SUMA.ID – Tiggi Hawke, musisi asal London, Inggris, dikenal dengan gaya musiknya yang memadukan elemen pop-alternatif dan elektro-pop. Musiknya bukan sekadar lagu, melainkan pengalaman audiovisual yang mendalam, menggabungkan suara elektronik, lirik penuh makna, dan nuansa sinematik yang khas.
Gaya Musik Tiggi Hawke: Pop-Elektro-Alternatif
Tiggi Hawke mendeskripsikan musiknya sebagai perpaduan pop, elektro, dan alternatif. “Saya menyebutnya pop-elektro-alternatif. Itu mungkin cara terbaik untuk menggambarkannya,” ujar Tiggi dalam wawancara eksklusif dengan Medcom. Gaya ini menciptakan pengalaman mendengarkan yang unik, menjadikan musiknya berbeda dari arus utama.
Perjalanan Karier Musik Tiggi Hawke
Tiggi memulai debutnya dengan merilis lagu “In The Wild” di Soundcloud pada 2016, diikuti oleh single resmi pertamanya, “Neon Dancer,” pada 2017. Titik balik kariernya terjadi pada 2020 ketika single “High Season” menjadi viral dan telah diputar lebih dari 10 juta kali di Spotify. Lagu ini berhasil menarik perhatian stasiun radio ternama seperti BBC Radio 1 dan KISS.
Pada Agustus 2025, Tiggi merilis single terbaru berjudul “Calling Earth,” yang akan menjadi bagian dari EP mendatang dengan tiga lagu lainnya. Lagu ini mengusung tema keterhubungan, di mana Tiggi mengajak pendengar untuk merenungkan pertanyaan, “Jika ada panggilan dari nomor tak dikenal, apakah kamu akan menjawab?” Menurutnya, lagu ini adalah tentang membuka diri terhadap pengalaman baru dan membangun hubungan, baik dengan orang lain maupun dengan hal-hal yang belum dikenal.
“Lagu ini tentang menjalin koneksi dan keberanian untuk membuka diri terhadap sesuatu yang baru,” jelas Tiggi. Ia sengaja membuat makna lagu ini ambigu agar pendengar dapat menafsirkannya sesuai pengalaman pribadi mereka. “Aku ingin lagu ini menjadi milik pendengar juga, dengan interpretasi mereka sendiri,” tambahnya.
Merangkul Keanehan dalam Musik
Bagi sebagian pendengar, gaya musik Tiggi Hawke mungkin terasa “aneh” karena pendekatannya yang tidak konvensional. Namun, Tiggi justru merangkul sisi unik ini sebagai bagian dari identitasnya. EP terbarunya menjadi wujud dari prosesnya untuk menerima dan merayakan keanehan tersebut.
“Saya belajar untuk berdamai dengan sisi aneh dalam diri saya. Bagian itu justru membantu saya menciptakan musik yang autentik,” ungkap Tiggi. Baginya, merangkul keunikan adalah kunci untuk menghasilkan karya yang jujur dan orisinal.
Proses Kreatif yang Dinamis
Tiggi Hawke mengakui bahwa perjalanan kreatifnya tidak selalu mulus. Ada hari-hari ketika ia merasa termotivasi untuk menulis lagu, tetapi ada pula saat-saat ketika ia tidak ingin melakukan apa pun. “Ini adalah proses yang terus berjalan. Yang penting adalah terus bergerak maju tanpa menyalahkan diri sendiri,” katanya.
Mengapa Musik Tiggi Hawke Layak Didengar?
Musik Tiggi Hawke menawarkan pengalaman yang segar dan berbeda, cocok untuk pendengar yang mencari sesuatu di luar kebiasaan. Dengan perpaduan pop-alternatif, elektro, dan lirik yang mendalam, Tiggi berhasil menciptakan karya yang tidak hanya menghibur tetapi juga mengundang refleksi.
Baca Juga:
- The Rolling Stones Rilis Ulang Album Black and Blue
- Makna di Balik Lagu “Too Good to Say Goodbye” – Bruno Mars
Dengan pendekatan yang autentik dan keberanian untuk merangkul keunikan, Tiggi Hawke terus menorehkan namanya di dunia musik internasional. Dengarkan “Calling Earth” dan jelajahi dunia musiknya yang penuh warna di platform streaming favorit Anda!















