Thursday, July 16, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

cecil Editor cecil
13/06/2026 09:48
in TEKNOLOGI
A A
Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

NASA resmi mengubah target misi Artemis III 2027. Bukan mendarat di Bulan, ini rincian misi penting para astronaut di orbit rendah Bumi.(NASA)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Misi Artemis III yang sebelumnya digadang-gadang menjadi misi pendaratan manusia pertama ke Bulan sejak era Apollo kini mengalami perubahan besar. Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) memutuskan untuk mengubah tujuan utama misi tersebut karena sejumlah teknologi penting yang dibutuhkan untuk pendaratan di Bulan belum siap digunakan.

Alih-alih mengirim astronaut untuk menjejakkan kaki di permukaan Bulan, NASA kini menjadikan Artemis III sebagai misi simulasi berawak berteknologi tinggi di orbit rendah Bumi. Misi ini tetap memiliki peran yang sangat penting karena akan menjadi ajang pengujian berbagai sistem yang nantinya digunakan dalam perjalanan manusia kembali ke Bulan.

Keputusan tersebut menunjukkan bahwa NASA lebih mengutamakan keselamatan awak dan kesiapan teknologi dibanding memaksakan jadwal pendaratan yang berisiko mengalami kendala teknis di tengah perjalanan.

BacaJuga

Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

10 Game Poki Terpopuler 2026 yang Gratis dan Wajib Dicoba Pecinta Browser Gaming

Karantina di Bulan NASA Diusulkan Peneliti untuk Lindungi Bumi dari Kontaminasi Luar Angkasa

Fungsi Mode Pesawat di HP, Manfaat dan Waktu Terbaik untuk Mengaktifkannya

Misi Artemis III Difokuskan untuk Pengujian Teknologi Kritis
Perubahan arah Misi Artemis III diumumkan NASA setelah melakukan evaluasi terhadap perkembangan teknologi yang akan digunakan dalam program Artemis. Beberapa komponen utama yang menjadi syarat pendaratan manusia ke Bulan masih memerlukan penyempurnaan dan pengujian lebih lanjut.

Dalam misi yang dijadwalkan meluncur pada tahun 2027 ini, empat astronaut akan diterbangkan ke orbit rendah Bumi menggunakan roket Space Launch System (SLS). Setelah peluncuran, mereka akan menempati kapsul Orion selama lebih dari sembilan hari.

Kapsul Orion akan berada pada ketinggian sekitar 290 mil atau lebih dari 460 kilometer di atas permukaan Bumi. Posisi ini bahkan lebih tinggi dibandingkan orbit Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) yang selama ini menjadi pusat aktivitas manusia di luar angkasa.

Selama berada di orbit, para astronaut akan menjalankan berbagai simulasi dan pengujian yang dirancang untuk mempersiapkan misi pendaratan Bulan pada masa mendatang.

Latihan Docking dengan Wahana Pendarat Prototipe
Salah satu tujuan utama Artemis III adalah melakukan simulasi docking atau penambatan antara kapsul awak dengan wahana pendarat lunar prototipe yang dikenal sebagai pathfinder.

Proses docking merupakan tahapan yang sangat penting dalam misi luar angkasa modern. Dalam misi ke Bulan nantinya, astronaut harus berpindah dari kapsul Orion menuju wahana pendarat sebelum turun ke permukaan Bulan. Karena itu, seluruh prosedur harus diuji secara menyeluruh untuk meminimalkan risiko kegagalan.

NASA ingin memastikan bahwa seluruh sistem mekanis, perangkat lunak, hingga prosedur operasional dapat berjalan dengan sempurna sebelum digunakan dalam misi sesungguhnya.

Pengujian ini juga akan memberikan data berharga mengenai interaksi antara berbagai kendaraan luar angkasa yang dirancang oleh mitra industri, termasuk teknologi yang dikembangkan oleh SpaceX.

Pengujian Baju Luar Angkasa Generasi Terbaru
Selain melakukan latihan docking, para astronaut juga akan menguji baju luar angkasa terbaru yang dikembangkan oleh Axiom Space bekerja sama dengan rumah mode ternama asal Italia, Prada.

Baju luar angkasa generasi baru ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan keamanan lebih baik dibandingkan desain sebelumnya. Salah satu fitur penting yang akan diuji adalah sistem pendingin cadangan yang bertujuan menjaga suhu tubuh astronaut tetap stabil saat bekerja di lingkungan ekstrem.

Pengujian ini menjadi sangat penting karena kondisi di Bulan memiliki tantangan yang jauh berbeda dibandingkan lingkungan orbit Bumi. Suhu yang sangat panas dan dingin secara ekstrem menuntut sistem perlindungan yang lebih canggih agar astronaut dapat bekerja dengan aman.

Selain itu, NASA juga akan mengevaluasi kenyamanan, fleksibilitas gerakan, serta integrasi sistem pendukung kehidupan yang terdapat pada baju luar angkasa tersebut.

Mengapa NASA Membatalkan Pendaratan Bulan?
Keputusan NASA untuk mengubah tujuan Artemis III bukan tanpa alasan. Salah satu faktor utama adalah belum siapnya wahana pendarat yang akan digunakan dalam misi tersebut.

NASA sebelumnya menunjuk Starship milik SpaceX sebagai wahana pendarat manusia ke Bulan. Namun hingga saat ini, beberapa teknologi penting yang mendukung operasional Starship masih dalam tahap pengembangan dan pengujian.

Salah satu tantangan terbesar adalah sistem pengisian bahan bakar di orbit. Teknologi ini sangat penting karena Starship membutuhkan pengisian ulang bahan bakar sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bulan.

Hingga kini, sistem tersebut belum pernah didemonstrasikan secara penuh dalam kondisi operasional nyata. Oleh karena itu, NASA memilih langkah yang lebih aman dengan mengubah Artemis III menjadi misi latihan berawak.

Keputusan ini juga memungkinkan jadwal peluncuran tetap berjalan tanpa harus mengalami penundaan yang lebih lama.

Persiapan Menuju Artemis IV dan Pendaratan Bulan
Meski tidak lagi menjadi misi pendaratan Bulan, Artemis III tetap memiliki peran strategis dalam keseluruhan program eksplorasi luar angkasa NASA.

Data yang diperoleh dari berbagai pengujian akan digunakan untuk menyempurnakan teknologi yang akan dipakai pada Artemis IV yang direncanakan berlangsung pada tahun 2028.

Jika seluruh pengujian berjalan sesuai harapan, Artemis IV berpotensi menjadi momen bersejarah ketika manusia kembali menapakkan kaki di Bulan setelah lebih dari lima dekade sejak misi Apollo 17 pada tahun 1972.

Selain pengujian docking dan baju luar angkasa, kru Artemis III juga akan menguji pelindung panas terbaru pada kapsul Orion saat memasuki atmosfer Bumi. Sistem ini sangat penting karena kapsul harus mampu menahan suhu ekstrem ketika kembali dari luar angkasa.

Kesimpulan
Misi Artemis III memang tidak lagi membawa astronaut untuk mendarat di Bulan seperti rencana awal. Namun, misi ini tetap menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang manusia menuju eksplorasi Bulan dan bahkan Mars di masa depan. Melalui serangkaian pengujian teknologi, latihan docking, pengembangan baju luar angkasa, hingga evaluasi sistem keselamatan, NASA berupaya memastikan bahwa misi pendaratan berikutnya dapat dilakukan dengan tingkat keamanan dan keberhasilan yang lebih tinggi.

Tags: ArtemisIIIAstronautNASAEksplorasiLuarAngkasaMisiArtemisIIINASAProgramArtemis
Posting Sebelumnya

Nick Reiner Tuntut Dana Perwalian Rp24 Miliar di Tengah Kasus Pembunuhan Orangtuanya

Posting berikutnya

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

cecil

cecil

BeritaTerkait

Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

15/07/2026 10:35
Karantina di Bulan NASA Diusulkan Peneliti untuk Lindungi Bumi dari Kontaminasi Luar Angkasa

Karantina di Bulan NASA Diusulkan Peneliti untuk Lindungi Bumi dari Kontaminasi Luar Angkasa

15/07/2026 09:52
Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

13/06/2026 09:53
Peran Vital Jupiter dalam Pembentukan Bumi Layak Huni, Temuan NASA Ungkap Fakta Menarik

Peran Vital Jupiter dalam Pembentukan Bumi Layak Huni, Temuan NASA Ungkap Fakta Menarik

05/06/2026 10:53
Teknologi Adaptive Optics pada Teleskop Modern Bikin Pengamatan Bintang Lebih Tajam

Teknologi Adaptive Optics pada Teleskop Modern Bikin Pengamatan Bintang Lebih Tajam

31/05/2026 09:46
Posting berikutnya
Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Dua Terdakwa Korupsi Hibah Masjid Raya Sriwijaya Divonis 12 Tahun Penjara

Dua Terdakwa Korupsi Hibah Masjid Raya Sriwijaya Divonis 12 Tahun Penjara

19/11/2021 17:10
7 Perompak Tongkang Diamankan di Kepri

7 Perompak Tongkang Diamankan di Kepri

05/11/2022 19:21
Ytmp3.vin: Solusi Terpercaya untuk Mengonversi Video YouTube ke MP3

Ytmp3.vin: Solusi Terpercaya untuk Mengonversi Video YouTube ke MP3

23/07/2025 14:54
Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

Polsek Waru Amankan 4 Remaja Pembuat Konten Pocong yang Resahkan Warga

05/05/2026 13:18
Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Lakukan Flyby Mars Menuju Asteroid Logam 16 Psyche

Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Lakukan Flyby Mars Menuju Asteroid Logam 16 Psyche

13/05/2026 13:55
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist