Friday, May 29, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru di Sistem Bintang Biner

NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru di Sistem Bintang Biner

cecil Editor cecil
29/05/2026 13:50
in TEKNOLOGI
A A
NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru di Sistem Bintang Biner

Kandidat planet mirip planet Tatooine dalam film Star Wars.(Dok. NASA)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – NASA kembali menarik perhatian dunia astronomi setelah berhasil mengidentifikasi 27 kandidat planet baru yang berada di sistem bintang biner. Penemuan ini menjadi salah satu langkah penting dalam pencarian dunia lain di luar Tata Surya, terutama karena planet-planet tersebut berada di lingkungan unik dengan dua matahari sekaligus.

Fenomena planet yang mengorbit dua bintang dikenal sebagai circumbinary planet. Secara visual, sistem ini sering dibandingkan dengan planet fiksi Tatooine dalam film Star Wars. Jika biasanya sebuah planet hanya mengorbit satu bintang seperti Bumi yang mengelilingi Matahari, maka planet circumbinary bergerak mengitari dua bintang yang saling berpasangan.

Penemuan terbaru ini dilakukan menggunakan data dari teleskop luar angkasa TESS milik NASA. Para astronom menggunakan pendekatan berbeda dibanding metode pencarian planet pada umumnya. Teknik baru tersebut memungkinkan ilmuwan menemukan kandidat planet yang sebelumnya sulit terdeteksi dengan metode konvensional.

BacaJuga

Unreal Engine 6 Terungkap, Rocket League Tampil dengan Visual Generasi Baru

Mengenal Galaksi Bima Sakti, Rumah Besar Bumi di Tengah Alam Semesta

Fosil Mikroba Purba di Brasil Ungkap Kondisi Lautan Bumi 540 Juta Tahun Lalu

Redmi Watch 6 Resmi Hadir di Indonesia dengan Layar AMOLED Lebar dan Fitur Olahraga Lengkap

Metode Baru dalam Mencari Planet di Luar Tata Surya

Selama ini, ilmuwan biasanya menggunakan metode transit untuk menemukan exoplanet atau planet di luar Tata Surya. Teknik tersebut dilakukan dengan mengamati penurunan cahaya bintang ketika sebuah planet melintas di depannya dari sudut pandang Bumi.

Namun, metode transit memiliki keterbatasan karena tidak semua planet melintas tepat di depan bintangnya. Untuk mengatasi hal itu, tim astronom internasional mengembangkan pendekatan baru dengan mempelajari perubahan waktu gerhana pada sistem bintang biner.

Ketika dua bintang saling mengorbit, keduanya akan mengalami gerhana secara berkala. Jika terdapat objek lain seperti planet di sekitar sistem tersebut, gaya gravitasinya dapat memengaruhi waktu terjadinya gerhana. Perubahan kecil inilah yang kemudian dianalisis oleh para peneliti sebagai petunjuk keberadaan planet baru.

Teknik ini dinilai sangat efektif karena mampu mendeteksi planet yang tidak terlihat melalui metode transit biasa. Dengan kata lain, banyak dunia tersembunyi yang kini berpeluang ditemukan berkat pendekatan baru tersebut.

NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru dari 1.590 Sistem Bintang

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal ilmiah Monthly Notices of the Royal Astronomical Society, para ilmuwan menganalisis sekitar 1.590 sistem bintang biner menggunakan data dari teleskop TESS.

Dari ribuan sistem tersebut, ditemukan 27 sistem yang menunjukkan indikasi kuat adanya kandidat planet baru. Sebagian besar kandidat diperkirakan memiliki ukuran besar, bahkan beberapa di antaranya mendekati ukuran planet Jupiter.

Berikut beberapa fakta penting dari penemuan tersebut:

  • Jumlah kandidat planet baru: 27 objek
  • Lokasi: Sistem bintang biner
  • Instrumen utama: Teleskop TESS NASA
  • Ukuran kandidat: Sebagian mendekati Jupiter
  • Metode deteksi: Analisis perubahan waktu gerhana bintang

Penemuan ini menjadi pencapaian penting karena sistem bintang biner dikenal memiliki kondisi gravitasi yang sangat kompleks. Selama bertahun-tahun, ilmuwan mempertanyakan apakah planet dapat terbentuk dan bertahan stabil di lingkungan seperti itu.

Peluang Menemukan Dunia Baru yang Mirip Tatooine

Penemuan kandidat planet circumbinary membuka peluang besar bagi dunia astronomi modern. Para ilmuwan percaya masih banyak planet tersembunyi yang belum berhasil ditemukan karena keterbatasan metode pengamatan sebelumnya.

Sistem dengan dua matahari dianggap sangat menarik karena memberikan gambaran berbeda tentang proses pembentukan planet. Jika planet dapat bertahan di lingkungan gravitasi yang rumit, maka kemungkinan keberadaan dunia lain di galaksi menjadi semakin besar.

NASA menjelaskan bahwa teknik baru ini dapat membantu memperluas pencarian planet layak huni di masa depan. Meski sebagian kandidat yang ditemukan berukuran raksasa seperti Jupiter, bukan tidak mungkin nantinya ditemukan planet berbatu yang memiliki kondisi menyerupai Bumi.

Selain itu, keberadaan dua matahari juga menciptakan fenomena langit yang unik. Jika manusia suatu hari bisa mengunjungi planet seperti ini, pemandangan matahari terbenam ganda kemungkinan akan menjadi salah satu fenomena paling menakjubkan di alam semesta.

Kandidat Planet Masih Membutuhkan Observasi Lanjutan

Walaupun hasil penelitian ini sangat menjanjikan, para ilmuwan menegaskan bahwa seluruh objek tersebut masih berstatus kandidat planet. Artinya, diperlukan pengamatan lanjutan untuk memastikan apakah objek itu benar-benar planet stabil atau hanya fenomena astronomi lain.

Dalam dunia astronomi, proses konfirmasi planet memang membutuhkan waktu panjang. Para peneliti harus memastikan bahwa sinyal yang terdeteksi bukan berasal dari gangguan lain seperti aktivitas bintang, debu kosmik, atau objek antariksa berbeda.

Karena itu, observasi tambahan menggunakan teleskop lain akan menjadi tahap penting berikutnya. Jika seluruh kandidat berhasil dikonfirmasi, maka jumlah planet circumbinary yang diketahui manusia akan meningkat secara signifikan.

Misi TESS Jadi Ujung Tombak Penelitian Planet Baru

Sejak diluncurkan pada tahun 2018, teleskop ruang angkasa TESS telah menjadi salah satu instrumen utama NASA dalam mencari exoplanet. Misi ini dirancang untuk memetakan langit dan mendeteksi kemungkinan keberadaan planet di luar Tata Surya.

TESS mampu mengamati jutaan bintang sekaligus dengan sensitivitas tinggi. Berkat kemampuan tersebut, teleskop ini telah membantu ilmuwan menemukan berbagai kandidat planet baru dengan karakteristik yang beragam.

Penelitian terbaru tentang sistem bintang biner menjadi bukti bahwa teknologi astronomi terus berkembang. Dengan metode yang semakin canggih, peluang menemukan dunia baru yang sebelumnya tersembunyi kini menjadi lebih besar.

Penemuan 27 kandidat planet baru ini tidak hanya memperluas pemahaman manusia tentang alam semesta, tetapi juga membuka harapan baru mengenai kemungkinan adanya kehidupan di luar Bumi.

Tags: AstronomiExoplanetNASAPlanetBaruTESS
Posting Sebelumnya

Lagu NDOKASIN Ciptaan Desta Resmi Dirilis Jelang Film Warkop DKI Viralin Dong Tayang

cecil

cecil

BeritaTerkait

Mengenal Galaksi Bima Sakti, Rumah Besar Bumi di Tengah Alam Semesta

Mengenal Galaksi Bima Sakti, Rumah Besar Bumi di Tengah Alam Semesta

27/05/2026 10:30
Misteri Planet Sub-Neptunus di Bintang Kecil Bima Sakti, Astronom Ungkap Fenomena Langka

Misteri Planet Sub-Neptunus di Bintang Kecil Bima Sakti, Astronom Ungkap Fenomena Langka

25/05/2026 09:59
Teleskop James Webb Berhasil Petakan Jaring Kosmik dan Rahasia Kematian Galaksi

Teleskop James Webb Berhasil Petakan Jaring Kosmik dan Rahasia Kematian Galaksi

22/05/2026 14:43
Teleskop James Webb Petakan Jaring Kosmik, Ungkap “Kerangka Semesta” dan Misteri Kematian Galaksi

Teleskop James Webb Petakan Jaring Kosmik, Ungkap “Kerangka Semesta” dan Misteri Kematian Galaksi

22/05/2026 11:20
Penemuan Dua Black Hole Terbesar di Galaksi Abell 402-BCG Gegerkan Dunia Astronomi

Penemuan Dua Black Hole Terbesar di Galaksi Abell 402-BCG Gegerkan Dunia Astronomi

21/05/2026 10:27
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Satgas Sebut Tingkat Kepatuhan Prokes Masyarakat Meningkat

Kasus Covid-19 di Babel Bertambah 47 Orang

14/10/2021 13:57
Dinsos Mukomuko Bengkulu Larang ODGJ Dipasung

Dinsos Mukomuko Bengkulu Larang ODGJ Dipasung

25/11/2022 22:11
Mulai 23 Agustus SD dan SMP di Muba Uji Coba Tatap Muka

PTM Terbatas di Palembang Hanya Dua Hari Sepekan

07/02/2022 21:18
Polda Sumsel Ungkap Kasus Pedofilia dari Akun Surel

Polda Sumsel Ungkap Kasus Pedofilia dari Akun Surel

08/02/2023 19:18
Gubernur Riau Imbau Warga di Zona Merah Tarawih di Rumah

Gubernur Riau Imbau Warga di Zona Merah Tarawih di Rumah

15/04/2021 14:36
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist