SUMA.ID – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan memberikan penegasan keras terkait proses rekrutmen besar-besaran yang sedang berlangsung. Ia menyatakan bahwa pendaftaran untuk posisi manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) dan pegawai Kampung Nelayan Merah Putih sama sekali tidak dipungut biaya atau gratis.
Temukan lebih banyak
Zulkifli mengingatkan masyarakat agar hanya merujuk pada saluran resmi pemerintah guna menghindari praktik penipuan yang marak terjadi di tengah proses seleksi.
“Saya di sini bersama seluruh kementerian terkait sekali lagi tegaskan, satu-satunya website resmi adalah phtc.panselnas.go.id. Tidak ada biaya satu rupiah pun, tidak ada. Seperti yang kami umumkan dulu, tidak ada pungutan biaya apa pun, tidak ada orang dalam,” tegas Zulkifli di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Sabtu (4/5).
Waspada Link Palsu dan Modus “Orang Dalam”
Menko Pangan mengimbau masyarakat untuk ekstra waspada terhadap oknum yang mengatasnamakan Kopdes Merah Putih. Modus yang sering digunakan meliputi penyebaran tautan (link) palsu untuk mencuri data pribadi hingga permintaan sejumlah uang dengan iming-iming kelulusan.
“Jadi tidak ada titipan-titipan, tidak ada bantu-membantu. Kalau ada yang minta uang, itu pasti penipuan dan saya minta laporin saja ke aparat hukum atau polisi,” imbuhnya.
Berdasarkan data panitia seleksi, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Sejak dibuka pada 15 April hingga ditutup 25 April 2026, tercatat sebanyak 639.732 orang mendaftar untuk memperebutkan 35.476 formasi. Formasi tersebut terdiri dari 30.000 posisi manajer KDKMP dan 5.476 pegawai Kampung Nelayan Merah Putih.
- Statistik Seleksi KDKMP & Kampung Nelayan 2026:
- Total Formasi: 35.476
- Total Pelamar: 639.732 orang
- Pelamar Lengkap Administrasi: 487.819 orang
- Lolos Seleksi Administrasi: 483.648 orang
Saat ini, proses seleksi telah memasuki tahap tes kompetensi yang dijadwalkan berlangsung pada 3 hingga 12 Mei 2026. Ujian dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) di 72 titik lokasi di seluruh Indonesia untuk menjamin transparansi.
“Tes CAT BKN ini adalah sistem yang sudah teruji. Semua ASN pun pakai sistem ini, jadi tidak perlu diragukan,” kata Zulkifli. Setelah tes kompetensi, peserta akan menghadapi seleksi kompetensi tambahan, termasuk tes mental ideologi dan pemeriksaan kesehatan pada 20-31 Mei 2026.
Pengumuman hasil akhir dijadwalkan pada 7 Juni 2026. Peserta yang dinyatakan lolos akan mengikuti pelatihan dasar kemiliteran Komponen Cadangan (Komcad) serta pelatihan manajerial sebelum mulai bertugas.
Masa Penugasan dan Skema Gaji
Terkait status kerja, Zulkifli menjelaskan bahwa para peserta yang lolos akan menjalani masa penugasan selama dua tahun di bawah naungan Agrinas Pangan. Setelah masa tersebut usai, mereka akan dialihkan menjadi petugas koperasi secara permanen.
Mengenai besaran gaji, pemerintah saat ini masih melakukan pembahasan intensif dengan Kementerian Keuangan untuk mematangkan mekanisme pendanaan dalam Mata Uang Rupiah.
“Sementara skema gaji nanti akan disampaikan ke Keuangan pada saatnya. Karena ini Agrinas, tentu Agrinas Pangan yang akan membayar. Tapi uangnya dari mana, tentu nanti skema berikutnya akan kita jelaskan,” pungkasnya.













