SUMA.ID – Surfing Asian Games 2026 menghadirkan kabar positif bagi Indonesia setelah dua peselancar andalan Merah Putih, I Made Pajar Ariyana dan Jasmine Studer, berhasil memastikan tiket ke babak semifinal. Keduanya tampil solid pada babak perempat final nomor shortboard putra dan putri yang berlangsung di Tahara, Aichi, Jepang, Selasa, 29 September 2026.
Keberhasilan Pajar dan Jasmine menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam persaingan cabang olahraga surfing di Asian Games 2026. Keduanya mampu melewati pertandingan yang berlangsung dalam kondisi ombak yang dinamis dan berubah-ubah.
Namun, keberhasilan tersebut belum mampu diikuti oleh dua wakil Indonesia lainnya. Kya Jo Huer dan Bronson Meydi harus mengakhiri perjuangan mereka di babak perempat final setelah masing-masing menghadapi peselancar asal Jepang.
Kya Jo Huer berhadapan dengan Minami Nonaka, sedangkan Bronson Meydi menghadapi salah satu nama besar dalam dunia surfing, Kanoa Igarashi. Dengan demikian, Indonesia masih memiliki dua wakil yang akan melanjutkan perjuangan menuju perebutan medali.
Surfing Asian Games 2026: Pajar Ariyana dan Jasmine Studer ke Semifinal
Perjalanan Pajar Ariyana menuju semifinal berlangsung cukup meyakinkan. Peselancar Indonesia tersebut berhasil mengumpulkan total 12,67 poin dalam heat perempat final.
Pajar mencatatkan 7,67 poin dari wave pertama dan tambahan 5,00 poin pada wave kedua. Perolehan tersebut membuatnya unggul atas peselancar asal Tiongkok, Wu Shindong, yang mengakhiri pertandingan dengan total 11,66 poin.
Hasil ini memastikan Pajar masuk ke babak empat besar nomor shortboard putra. Ia kini memiliki kesempatan untuk melanjutkan performa positifnya dan berusaha mendapatkan tempat di partai puncak.
Sementara itu, Jasmine Studer juga menunjukkan penampilan yang efektif di nomor shortboard putri. Jasmine berhasil mengatasi perlawanan peselancar Filipina, Juralyn Espanola, dalam pertandingan perempat final.
Jasmine mengoleksi total 10,67 poin, yang terdiri dari 6,50 poin pada wave pertama dan 4,17 poin pada wave kedua. Catatan tersebut membuatnya unggul dari Juralyn Espanola yang mengumpulkan 6,64 poin.
Dengan kemenangan tersebut, Jasmine resmi mengamankan tiket semifinal dan tetap menjaga peluang Indonesia untuk bersaing dalam perebutan medali cabang surfing.
Kondisi Ombak Menjadi Tantangan bagi Peselancar Indonesia
Salah satu faktor yang membuat pertandingan perempat final berlangsung menantang adalah kondisi ombak di Tahara. Karakter ombak mengalami perubahan selama perlombaan sehingga para atlet harus mampu membaca situasi dan menyesuaikan strategi dengan cepat.
Kya Jo Huer yang harus mengakhiri perjuangannya di perempat final turut menyoroti kondisi tersebut. Menurutnya, kondisi ombak pada pertandingan kali ini cukup sulit karena karakter gelombang tidak sesuai dengan kondisi yang diharapkan.
Kya menyebut ombak seharusnya lebih kencang dan besar. Perubahan karakter gelombang tersebut membuat atlet harus beradaptasi dengan kondisi yang tersedia di arena pertandingan.
Meski demikian, faktor hujan bukan menjadi persoalan utama bagi para peselancar. Tantangan terbesar justru berasal dari perubahan kondisi ombak yang terjadi sepanjang pertandingan.
Kya juga menilai hasil pertandingan surfing tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis atlet. Kondisi gelombang yang sulit diprediksi turut menjadi faktor yang dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
Karena itu, kemampuan membaca ombak, memilih wave yang tepat, serta menyesuaikan strategi menjadi bagian penting dalam menentukan hasil pertandingan.
Kya Jo Huer dan Bronson Meydi Terhenti di Perempat Final
Di tengah keberhasilan Pajar dan Jasmine, perjuangan Kya Jo Huer dan Bronson Meydi harus berakhir pada babak perempat final.
Kya Jo Huer menghadapi peselancar Jepang, Minami Nonaka. Dalam heat tersebut, Kya mengumpulkan total 6,97 poin, sementara Nonaka berhasil mencatatkan 8,10 poin.
Perbedaan skor tersebut membuat Kya harus mengakui keunggulan lawannya dan gagal melanjutkan perjalanan ke semifinal.
Nasib serupa dialami Bronson Meydi yang berhadapan dengan Kanoa Igarashi. Bronson sebenarnya mampu mencatatkan total 11,33 poin, tetapi perolehan tersebut masih berada di bawah Igarashi yang membukukan 14,00 poin.
Kekalahan dua atlet tersebut membuat Indonesia kini menyisakan Pajar Ariyana dan Jasmine Studer sebagai wakil di nomor shortboard yang masih berpeluang melangkah lebih jauh.
Peluang Indonesia Menuju Perebutan Medali
Lolosnya Pajar dan Jasmine ke semifinal membuat perhatian kini tertuju pada penampilan keduanya di babak empat besar. Keduanya perlu kembali menghadapi kondisi pertandingan yang dapat berubah, terutama karakter ombak yang menjadi salah satu tantangan utama di Tahara.
Pajar membawa modal positif setelah mampu mencatatkan 12,67 poin di perempat final. Sementara Jasmine juga menunjukkan performa yang cukup baik dengan mengumpulkan 10,67 poin.
Namun, hasil pada babak sebelumnya tidak secara otomatis menentukan hasil pertandingan berikutnya. Setiap heat memiliki kondisi ombak dan dinamika tersendiri sehingga kedua atlet perlu kembali mempersiapkan strategi.
Dukungan juga datang dari Kya Jo Huer yang berharap Pajar dan Jasmine dapat mempertahankan konsistensi hingga pertandingan terakhir. Setelah perjuangannya terhenti, Kya tetap memberikan semangat kepada dua rekannya yang masih bertanding.
Dengan dua wakil yang berhasil menembus semifinal, Indonesia masih memiliki kesempatan untuk melanjutkan persaingan di cabang surfing Asian Games 2026. Pajar Ariyana akan menjadi wakil Indonesia di nomor shortboard putra, sementara Jasmine Studer membawa harapan di nomor shortboard putri.
Keberhasilan keduanya melewati perempat final menjadi catatan penting dalam perjalanan Indonesia di Asian Games 2026. Tantangan berikutnya adalah menjaga konsistensi, membaca kondisi ombak dengan baik, dan memaksimalkan setiap kesempatan yang muncul selama pertandingan.
Perjalanan Pajar Ariyana dan Jasmine Studer selanjutnya akan menentukan apakah keduanya mampu melangkah ke partai puncak. Yang jelas, keberhasilan mencapai semifinal telah memastikan Indonesia tetap memiliki wakil dalam persaingan lanjutan nomor shortboard Asian Games 2026.











