menjadi film animasi dengan latar fantasi. Film ini juga menjadi ruang untuk memperkenalkan unsur budaya Filipina kepada penonton dari berbagai negara.
Representasi budaya menjadi hal yang dianggap penting oleh para pemeran pengisi suara. Gabriella Wilson atau yang dikenal dengan nama H.E.R. mengungkapkan rasa bangganya karena dapat terlibat dalam proyek yang menghadirkan representasi Filipina.
Menurutnya, kesempatan untuk ikut menceritakan kisah yang memiliki hubungan dengan budaya yang dikenalnya sejak kecil merupakan pengalaman yang sangat berarti. Kehadiran unsur budaya tersebut juga menjadi salah satu aspek yang membedakan Forgotten Island dari film animasi lainnya.
Liza Soberano, yang mengisi suara karakter Raissa, merasakan hal serupa. Baginya, keterlibatan dalam film yang merayakan warisan budaya Filipina menjadi pengalaman istimewa.
Meski memiliki akar budaya yang kuat, cerita Forgotten Island tetap membawa tema yang dapat dipahami oleh penonton secara luas. Persahabatan, perubahan dalam kehidupan, dan kenangan merupakan pengalaman yang bisa dirasakan oleh banyak orang, terlepas dari latar belakang mereka.
Kisah Persahabatan Jo dan Raissa di Pulau Nakali
Cerita Forgotten Island mengikuti perjalanan Jo dan Raissa, dua sahabat yang telah saling mengenal sejak kecil. Keduanya berada pada fase penting dalam kehidupan setelah menyelesaikan sekolah dan mulai memikirkan masa depan masing-masing.
Perbedaan jalan hidup membuat hubungan mereka menghadapi tantangan baru. Momen terakhir yang seharusnya menjadi kenangan sebelum memasuki babak kehidupan berikutnya justru membawa mereka pada sebuah petualangan yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya.
Jo dan Raissa secara tidak sengaja menemukan sebuah portal misterius. Portal tersebut membawa mereka menuju Nakali, sebuah pulau yang jauh dari kehidupan normal mereka.
Di tempat tersebut, keduanya berhadapan dengan berbagai makhluk ajaib dan legenda yang sebelumnya hanya mereka kenal melalui cerita keluarga Filipina.
Awalnya, tujuan utama Jo dan Raissa adalah menemukan cara untuk kembali ke rumah. Namun, mereka kemudian menyadari bahwa perjalanan pulang ternyata memiliki konsekuensi yang jauh lebih berat.
Mereka menghadapi kemungkinan kehilangan sesuatu yang sangat berharga, yaitu kenangan tentang persahabatan mereka sendiri.
Situasi tersebut membuat perjalanan di Pulau Nakali bukan sekadar usaha untuk menemukan jalan pulang. Jo dan Raissa juga harus mempertahankan hubungan yang telah mereka bangun sejak kecil.
Raww, Weredog yang Menjadi Bagian Penting dalam Petualangan
Dalam perjalanan mereka, Jo dan Raissa tidak sendirian. Mereka ditemani Raww, seekor weredog yang digambarkan sebagai karakter kikuk tetapi memiliki hati yang baik.
Raww diisi suaranya oleh Dave Franco. Menurut Franco, karakter tersebut menawarkan sisi yang menarik untuk dieksplorasi karena di balik rasa percaya diri Raww terdapat sisi rentan.
Karakter tersebut memberikan warna tersendiri dalam perjalanan Jo dan Raissa. Kehadiran Raww juga memperkaya interaksi antarkarakter di tengah situasi penuh misteri yang mereka hadapi di Nakali.
Bagi Dave Franco, kesempatan memerankan karakter yang unik tersebut menjadi pengalaman yang menyenangkan. Proses pengisian suara memberikan ruang baginya untuk mencoba berbagai pendekatan hingga menemukan karakter dan kepribadian Raww yang sesuai dengan cerita.
Dengan kombinasi karakter manusia dan makhluk fantasi, Forgotten Island membangun sebuah kelompok petualang yang harus bekerja sama untuk menghadapi berbagai tantangan.
Nostalgia Era 1990-an Menjadi Bagian dari Cerita
Selain budaya dan mitologi Filipina, Forgotten Island juga membawa penonton kembali ke suasana era 1990-an. Masa tersebut dipilih ketika media sosial dan smartphone belum menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari seperti sekarang.
Latar waktu ini memiliki peran dalam membangun hubungan antara Jo dan Raissa. Persahabatan mereka berkembang dalam kondisi ketika komunikasi dan interaksi sosial belum bergantung pada teknologi digital.
Hal tersebut menjadi semakin relevan ketika keduanya mulai menghadapi perubahan kehidupan setelah lulus sekolah. Jarak, pilihan hidup, dan perubahan lingkungan dapat memengaruhi hubungan yang sebelumnya terasa begitu dekat.
Melalui latar tersebut, Forgotten Island mencoba mengeksplorasi pertanyaan tentang bagaimana sebuah persahabatan dapat bertahan ketika kehidupan membawa seseorang ke arah yang berbeda.
Nostalgia era 1990-an juga memberikan nuansa tersendiri bagi film. Penonton yang tumbuh pada periode tersebut dapat menemukan sejumlah elemen yang mengingatkan mereka pada masa ketika kehidupan berlangsung tanpa dominasi smartphone dan media sosial.
Joel Crawford dan Januel P. Mercado di Balik Film
Forgotten Island disutradarai sekaligus ditulis oleh Joel Crawford dan Januel P. Mercado. Keduanya dikenal sebagai duo kreatif yang sebelumnya terlibat dalam film animasi Puss in Boots: The Last Wish.
Hubungan persahabatan yang telah terjalin selama hampir dua dekade turut menjadi salah satu inspirasi bagi cerita Jo dan Raissa. Pengalaman tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam kisah tentang dua sahabat yang harus menghadapi perubahan dan kemungkinan berpisah setelah memasuki fase kehidupan baru.
Pendekatan tersebut membuat tema persahabatan menjadi salah satu elemen utama dalam film. Dunia fantasi dan berbagai makhluk ajaib yang hadir dalam cerita menjadi latar untuk mengeksplorasi hubungan antara dua karakter utama.
Dengan menggabungkan fantasi, budaya, mitologi, dan kisah persahabatan, film ini berupaya menawarkan pengalaman yang tidak hanya ditujukan kepada penonton yang menyukai animasi, tetapi juga mereka yang menikmati cerita tentang hubungan antarmanusia.
Jadwal Tayang Film Forgotten Island
Forgotten Island dijadwalkan tayang pada 2 Oktober 2026. Film ini membawa cerita tentang Jo dan Raissa, Pulau Nakali, serta berbagai makhluk fantastis yang terinspirasi dari budaya dan mitologi Filipina.
Keberadaan pengisi suara seperti H.E.R., Liza Soberano, dan Dave Franco turut memberikan daya tarik tersendiri. Masing-masing aktor menghadirkan karakter dengan latar dan kepribadian yang berbeda untuk melengkapi perjalanan Jo dan Raissa.
Pada akhirnya, Forgotten Island bukan hanya bercerita mengenai perjalanan menuju sebuah pulau misterius. Film ini juga menggambarkan bagaimana persahabatan dapat diuji ketika seseorang mulai memasuki tahap kehidupan yang baru.
Dengan latar budaya Filipina, nuansa fantasi, serta nostalgia era 1990-an, film ini menawarkan cerita yang menggabungkan petualangan dan tema emosional dalam satu perjalanan. Penonton akan diajak mengikuti usaha Jo dan Raissa menemukan jalan pulang sekaligus mempertahankan kenangan yang telah menjadi bagian penting dari persahabatan mereka.














