Thursday, July 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Waspadai Serangan Stroke Tiba-tiba di Usia Produktif

Sri Agustina Editor Sri Agustina
28/10/2021 14:05
in BERITA UTAMA, KESEHATAN
A A
Waspadai Serangan Stroke Tiba-tiba di Usia Produktif

serangan stroke akibat penyumbaan pembuluh. (Ilustrasi)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Masyarakat berusia produktif di Indonesia diminta mewaspadai penyakit stroke yang ditandai serangan secara tiba-tiba, Sebab berisiko pada masa depan suram, kata <span;>Dokter spesialis saraf Dodik Tugasworo mengimbau

“Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) lebih dari 13,7 juta jiwa penduduk dunia terserang kasus stroke baru per tahun,” kata dia saat menyampaikan keterangan pers terkait Hari Stroke Sedunia yang diikuti dari YouTube Kemenkes RI di Jakarta, Kamis, 28 Oktober 2021.

Dokter dari Rumah Sakit Columbia Asia Semarang itu mengatakan satu dari empat penduduk yang berusia 25 tahun akan mengalami stroke dan setiap tahun 60 persen dari seluruh kasus stroke dialami penduduk usia yang kurang 70 tahun atau usia yang produktif.

BacaJuga

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Lemak Sehat dan Diabetes, Penelitian Ungkap Hilangnya Jaringan Lemak Bisa Picu Gangguan Metabolisme

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

Kreatin untuk Melawan Kanker: Penelitian UCLA Ungkap Potensi Baru Suplemen Populer Atlet

Dodik menyebut serangan stroke pada usia muda membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang sehingga mengancam keberlangsungan karir di masa depan. “Masih muda sudah madesu atau masa depan suram,” katanya.

Ia mengatakan pengertian stroke sesuai petunjuk WHO pada 1970 dikenal sebagai gangguan pembuluh darah di otak yang terjadi secara tiba-tiba, dapat terjadi karena sumbatan maupun pendarahan.

Namun pada 2013, American Heart Association/American Stroke Association (AHA-ASA) memberi pengertian lain tentang stroke yakni kematian sel otak, medulla spinalis dan retina yang disebabkan oleh iskemia maupun perdarahan, dibuktikan dengan pencitraan atau rontgen. “Gejalanya bertahan lebih dari 24 jam atau sampai kematian (cacat),” katanya.

Menurut data dari WHO pada tahun 2018, kata Dodik, kematian akibat stroke di Indonesia mencapai 252.473 jiwa atau 14,83 persen dari total angka kematian nasional.

“Angka kematian di Indonesia mencapai 147,19 per 100 ribu populasi. Penyebab kematian terbanyak di Indonesia. Indonesia ditempatkan ranking ketujuh di seluruh dunia,” katanya.

Peraih gelar dokter saraf Universitas Diponegoro itu menyebut kematian atau kecacatan yang dipicu stroke timbul akibat sel saraf otak yang mati di area sumbatan. “Jika sumbatan tidak segera dibuka, setiap menit 1,9 juta sel saraf otak mati di area sumbatan, dan tidak ada pertumbuhan sel baru penggantinya,” katanya.

Dodik mengungkap beban ekonomi yang muncul akibat serangan stroke berdasarkan proyeksi jumlah kasus rawat jalan dan rawat inap sepanjang 2014-2019 berkisar Rp794,08 miliar sebagai peringkat kedua setelah penyakit jantung Rp1,82 triliun.

Secara umum gejala stroke bisa dikenali masyarakat seperti senyum tidak simetris (mencong ke satu sisi), tersedak dan sulit menelan air minum secara tiba, gerak separuh anggota tubuh melemah tiba-tiba, tiba-tiba tidak bisa bicara, tidak mengerti kata-kata dan bicara tidak nyambung.

Gejala lainnya adalah kebas atau kesemutan separuh tubuh, rabun atau pandangan satu mata kabur secara tiba-tiba hingga sakit kepala hebat yang muncul tiba-tiba yang tidak pernah dirasakan sebelumnya dan gangguan fungsi keseimbangan atau gerakan sulit dikoordinasi.

“Risiko yang dapat memicu serangan stroke seperti hipertensi, riwayat stroke, penyakit jantung, diabetes, merokok, obesitas, alkohol dan penggumpalan darah,” katanya.

Tags: kesehatanStrokeusia produktif
Posting Sebelumnya

BKSDA Riau Rawat Gajah Liar Sakit di Lubuk Batu Jaya

Posting berikutnya

Menpan-RB Cek Layanan Samsat di Banda Aceh

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

28/07/2026 09:53
Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

27/07/2026 09:58
Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Gejala Gangguan Jantung yang Kerap Diabaikan

Sering Lelah Tanpa Sebab? Waspada Gejala Gangguan Jantung yang Kerap Diabaikan

25/07/2026 09:39
TehHijau, SindromMetabolik, TehHijauUntukSindromMetabolik, Kesehatan, GayaHidupSehat, DiabetesTipe2,

TehHijau, SindromMetabolik, TehHijauUntukSindromMetabolik, Kesehatan, GayaHidupSehat, DiabetesTipe2,

21/07/2026 10:12
Inflamasi Kardiovaskular Jadi Ancaman Baru Penyakit Jantung dan Stroke Menurut Riset Terbaru

Inflamasi Kardiovaskular Jadi Ancaman Baru Penyakit Jantung dan Stroke Menurut Riset Terbaru

19/07/2026 10:37
Posting berikutnya
Menpan-RB Cek Layanan Samsat di Banda Aceh

Menpan-RB Cek Layanan Samsat di Banda Aceh

Kasus Covid-19 Merebak, Warga Xiamen Diimbau di Rumah Saja

Kasus Covid-19 di Belanda Tertinggi sejak Juli

Sedang Bertugas, Anggota Patwal Polda Metro Tewas Kecelakaan

Sedang Bertugas, Anggota Patwal Polda Metro Tewas Kecelakaan

BNN RI Musnahkan Barang Bukti Narkoba di Babel

BNN RI Musnahkan Barang Bukti Narkoba di Babel

Kenaikan Kasus Covid-19 di 30 Provinsi Harus Diwaspadai

Kasus Aktif Covid-19 di Bangka Tengah Tersisa 10 Orang

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Kue Lebaran Warga Binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung Banjir Pesanan

Kue Lebaran Warga Binaan Lapas Perempuan Bandar Lampung Banjir Pesanan

12/04/2022 19:36
Penyebrangan Kapal Fery

Cuaca Jalur Penyeberangan Lampung-Ciwandan Aman untuk Pelayaran Kapal Penumpang

16/04/2023 12:28
Fitur Username WhatsApp Diprotes India karena Dinilai Berisiko Tingkatkan Cybercrime

Fitur Username WhatsApp Diprotes India karena Dinilai Berisiko Tingkatkan Cybercrime

19/07/2026 09:50
Animaccord Bantah Tuduhan Masha and the Bear Jadi Alat Propaganda Rusia

Animaccord Bantah Tuduhan Masha and the Bear Jadi Alat Propaganda Rusia

21/07/2026 10:18
Capaian Vaksinasi Covid-19 di Bengkulu Masih Rendah

Bangka Tengah Percepat Vaksinasi Covid-19

15/09/2021 22:12
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist