Thursday, July 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

cecil Editor cecil
14/06/2026 14:56
in KESEHATAN
A A
Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Ilustrasi.(Magnific)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Memasak dan Risiko Demensia Lansia menjadi topik yang menarik perhatian para peneliti kesehatan setelah sebuah studi terbaru menemukan hubungan positif antara aktivitas memasak dengan kesehatan otak pada usia lanjut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang rutin memasak makanan sendiri setidaknya satu kali dalam seminggu memiliki risiko lebih rendah mengalami demensia dibandingkan mereka yang jarang atau tidak pernah memasak.

Temuan ini memberikan perspektif baru bahwa aktivitas sehari-hari yang tampak sederhana ternyata dapat memberikan manfaat penting bagi fungsi kognitif. Selama ini, upaya menjaga kesehatan otak sering dikaitkan dengan olahraga, pola makan sehat, atau latihan mental seperti membaca dan bermain teka-teki. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa memasak juga dapat menjadi salah satu aktivitas yang membantu menjaga ketajaman otak di usia lanjut.

Bagi banyak orang, memasak mungkin hanya dianggap sebagai rutinitas rumah tangga. Padahal, di balik aktivitas tersebut terdapat berbagai proses yang melibatkan kerja otak, koordinasi tubuh, hingga interaksi sosial yang berpotensi mendukung kesehatan mental dan kognitif.

BacaJuga

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Lemak Sehat dan Diabetes, Penelitian Ungkap Hilangnya Jaringan Lemak Bisa Picu Gangguan Metabolisme

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

Kreatin untuk Melawan Kanker: Penelitian UCLA Ungkap Potensi Baru Suplemen Populer Atlet

Memasak dan Risiko Demensia Lansia Menurut Penelitian Terbaru

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Epidemiology & Community Health melibatkan lebih dari 10.000 warga Jepang berusia 65 tahun ke atas. Para peserta merupakan bagian dari program penelitian jangka panjang yang dikenal sebagai Japan Gerontological Evaluation Study (JAGES).

Dalam studi tersebut, para peneliti mengamati kebiasaan memasak para peserta dan memantau kondisi kesehatan mereka selama enam tahun. Tujuannya adalah untuk mengetahui apakah terdapat hubungan antara aktivitas memasak dan kemungkinan munculnya demensia di kemudian hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa lansia yang memasak setidaknya satu kali setiap minggu memiliki risiko mengalami demensia sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan kelompok yang tidak memasak sama sekali.

Menariknya, hubungan tersebut tetap terlihat meskipun peneliti telah memperhitungkan berbagai faktor lain yang dapat memengaruhi kesehatan otak, seperti usia, tingkat pendidikan, kondisi kesehatan umum, serta status sosial ekonomi.

Temuan ini mengindikasikan bahwa memasak mungkin memiliki kontribusi tersendiri dalam menjaga fungsi kognitif pada usia lanjut.

Mengapa Memasak Baik untuk Kesehatan Otak?

Para ahli menjelaskan bahwa memasak bukan sekadar aktivitas fisik biasa. Saat seseorang menyiapkan makanan, berbagai bagian otak bekerja secara bersamaan untuk menyelesaikan tugas yang cukup kompleks.

Proses memasak dimulai dari perencanaan menu. Seseorang harus menentukan makanan yang akan dibuat, mengingat bahan-bahan yang diperlukan, serta memperkirakan langkah-langkah yang harus dilakukan.

Setelah itu, otak juga harus mengoordinasikan berbagai aktivitas fisik seperti memotong bahan makanan, mengaduk masakan, mengatur suhu, hingga memastikan semua proses berjalan sesuai urutan.

Seluruh aktivitas tersebut melibatkan fungsi memori, perhatian, pengambilan keputusan, kemampuan memecahkan masalah, serta koordinasi motorik.

Kombinasi antara stimulasi mental dan aktivitas fisik inilah yang diyakini membantu menjaga kesehatan otak serta memperlambat penurunan fungsi kognitif yang sering terjadi seiring bertambahnya usia.

Manfaat Lebih Besar bagi Lansia yang Jarang Memasak

Salah satu temuan menarik dalam penelitian ini adalah manfaat memasak terlihat lebih besar pada individu yang sebelumnya memiliki keterampilan memasak yang terbatas.

Ketika kelompok tersebut mulai rutin memasak, penurunan risiko demensia yang diamati bahkan lebih signifikan dibandingkan mereka yang sejak awal sudah terbiasa memasak.

Hal ini menunjukkan bahwa mempelajari keterampilan baru atau melakukan aktivitas yang menantang otak dapat memberikan efek positif bagi kesehatan kognitif.

Fenomena tersebut sejalan dengan berbagai penelitian lain yang menunjukkan bahwa otak manusia memiliki kemampuan beradaptasi atau yang dikenal sebagai neuroplastisitas. Dengan terus memberikan rangsangan melalui aktivitas baru, otak dapat membentuk koneksi saraf yang membantu mempertahankan fungsi berpikir dalam jangka panjang.

Memasak Mendorong Kemandirian dan Aktivitas Sosial

Selain memberikan stimulasi mental, memasak juga memiliki manfaat psikologis dan sosial yang tidak kalah penting.

Bagi lansia, kemampuan menyiapkan makanan sendiri dapat meningkatkan rasa mandiri dan percaya diri. Aktivitas ini membuat mereka tetap merasa mampu menjalankan tugas sehari-hari tanpa harus selalu bergantung pada orang lain.

Kemandirian tersebut sering kali berkontribusi pada kesehatan mental yang lebih baik. Lansia yang aktif dan produktif cenderung memiliki tingkat kepuasan hidup yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang pasif.

Selain itu, memasak juga dapat mendorong interaksi sosial. Banyak lansia yang harus pergi berbelanja bahan makanan, berdiskusi mengenai resep, atau menyiapkan hidangan untuk anggota keluarga dan teman.

Interaksi sosial yang terjaga diketahui memiliki peran penting dalam mengurangi risiko kesepian dan menjaga kesehatan otak pada usia lanjut.

Demensia Menjadi Tantangan Kesehatan Global

Demensia merupakan salah satu masalah kesehatan yang semakin meningkat seiring bertambahnya populasi lansia di berbagai negara.

Kondisi ini ditandai dengan penurunan kemampuan berpikir, mengingat, dan menjalankan aktivitas sehari-hari yang cukup signifikan hingga memengaruhi kualitas hidup seseorang.

Menurut berbagai organisasi kesehatan dunia, jumlah penderita demensia diperkirakan akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

Karena hingga saat ini belum ditemukan obat yang benar-benar mampu menyembuhkan demensia, upaya pencegahan menjadi fokus utama para peneliti.

Berbagai kebiasaan sehat seperti berolahraga secara teratur, menjaga pola makan seimbang, aktif bersosialisasi, serta melakukan aktivitas yang merangsang otak kini semakin dianjurkan untuk membantu mengurangi risiko penurunan fungsi kognitif.

Apakah Memasak Bisa Mencegah Demensia?

Meskipun hasil penelitian ini cukup menjanjikan, para ilmuwan mengingatkan bahwa studi tersebut masih bersifat observasional.

Artinya, penelitian hanya menunjukkan adanya hubungan antara kebiasaan memasak dan risiko demensia yang lebih rendah, tetapi belum dapat membuktikan bahwa memasak secara langsung menjadi penyebab utama penurunan risiko tersebut.

Masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami mekanisme yang terlibat dan memastikan apakah aktivitas memasak benar-benar memiliki efek perlindungan terhadap kesehatan otak.

Namun demikian, hasil penelitian ini tetap memberikan pesan positif bahwa aktivitas sehari-hari yang melibatkan pikiran dan gerakan fisik dapat menjadi bagian dari gaya hidup sehat bagi lansia.

Kesimpulan

Memasak dan Risiko Demensia Lansia menjadi temuan menarik dalam dunia kesehatan setelah penelitian menunjukkan bahwa lansia yang memasak setidaknya sekali seminggu memiliki risiko demensia sekitar 30 persen lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak memasak.

Aktivitas memasak melibatkan berbagai fungsi otak seperti perencanaan, memori, konsentrasi, serta koordinasi gerakan yang dapat membantu menjaga kesehatan kognitif. Selain itu, memasak juga meningkatkan kemandirian, rasa percaya diri, dan interaksi sosial yang penting bagi kesejahteraan lansia.

Meski belum dapat disimpulkan sebagai metode pencegahan demensia secara langsung, memasak dapat menjadi salah satu aktivitas sederhana yang berpotensi mendukung kesehatan otak dan kualitas hidup yang lebih baik di usia lanjut.

Tags: DemensiaFungsiKognitifGayaHidupSehatKesehatanLansiaKesehatanOtakLansiaSehatMemasakDanRisikoDemensiaLansiaPenelitianKesehatan
Posting Sebelumnya

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Posting berikutnya

Mikrobioma Usus dan Pengobatan Kanker: Peran Bakteri Baik dalam Meningkatkan Kesembuhan Pasien

cecil

cecil

BeritaTerkait

Lemak Sehat dan Diabetes, Penelitian Ungkap Hilangnya Jaringan Lemak Bisa Picu Gangguan Metabolisme

Lemak Sehat dan Diabetes, Penelitian Ungkap Hilangnya Jaringan Lemak Bisa Picu Gangguan Metabolisme

27/07/2026 15:02
7 Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan agar Paru-Paru Tetap Sehat dan Optimal

7 Cara Menjaga Kesehatan Organ Pernapasan agar Paru-Paru Tetap Sehat dan Optimal

24/07/2026 09:52
3 Camilan Baik untuk Jantung yang Selama Ini Sering Dianggap Tidak Sehat

3 Camilan Baik untuk Jantung yang Selama Ini Sering Dianggap Tidak Sehat

22/07/2026 09:42
TehHijau, SindromMetabolik, TehHijauUntukSindromMetabolik, Kesehatan, GayaHidupSehat, DiabetesTipe2,

TehHijau, SindromMetabolik, TehHijauUntukSindromMetabolik, Kesehatan, GayaHidupSehat, DiabetesTipe2,

21/07/2026 10:12
Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai Gen Z

Penyebab Serangan Jantung di Usia Muda yang Wajib Diwaspadai Gen Z

20/07/2026 09:37
Posting berikutnya
Mikrobioma Usus dan Pengobatan Kanker: Peran Bakteri Baik dalam Meningkatkan Kesembuhan Pasien

Mikrobioma Usus dan Pengobatan Kanker: Peran Bakteri Baik dalam Meningkatkan Kesembuhan Pasien

Suplemen untuk Lansia Bukan Jalan Pintas Sehat, Ini Cara Konsumsi yang Tepat dan Aman

Suplemen untuk Lansia Bukan Jalan Pintas Sehat, Ini Cara Konsumsi yang Tepat dan Aman

Defisiensi Vitamin B12: Gejala, Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegah Kerusakan Saraf Sejak Dini

Defisiensi Vitamin B12: Gejala, Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegah Kerusakan Saraf Sejak Dini

Vaksin Kanker mRNA Mulai Diuji untuk Cegah Kanker pada Penderita Sindrom Lynch

Vaksin Kanker mRNA Mulai Diuji untuk Cegah Kanker pada Penderita Sindrom Lynch

Sabar Reza Australia Terbuka 2026: Wakil Indonesia Melaju ke 16 Besar Usai Tekuk Pasangan Singapura

Sabar Reza Australia Terbuka 2026: Wakil Indonesia Melaju ke 16 Besar Usai Tekuk Pasangan Singapura

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Kasus Positif Covid di Bengkulu Meningkat Lagi

Kasus Positif Covid-19 di Bengkulu Kembali Melonjak

23/04/2021 09:36
Sebanyak 500 Ribu Vaksin AstraZeneca dari Australia Tiba di Tanah Air

Indonesia Kedatangan 229 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Berbagai Merk

10/09/2021 22:11
Warna Krem, Seragam Baru Satpam Dikenalkan 31 Januari 2022

Warna Krem, Seragam Baru Satpam Dikenalkan 31 Januari 2022

13/01/2022 16:08
Reality Club dan Spotify Bahas Pentingnya Koneksi Autentik dengan Pendengar Musik

Reality Club dan Spotify Bahas Pentingnya Koneksi Autentik dengan Pendengar Musik

14/07/2026 14:23
Lahan Terbakar di Bengkalis Capai 200 Hektare

Lahan Terbakar di Bengkalis Capai 200 Hektare

21/05/2023 21:28
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist