Thursday, July 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Ribuan Ikan di Danau Maninjau Mati Terapung Diduga Karena Faktor Cuaca

Sri Agustina Editor Sri Agustina
13/12/2021 12:13
in BERITA UTAMA, PADANG, TRANS SUMATRA
A A
Ribuan Ikan di Danau Maninjau Mati Terapung Diduga Karena Faktor Cuaca

Ilustrasi ribuanikanyang mati di Danau Maninjau, Sumbar. (Foto:Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Fenomena tak biasa terjadi di Danau Maninjau, Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Agam, Sumatra Barat. Sekitar 200 ton ikan jenis nila dan mas di keramba jaring apung  mati mendadak.

Kematian ribuan ikan ini diduga dipicu  cuaca buruk, hingga memengaruhi keberadaan ikan-ikan di danau tersebut.

“Kematian 200 ton ikan itu tersebar di dua nagari yakni, Nagari Tanjung Sani sebanyak 50 ton dan Nagari Koto Kaciak 150 ton,” ujar Penyuluh Perikanan Kecamatan Tanjungraya, Asrul Deni Putra di Lubukbasung, Agam, Sumatra Barat, Minggu, 12 Desember 2021.

BacaJuga

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Mei 2026 Naik Tajam ke Rp2,79 Juta per Gram

Nasib Pemilu 2029 Tanpa Kepastian, TePi Indonesia Desak DPR dan Pemerintah Bahas RUU Pemilu

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir di Jakarta Awal Mei 2026

Dia menerangkan, di Nagari Tanjung Sani tersebar di Jorong Muko Jalan, Jorong Batu Nanggai, Jorong Galapuang dan Jorong Pandan. Dia menyebut, data itu pun masih sementara.

“Ini data sementara yang saya peroleh dari petani dan ikan itu berasal dari ratusan petak keramba jaring apung milik 150 orang,” ungkapnya.

Dia mengatakan, ikan jenis nila dan mas itu mati akibat angin kencang disertai curah hujan tinggi melanda daerah. Akibat cuaca itu  menyebabkan terjadi pembalikan air di dasar danau vulkanik itu.

Pembalikan air itu menyebabkan sisa pakan di dasar danau yang mengandung amoniak terangkat ke atas. Sehingga membuat ikan keracunan, ikan di dalam keramba jaring apung mengalami pusing dan mati.

“Beberapa jam, bangkai ikan mengapung ke permukaan danau,” katanya.
<span;>Dia mengimbau petani untuk segera memanen ikan dan memindahkan ke kolam air tenang, agar tidak mati karena curah hujan masih tinggi dan berisiko untuk kematian ikan.
<span;>Sebelumnya, Dinas Perikanan dan Ketahanan Pangan Agam mengimbau agar petani untuk menunda menebar bibit ikan dari September sampai Januari. Pada bulan itu, tambahnya, curah hujan disertai angin kencang berpotensi melanda daerah itu, sehingga oksigen akan berkurang dan ikan akan mati.
<span;> 

Tags: Danau Maninjauikan matisumbar
Posting Sebelumnya

Gunung Merapi Luncurkan Awan Panas Guguran ke Barat

Posting berikutnya

Pembalak Liar di Habitat Harimau Sumatra Tertangkap Tangan

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Dinas Perkim Solok Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp3,6 Miliar

Dinas Perkim Solok Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp3,6 Miliar

29/05/2023 21:33
Banjir Rendam Jalan Nasional di Agam, Motor tak Dapat Melintas

Banjir Rendam Jalan Nasional di Agam, Motor tak Dapat Melintas

07/05/2023 17:40

Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor di Agam

03/05/2023 12:38
Puluhan Rumah di Nias Kebanjiran Akibat Luapan Sungai Mezawa

Hujan Deras Rendam Sawah Petani di Sipisang Agam

01/05/2023 12:26
Gempa Magnitudo 5.6 Guncang Calang Aceh Jaya

Gempa Mentawai, BMKG Mutakhirkan Kekuatannya Magnitudo 6,9

25/04/2023 10:30
Posting berikutnya
Pembalak Liar di Habitat Harimau Sumatra Tertangkap Tangan

Pembalak Liar di Habitat Harimau Sumatra Tertangkap Tangan

Vaksin Sinovac Diprioritaskan untuk Anak 6-11 Tahun Mulai 2022

Vaksin Sinovac Diprioritaskan untuk Anak 6-11 Tahun Mulai 2022

Kota Medan Kini Berstatus PPKM Level 1

Kota Medan Kini Berstatus PPKM Level 1

Korsel Siapkan Sistem Deteksi Wajah Buat Lacak Orang Terinfeksi Covid-19

Korsel Siapkan Sistem Deteksi Wajah Buat Lacak Orang Terinfeksi Covid-19

Tarif Cukai Hasil Tembakau Naik 12 Persen

Tarif Cukai Hasil Tembakau Naik 12 Persen

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Protes Pemakaman Mantan PM Jepang, Demonstran Bakar Diri

Protes Pemakaman Mantan PM Jepang, Demonstran Bakar Diri

21/09/2022 11:09
Sprunki Phase 3: Petualangan Baru dalam Dunia Game yang Menakjubkan

Sprunki Phase 3: Petualangan Baru dalam Dunia Game yang Menakjubkan

26/09/2025 13:00
Nelayan di Bangka Diminta Waspadai Cuaca Buruk Saat Melaut

Nelayan di Bangka Diminta Waspadai Cuaca Buruk Saat Melaut

29/12/2022 22:01
Anggota DPRD Bangka Belitung Minta Tunjangan Rumah Naik

Anggota DPRD Bangka Belitung Minta Tunjangan Rumah Naik

21/01/2021 14:53
Kematian Kasus Varian Omicrton Tertinggi di Inggris

Kenali Ciri dan Cara Mencegah Penularan Omicron

28/01/2022 21:07
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist