Tuesday, August 18, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda TRANS SUMATRA BANDA ACEH

Wabah PMK, Hewan Ternak di Aceh Harus Diisolasi

Sri Agustina Editor Sri Agustina
10/05/2022 20:37
in BANDA ACEH, TRANS SUMATRA
A A

Ternak yang dilepasliarkan akan disanksi di Bengkulu.(Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Sejumlah ternak seperti sapi di Kabupaten Aceh Tamiang terpaksa harus diisolasi karena sudah banyak terpapar wabah penyakit mulut dan kuku atau penyakit menular. Kepala Dinas Peternakan Aceh Rahmandi menyatakan ada 1.200 ekor yang terpapar PMK di Aceh Tamiang.

“Kementerian sudah memutuskan lalu lintas ternak Aceh Tamiang itu diisolir tidak boleh ada lagi yang keluar masuk,” kata Rahmandi yang dihubungi dari Banda Aceh, Selasa, 10 Mei 2022.

Rahmandi mengatakan, berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium terdapat sekitar 1.200 ekor sapi, dengan gejala luka di kaki, mulut, dan di bagian gusinya. Kasus ini baru terjadi di wilayah Aceh Tamiang.

BacaJuga

Peringati HGN, Sumut Gelar Inspiring Teacher

Politik Uang Rusak Demokrasi

Amankan Logistik Pilkada di Musim Penghujan

Polres Lampung Selatan Beri Penghargaan Personel dan Warga Berprestasi

“Sejauh ini yang sudah mati karena penyakit tersebut lebih kurang 10 ekor, dan itu sapi yang masih kecil-kecil,” ujarnya.

Rahmandi menyatakan, penyakit pada sapi tersebut tidak menular ke manusia, melainkan hanya pada ternak sejenisnya seperti kerbau, kambing serta domba.

Meski demikian, kata dia, ternak yang terpapar penyakit tersebut masih dapat dikonsumsi dengan catatan kaki dan kepalanya harus dibuang.

“Dagingnya masih bisa dikonsumsi yang penting alat dalamnya, kaki, kepalanya dibuang. Kalau badannya dan dagingnya bisa dimakan, tidak masalah,” kata Rahmandi.

Pihaknya terus mensosialisasikan kepada masyarakat agar jangan panik karena dari seribu yang terinfeksi tersebut hanya 10 yang mati. Artinya tidak sampai satu persen.

“Kematian rendah, cuma angka penularan tinggi. Tidak kayak virus omicron dan delta,” ujarnya.

Untuk mengantisipasi menyebaran kembali penyakit tersebut, pihaknya sudah melarang lalu lintas ternak, penutupan sementara pasar hewan.

Kemudian, dilakukan pemantauan di membuka posko jika ada ternak masyarakat yang bergejala dapat segera dilakukan pemeriksaan hingga dibawa ke Puskeswan terdekat.

Tags: acehPenyakit TernakPMK
Posting Sebelumnya

PPKM dari Sumatra hingga Papua Diperpanjang

Posting berikutnya

Kepal Unit Resmob Polda Jambi Terluka Saat menangkap Begal

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Harimau Sumatra Masuk ke Permukiman Penduduk di Aceh Timur

Harimau Sumatra Masuk ke Permukiman Penduduk di Aceh Timur

13/08/2023 22:35
Jembatan Gantung di Aceh Barat Ambruk dan Jatuh ke Sungai

Jembatan Gantung di Aceh Barat Ambruk dan Jatuh ke Sungai

11/08/2023 22:22
SE Gubernur Aceh Larang Boncengan dengan Bukan Muhrim Naik Kendaraan Berduaan

SE Gubernur Aceh Larang Boncengan dengan Bukan Muhrim Naik Kendaraan Berduaan

10/08/2023 22:02
Seekor Anak Gajah Ditemukan Mati di Kabupaten Aceh Timur

Seekor Anak Gajah Ditemukan Mati di Kabupaten Aceh Timur

13/07/2023 17:29
Aceh Jadi Jalur Favorit Narkoba

Penyelundupan 57 Kg Sabu Jaringan Internasional di Aceh Besar Digagalkan

12/07/2023 19:21
Posting berikutnya
Kepal Unit Resmob Polda Jambi Terluka Saat menangkap Begal

Kepal Unit Resmob Polda Jambi Terluka Saat menangkap Begal

Dirjen Minerba Ridwan Djamaludin DigadangJabat PJ Gubernur Babel

Dirjen Minerba Ridwan Djamaludin DigadangJabat PJ Gubernur Babel

Tabungan Nasabah Bank Riau Kepri Hilang Misterius

Tabungan Nasabah Bank Riau Kepri Hilang Misterius

Borobudur Kembali Gelar Perayaan Waisak

Borobudur Kembali Gelar Perayaan Waisak

Keanu Reeves Ingin John Wick Menderita di Chapter 4

Keanu Reeves Ingin John Wick Menderita di Chapter 4

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Waspada, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Meningkat

Lampung Tambah 632 Kasus Baru Covid-19

28/02/2022 14:28
Mahasiswa dan Warga di Riau Minta Kejati Usut Korupsi Dana Bantuan Sosial

Mahasiswa dan Warga di Riau Minta Kejati Usut Korupsi Dana Bantuan Sosial

20/05/2022 13:47
KLHK Kembalikan Anak Gajah Kembali ke Bentang Alam Bukit Tigapuluh

KLHK Kembalikan Anak Gajah Kembali ke Bentang Alam Bukit Tigapuluh

30/08/2021 17:53
IU dan Byeon Woo-seok Minta Maaf atas Kontroversi Drama Perfect Crown

IU dan Byeon Woo-seok Minta Maaf atas Kontroversi Drama Perfect Crown

22/05/2026 15:02
Harga dan Perbandingan HP Oppo Terbaru 2024: Panduan Memilih Smartphone Terbaik

Harga dan Perbandingan HP Oppo Terbaru 2024: Panduan Memilih Smartphone Terbaik

17/09/2025 11:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist