Tuesday, July 14, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

cecil Editor cecil
13/06/2026 09:53
in TEKNOLOGI
A A
Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

NASA resmi mengumumkan empat kru utama misi Artemis III untuk uji coba orbit bumi pada 2027. Langkah krusial sebelum pendaratan manusia di Kutub Selatan Bulan.(NASA)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Kru Artemis III akhirnya diumumkan secara resmi oleh NASA sebagai bagian dari persiapan besar menuju era baru eksplorasi luar angkasa. Misi yang dijadwalkan berlangsung pada tahun 2027 ini menjadi salah satu tahapan paling penting dalam Program Artemis yang bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan dan membuka jalan menuju misi berawak ke Mars.

Berbeda dari rencana awal yang mengarah pada pendaratan langsung di Bulan, Artemis III kini difokuskan sebagai misi pengujian berbagai teknologi penting di orbit Bumi. Pengujian tersebut akan melibatkan dua perusahaan antariksa swasta terbesar di Amerika Serikat, yaitu SpaceX dan Blue Origin.

Melalui misi ini, NASA ingin memastikan bahwa seluruh sistem transportasi, prosedur docking, hingga teknologi pendaratan manusia dapat berfungsi dengan aman sebelum digunakan dalam misi Artemis IV yang direncanakan membawa astronaut menuju Kutub Selatan Bulan pada tahun 2028.

BacaJuga

Fungsi Mode Pesawat di HP, Manfaat dan Waktu Terbaik untuk Mengaktifkannya

Ketahanan Siber Era AI dan Cloud Computing Jadi Strategi Penting Hadapi Ancaman Digital Modern

Google Batasi Akses Gemini untuk Meta, Krisis Kapasitas AI Jadi Sorotan

Phishing Kode QR Jadi Taktik Baru Serangan Siber, Waspadai Modus ASCII yang Sulit Dideteksi

Kru Artemis III Akan Jalankan Misi Bersejarah di Orbit Bumi
NASA memilih empat astronaut berpengalaman untuk menjalankan misi Artemis III. Mereka terdiri dari Randy Bresnik sebagai komandan misi, Luca Parmitano dari Badan Antariksa Eropa (ESA) sebagai pilot, serta Andre Douglas dan Frank Rubio yang bertugas sebagai spesialis misi.

Selain empat kru utama tersebut, NASA juga menunjuk Bob Hines sebagai kru cadangan yang akan siap menggantikan apabila diperlukan selama masa persiapan.

Penunjukan Luca Parmitano menjadi salah satu momen bersejarah dalam program Artemis. Untuk pertama kalinya, seorang astronaut dari ESA mendapatkan peran penting dalam misi Artemis yang dipimpin NASA.

Keikutsertaan ESA menunjukkan semakin kuatnya kolaborasi internasional dalam eksplorasi luar angkasa. NASA tidak hanya mengandalkan kemampuan teknologi Amerika Serikat, tetapi juga melibatkan berbagai mitra global untuk mempercepat pengembangan misi masa depan.

Direktur Jenderal ESA, Josef Aschbacher, menyatakan bahwa penunjukan Parmitano mencerminkan kepercayaan NASA terhadap kemampuan Eropa dalam mendukung penerbangan luar angkasa berawak.

NASA Gandeng SpaceX dan Blue Origin dalam Pengujian Penting
Salah satu aspek paling menarik dari Artemis III adalah keterlibatan dua perusahaan teknologi antariksa terbesar saat ini, yaitu SpaceX dan Blue Origin.

Dalam skenario misi yang telah dirancang NASA, para astronaut akan diluncurkan menggunakan roket Space Launch System (SLS) dari Kennedy Space Center, Florida. Setelah mencapai orbit rendah Bumi, kapsul Orion yang membawa kru akan menjalani serangkaian pemeriksaan sistem sebelum memulai tahap pengujian berikutnya.

Blue Origin akan lebih dulu mengirimkan wahana pendarat manusia atau Human Landing System (HLS) ke orbit. Setelah itu, kapsul Orion akan melakukan manuver mendekati wahana tersebut untuk melaksanakan simulasi rendezvous dan docking.

Proses docking merupakan salah satu prosedur paling krusial dalam misi luar angkasa. Teknik ini memungkinkan dua kendaraan luar angkasa terhubung secara aman sehingga awak dapat berpindah dari satu wahana ke wahana lainnya.

NASA berencana menguji interaksi antara Orion dan wahana Blue Origin selama sekitar dua hari. Setelah pengujian selesai, Orion akan melepaskan diri dan melanjutkan pengujian serupa dengan wahana Starship milik SpaceX.

Pengujian dengan Starship dijadwalkan berlangsung selama satu hari penuh untuk memastikan seluruh prosedur berjalan sesuai standar keselamatan yang ditetapkan.

Misi Dua Pekan yang Menentukan Masa Depan Program Artemis
Secara keseluruhan, kru Artemis III diperkirakan akan menghabiskan waktu sekitar dua minggu di luar angkasa. Selama periode tersebut, mereka akan menjalankan berbagai simulasi yang sangat penting untuk mendukung misi pendaratan Bulan di masa depan.

Selain menguji kemampuan docking, para astronaut juga akan mengevaluasi sistem komunikasi, dukungan kehidupan, manajemen energi, hingga prosedur keselamatan darurat.

Setiap data yang diperoleh selama misi akan digunakan NASA untuk memperbaiki berbagai aspek teknis sebelum Artemis IV diluncurkan.

Keberhasilan Artemis III juga akan menjadi indikator kesiapan teknologi yang dikembangkan oleh SpaceX dan Blue Origin. Kedua perusahaan tersebut saat ini berlomba menghadirkan sistem transportasi antariksa yang mampu mendukung eksplorasi manusia di luar orbit Bumi.

Persiapan Teknis Terus Dipercepat
Menjelang pelaksanaan misi, NASA terus mempercepat berbagai tahapan persiapan teknis. Salah satu pekerjaan utama yang sedang dilakukan adalah integrasi modul kru Orion dengan modul servis yang menjadi sumber tenaga dan sistem pendukung kehidupan selama penerbangan.

Proses penyatuan kedua modul tersebut dijadwalkan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang. Langkah ini menjadi bagian penting sebelum kapsul menjalani serangkaian pengujian akhir.

Di sisi lain, SpaceX dan Blue Origin juga terus mengembangkan serta menyempurnakan sistem pendaratan mereka. Seluruh proses pengembangan dilakukan di bawah pengawasan ketat NASA untuk memastikan standar keselamatan terpenuhi.

NASA menilai bahwa kolaborasi dengan sektor swasta menjadi salah satu kunci keberhasilan eksplorasi luar angkasa modern. Dengan melibatkan perusahaan komersial, pengembangan teknologi dapat berlangsung lebih cepat sekaligus lebih efisien.

Artemis III Jadi Jembatan Menuju Bulan dan Mars
Meskipun tidak melakukan pendaratan di Bulan, Artemis III memiliki peran yang sangat strategis dalam keseluruhan program eksplorasi luar angkasa NASA.

Misi ini berfungsi sebagai jembatan antara pengujian teknologi dan implementasi nyata pada misi berikutnya. Berbagai pelajaran yang diperoleh dari Artemis III akan digunakan untuk meningkatkan kesiapan operasional Artemis IV yang ditargetkan menjadi misi pendaratan manusia di Kutub Selatan Bulan.

Lebih jauh lagi, pengalaman yang diperoleh dari program Artemis juga akan menjadi fondasi bagi misi berawak ke Mars yang telah lama menjadi ambisi NASA.

Dengan menggabungkan teknologi pemerintah, inovasi perusahaan swasta, serta kerja sama internasional, NASA berharap dapat membuka era baru eksplorasi luar angkasa yang lebih ambisius dan berkelanjutan.

Kesimpulan
Pengumuman Kru Artemis III menandai langkah penting dalam perjalanan manusia kembali ke Bulan. Misi ini bukan sekadar penerbangan luar angkasa biasa, tetapi menjadi laboratorium terbang untuk menguji berbagai teknologi yang akan digunakan dalam eksplorasi ruang angkasa generasi berikutnya. Melalui kolaborasi antara NASA, ESA, SpaceX, dan Blue Origin, Artemis III diharapkan menjadi fondasi kuat bagi pendaratan manusia di Bulan pada 2028 dan misi berawak menuju Mars di masa depan.

Tags: ArtemisIIIBlueOriginKruArtemisIIINASAOrionCapsuleProgramArtemisSpaceLaunchSystemSpaceX
Posting Sebelumnya

Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

Posting berikutnya

Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

cecil

cecil

BeritaTerkait

Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

Misi Artemis III Berubah Total, NASA Fokus Uji Teknologi Sebelum Kembali ke Bulan

13/06/2026 09:48
Peran Vital Jupiter dalam Pembentukan Bumi Layak Huni, Temuan NASA Ungkap Fakta Menarik

Peran Vital Jupiter dalam Pembentukan Bumi Layak Huni, Temuan NASA Ungkap Fakta Menarik

05/06/2026 10:53
NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru di Sistem Bintang Biner

NASA Temukan 27 Kandidat Planet Baru di Sistem Bintang Biner

29/05/2026 13:50
Misteri Planet Sub-Neptunus di Bintang Kecil Bima Sakti, Astronom Ungkap Fenomena Langka

Misteri Planet Sub-Neptunus di Bintang Kecil Bima Sakti, Astronom Ungkap Fenomena Langka

25/05/2026 09:59
Teleskop James Webb Berhasil Petakan Jaring Kosmik dan Rahasia Kematian Galaksi

Teleskop James Webb Berhasil Petakan Jaring Kosmik dan Rahasia Kematian Galaksi

22/05/2026 14:43
Posting berikutnya
Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Mikrobioma Usus dan Pengobatan Kanker: Peran Bakteri Baik dalam Meningkatkan Kesembuhan Pasien

Mikrobioma Usus dan Pengobatan Kanker: Peran Bakteri Baik dalam Meningkatkan Kesembuhan Pasien

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

China Blocks OnlyFans: Reasons, Impacts, and the Power of Internet Censorship

China Blocks OnlyFans: Reasons, Impacts, and the Power of Internet Censorship

29/07/2025 11:07
Vaksinasi Covid-19 di Bangka Tengah Capai 63 Persen

Bengkulu Kebut Vaksinasi Covid-19

16/12/2021 13:47
Peswat Lion Air Alami Kendala Teknis di Bandara Sultan Thaha Jambi

Peswat Lion Air Alami Kendala Teknis di Bandara Sultan Thaha Jambi

27/02/2022 11:20
Gubernur Jambi Usulkan PTPN VI Bangun Pabrik Minyak Goreng

Gubernur Jambi Usulkan PTPN VI Bangun Pabrik Minyak Goreng

28/07/2022 12:31
Cara Memasang Lenovo & Motorola Smart Connect di PC Windows: Panduan Lengkap

Cara Memasang Lenovo & Motorola Smart Connect di PC Windows: Panduan Lengkap

30/09/2025 11:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist