Monday, January 26, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda TRANS SUMATRA BANDA ACEH

Distanbun Aceh Mendapati Benih Ilegal di Tengah Masyarakat

Wandi Barboy Editor Wandi Barboy
03/06/2021 00:44
in BANDA ACEH, TRANS SUMATRA
A A
Distanbun Aceh Mendapati Benih Ilegal di Tengah Masyarakat
Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id : Dinas Pertanian dan Perkebunan (Distanbun) Aceh menyatakan masih mendapati peredaran benih tanpa sertifikat atau bodong di tengah masyarakat, sehingga gencar melakukan pengawasan guna meminimalisasi penggunaan benih ilegal itu oleh petani.

“Benih ini tanpa sertifikat tapi dikemas dengan bagus, seolah-olah ini benih unggul tetapi begitu kami cek tidak ada sertifikat,” kata Kepala UPTD Balai Pengawasan dan Sertifikasi Benih Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan Distanbun Aceh, Habiburrahman, di Banda Aceh, Rabu, 2 Juni 2021.

Menurutnya, selama ini petugas masih mendapati benih tanpa sertifikat itu dijual di kios-kios gampong di seluruh Aceh. Paling banyak benih padi, yang masuk ke Aceh secara ilegal dari berbagai daerah di Pulau Jawa. Setiap kios yang kedapatan masih menjual benih bodong tersebut maka akan dilakukan pembinaan, sekaligus benih akan disita sebagai barang bukti oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) yang memang betugas untuk mengawasi peredaran benih bodong.

BacaJuga

Peningkatan Titik Panas di Sumatra: 566 Lokasi Terpantau

BNPB: Banjir di Medan sudah Mulai Surut

Pelaku Pembunuhan Siswi SMP di Palembang Tidak Bisa Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup

15 Ribu Personel Gabungan Amankan PON XXI 2024 di Aceh dan Sumut

“Ketika menemukan persoalan ini di lapangan maka petugas kami akan menindak, dalam artian melakukan pembinaan, benih akan diambil sebagai barang buktinya,” ujar Habib.

Menurutnya, benih tanpa sertifikat tersebut sangat berbahaya. Ia tidak mengetahui kandungan di dalamnya karena saat dijual di pasaran benih itu tidak melalui tahapan pengujian di laboratorium terlebih dahulu.

“Apakah benih itu membawa virus-virus atau sumber penyakit, hama, yang tiba-tiba muncul di lapangan, itu kita enggak akan tahu. Imbasnya pada sektor kegagalan produksi, tumbuh tidak seragam. Kami imbau kepada petani kita agar tidak memakai benih yang tidak bersertifikat, karena kalau gagal nanti petani juga akan rugi,” katanya.

Kendati demikian, 80 persen petani di Aceh juga telah menggunakan benih padi yang bersertifikasi saat musim tanam, yakni benih-benih yang telah melewati pengujian di laboratorium sehingga terjamin kualitasnya.

“Sekarang ini masih banyak petani yang menggunakan benih ilegal, tapi juga sudah pelan-pelan mulai berkurang. Kalau petani yang paham itu dia sudah tidak mau pakai lagi (benih ilegal), tapi kalau petani pemula, masih awam bisa jadi masih pakai,” katanya. (ANT/MI.COM)

 

Posting Sebelumnya

Kebakaran Hutan dan Lahan di Indragiri Hilir Mencakup 304, 5 Hektare

Posting berikutnya

Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke Polres

Wandi Barboy

Wandi Barboy

BeritaTerkait

Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

31/12/2025 16:00
Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

31/12/2025 08:00
BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

30/12/2025 16:00
Sam Rivers Meninggal, Fred Durst Kenang Perjalanan Limp Bizkit

Sam Rivers Meninggal, Fred Durst Kenang Perjalanan Limp Bizkit

30/12/2025 08:00
Juicy Luicy Hadirkan “Elu-Elukan”, Cerita Patah Hati yang Penuh Makna

Juicy Luicy Hadirkan “Elu-Elukan”, Cerita Patah Hati yang Penuh Makna

29/12/2025 12:00
Posting berikutnya
Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke Polres

Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke Polres

Vaksinasi Covid-19 Ribuan Guru di Pekanbaru Ditunda

Vaksinasi Covid-19 Ribuan Guru di Pekanbaru Ditunda

Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan dari Kursi PM Israel

Benjamin Netanyahu Terancam Digulingkan dari Kursi PM Israel

1.800 Dosis Vaksin Gotong Royong Tahap Pertama untuk Perusahaan Swasta di Riau

1.800 Dosis Vaksin Gotong Royong Tahap Pertama untuk Perusahaan Swasta di Riau

Mabes Polri Periksa Dirkrimsus Polda Aceh

Mabes Polri Periksa Dirkrimsus Polda Aceh

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Samsung Galaxy A06: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Unggulan Terbaru

Samsung Galaxy A06: Spesifikasi, Harga, dan Fitur Unggulan Terbaru

28/08/2025 05:00
Dua Rumah Sakit Tiongkok Ditutup Karena Abaikan Pasien

Dua Rumah Sakit Tiongkok Ditutup Karena Abaikan Pasien

13/01/2022 21:55
296 Kios di Pasar Kota Pinang Terbakar

296 Kios di Pasar Kota Pinang Terbakar

08/06/2021 17:11
Profil Singkat Pemred Lampung Post

Profil Singkat Pemred Lampung Post

20/01/2025 08:13
BKSDA Bengkulu Lestarikan Anggrek Pensil

BKSDA Bengkulu Lestarikan Anggrek Pensil

15/03/2022 15:41
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist