Sunday, August 9, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

NASA dan Google Kembangkan Asisten Medis AI untuk Misi Antariksa dan Bumi

cecil Editor cecil
10/10/2025 09:00
in TEKNOLOGI
A A
NASA dan Google Kembangkan Asisten Medis AI untuk Misi Antariksa dan Bumi
Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID — NASA berkolaborasi dengan Google untuk menciptakan Crew Medical Officer Digital Assistant (CMO-DA), sebuah teknologi asisten medis berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk mendukung astronot selama misi luar angkasa jarak jauh, seperti perjalanan ke Mars. Sistem ini mampu memberikan diagnosis dan panduan perawatan medis secara mandiri saat akses ke dokter terbatas. Selain aplikasi di luar angkasa, CMO-DA juga berpotensi digunakan di wilayah terpencil atau dalam situasi darurat di Bumi.

Bagaimana CMO-DA Bekerja di Luar Angkasa?

CMO-DA memanfaatkan teknologi Google Cloud Vertex AI untuk mengintegrasikan input berupa suara, teks, dan gambar. Sistem ini menganalisis keluhan kesehatan, memproses citra medis, dan memberikan rekomendasi diagnosis serta langkah penanganan secara real-time.

NASA telah menguji CMO-DA pada tiga kasus medis umum, dengan tingkat akurasi sebagai berikut:

BacaJuga

Angin Matahari di Bulan Melambat, Temuan Ilmuwan Tiongkok Buka Wawasan Baru untuk Eksplorasi Antariksa

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

HP Samsung Murah Terbaik 2026: Galaxy A07 RAM 8GB dengan Helio G99 Harga Mulai Rp1 Jutaan

  • Cedera pergelangan kaki: 88%
  • Sakit telinga: 80%
  • Nyeri pinggang: 74%

Pengujian dilakukan menggunakan metode Objective Structured Clinical Examination (OSCE), standar profesional yang umum digunakan dalam pelatihan kedokteran.

Kolaborasi NASA dan Google: Inovasi dengan Kendali Penuh

Proyek ini memanfaatkan infrastruktur cloud, aplikasi, dan pelatihan model AI dari Google. Namun, NASA memastikan kendali penuh atas kode sumber dan pengembangan model AI, menjaga independensi teknologi ini. Kolaborasi ini menggabungkan keahlian Google dalam AI dengan pengalaman NASA dalam misi antariksa, menghasilkan solusi kesehatan yang inovatif.

Manfaat Ganda: Antariksa dan Bumi

CMO-DA menawarkan manfaat signifikan, baik di luar angkasa maupun di Bumi:

  • Di luar angkasa: Membantu astronot menjaga kesehatan selama misi panjang tanpa dokter.
  • Di Bumi: Memberikan solusi kesehatan di daerah terpencil, zona bencana, atau fasilitas dengan keterbatasan tenaga medis.

Teknologi ini berpotensi merevolusi telemedicine global, memberikan akses layanan kesehatan yang cepat dan akurat di berbagai kondisi.

Tantangan Pengembangan CMO-DA

Meskipun menjanjikan, CMO-DA menghadapi beberapa kendala, seperti:

  1. Risiko “hallucination” AI: Diagnosis yang tampak meyakinkan namun salah.
  2. Integrasi data medis: Pengembangan sistem untuk memproses data dari perangkat pengukur vital atau hasil laboratorium masih berlangsung.
  3. Regulasi kesehatan: Persyaratan ketat untuk penggunaan teknologi ini di Bumi harus dipenuhi.

Rencana Masa Depan

NASA berencana meningkatkan kemampuan CMO-DA dengan menghubungkannya ke perangkat medis antariksa, memperluas data pelatihan, dan mengoptimalkan sistem untuk kondisi unik seperti gravitasi mikro. Tujuannya adalah menciptakan Precision Space Health, sebuah layanan kesehatan personal yang mendukung astronot selama misi berbulan-bulan.

Kesimpulan

Kolaborasi antara NASA dan Google menghasilkan CMO-DA, sebuah terobosan dalam asisten medis AI yang relevan untuk misi antariksa dan kebutuhan kesehatan di Bumi. Dengan potensi untuk meningkatkan akses layanan medis di lokasi terpencil dan kondisi ekstrem, CMO-DA menunjukkan bagaimana inovasi antariksa dapat mentransformasi pelayanan kesehatan global.

Kata Kunci: NASA, Google, asisten medis AI, CMO-DA, telemedicine, kesehatan antariksa, inovasi kesehatan, teknologi AI

Posting Sebelumnya

Enteng Tanamal Luncurkan Buku Biografi di Usia 81, Soroti Royalti Musik dan Jasa untuk Kris Dayanti

Posting berikutnya

NVIDIA Investasi Rp83 Triliun di Intel, RTX Akan Terintegrasi dalam Prosesor x86

cecil

cecil

BeritaTerkait

Angin Matahari di Bulan Melambat, Temuan Ilmuwan Tiongkok Buka Wawasan Baru untuk Eksplorasi Antariksa

Angin Matahari di Bulan Melambat, Temuan Ilmuwan Tiongkok Buka Wawasan Baru untuk Eksplorasi Antariksa

28/07/2026 13:24
Personal Branding Mama Firda, Kunci Sukses Membangun Kepercayaan Sebagai Reviewer Produk

Personal Branding Mama Firda, Kunci Sukses Membangun Kepercayaan Sebagai Reviewer Produk

28/07/2026 12:54
Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU, Film Reboot Dijadwalkan Tayang pada 2028

Ryan Gosling Resmi Jadi Ghost Rider di MCU, Film Reboot Dijadwalkan Tayang pada 2028

28/07/2026 12:47
Black Panther III Resmi Digarap, David Jonsson Jadi Putra T’Challa di Film Terbaru Marvel

Black Panther III Resmi Digarap, David Jonsson Jadi Putra T’Challa di Film Terbaru Marvel

28/07/2026 10:08
Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

28/07/2026 09:53
Posting berikutnya
NVIDIA Investasi Rp83 Triliun di Intel, RTX Akan Terintegrasi dalam Prosesor x86

NVIDIA Investasi Rp83 Triliun di Intel, RTX Akan Terintegrasi dalam Prosesor x86

Microsoft Lens Akan Berhenti Beroperasi pada September 2025, Pengguna Disarankan Beralih ke Copilot

Microsoft Lens Akan Berhenti Beroperasi pada September 2025, Pengguna Disarankan Beralih ke Copilot

Ciptakan Foto Pendaki Gunung Keren dengan Gemini AI

Ciptakan Foto Pendaki Gunung Keren dengan Gemini AI

Plants vs. Zombies: Replanted — Game Klasik yang Kini Lebih Segar dan Menantang

Plants vs. Zombies: Replanted — Game Klasik yang Kini Lebih Segar dan Menantang

Timnas Valorant Indonesia Sabet Medali Emas di CAEC 2025

Timnas Valorant Indonesia Sabet Medali Emas di CAEC 2025

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Warga Banyuwangi Ini Namai Keempat Anaknya Hanya Satu Huruf

Warga Banyuwangi Ini Namai Keempat Anaknya Hanya Satu Huruf

15/03/2022 13:41
Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Jembatan Shiratal Mustaqim: Horor Religi dengan Isu Korupsi

Sinopsis dan Jadwal Tayang Film Jembatan Shiratal Mustaqim: Horor Religi dengan Isu Korupsi

19/10/2025 15:00
Wanbo T2 Max: Proyektor Full HD Portabel dengan Fitur AI Canggih

Wanbo T2 Max: Proyektor Full HD Portabel dengan Fitur AI Canggih

02/09/2025 13:00
Warga Babel Diimbau Tak Konsumsi Jeroan dan Tulang Sapi Terjangkit PMK

Warga Babel Diimbau Tak Konsumsi Jeroan dan Tulang Sapi Terjangkit PMK

17/05/2022 14:09
Spesifikasi iPhone 17 Series 2025: Desain Tipis, Kamera Canggih, dan Performa Gahar

Spesifikasi iPhone 17 Series 2025: Desain Tipis, Kamera Canggih, dan Performa Gahar

15/08/2025 08:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist