Suma.id: Gunung Marapi yang terletak antara Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, erupsi dengean mengeluarkan abu panas.
Pemerintah Kabupaten Agam mengimbau masyarakat yang berada di kawasan Gunung Marapi selalu meningkatkan kewaspadaan. Ada 30 nagari (desa)di Agam yang bersinggungan dengan kawasan Gunung Marapi yang terletak antara Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar.
Imbauan ini disampaikan Bupati Agam Andri Warman mengingat tingginya intensitas erupsi Gunung Marapi yang terjadi sejak Sabtu, 7 Januari 2023. Hingga Rabu siang, 11 Januari Marapi telah erupsi sebanyak 127 kali.
“Kita imbau masyarakat agar dapat mengosongkan wilayah di sekitar Gunung Marapi dengan radius 3 kilometer,” ujar Andri di Agam, Rabu, 11 Januari 2023.
Tidak hanya itu, Andri juga melarang untuk melakukan aktivitas pendakian atau berwisata ke Gunung Marapi, supaya dapat mengatasi hal yang tidak diinginkan nantinya.
Informasi dari pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Gunung Marapi saat ini berada pada status level II atau waspada. Bahkan sejak dua hari kemaren, erupsi dengan intensitas tinggi terhitung hingga saat ini sebanyak 58 kali.
“Kita harap masyarakat tidak panik dengan terjadinya peristiwa ini, namun juga harus tetap waspada,” tandasnya. (MED)