SUMA.ID – Nicole Kidman Hari Ayah Keith Urban kembali menjadi perhatian publik setelah aktris Hollywood ternama itu menunjukkan sikap penuh kedewasaan dan penghormatan kepada mantan suaminya, Nicole Kidman, dalam momen peringatan Hari Ayah. Meski hubungan rumah tangga mereka telah berakhir, Nicole tetap memperlihatkan bahwa hubungan baik sebagai orang tua tetap dapat terjaga.
Dalam unggahan Instagram Stories pada Minggu (21/6), Nicole membagikan sejumlah foto bernuansa hitam putih yang sarat makna emosional. Salah satu foto memperlihatkan mantan suaminya, Keith Urban, sedang menggendong kedua putri mereka saat masih kecil. Bersamaan dengan itu, Nicole menuliskan ucapan sederhana namun hangat, “Selamat Hari Ayah untuk semua ayah.”
Momen ini menjadi Hari Ayah pertama bagi Nicole setelah dirinya dan Keith Urban resmi menyelesaikan proses perceraian pada Januari lalu, setelah hampir dua dekade membangun rumah tangga bersama.
Perjalanan Rumah Tangga dan Perpisahan
Nicole Kidman dan Keith Urban menikah pada tahun 2006. Dari pernikahan tersebut, mereka dikaruniai dua putri, Sunday Rose yang kini berusia 17 tahun dan Faith Margaret yang berusia 15 tahun. Selama 19 tahun pernikahan, pasangan ini dikenal sebagai salah satu pasangan selebritas yang harmonis di mata publik.
Namun, perjalanan panjang tersebut akhirnya berakhir ketika keduanya memutuskan berpisah secara resmi. Pengumuman perpisahan mereka disampaikan kepada publik pada September 2025. Meski begitu, keduanya tetap menunjukkan komitmen sebagai orang tua bagi anak-anak mereka.
Mengenang Sosok Ayah dalam Hidup Nicole Kidman
Selain memberikan penghormatan kepada mantan suaminya, dalam momen Nicole Kidman Hari Ayah Keith Urban, Nicole juga menggunakan kesempatan tersebut untuk mengenang mendiang ayahnya, Dr. Antony Kidman. Ia membagikan foto masa kecil yang memperlihatkan dirinya sedang dipeluk oleh sang ayah.
Ayah Nicole dikenal sebagai seorang psikolog dan biokimiawan yang berpengaruh dalam hidupnya. Dr. Antony Kidman meninggal dunia pada tahun 2014 di usia 75 tahun. Sementara itu, ibunya, Janelle Kidman, juga telah berpulang pada September 2024 di usia 84 tahun.
Kehilangan kedua orang tua ini meninggalkan luka mendalam bagi Nicole. Dalam sebuah wawancara, ia mengungkapkan bahwa duka tersebut masih sering terasa, bahkan hingga membuatnya terbangun di malam hari dalam keadaan emosional.
Kehidupan Setelah Kehilangan dan Perceraian
Dalam berbagai kesempatan, Nicole Kidman mengakui bahwa kehidupan tidak selalu berjalan mudah. Ia menyebut bahwa bertambahnya usia membawa banyak pengalaman emosional yang mendalam, baik suka maupun duka.
Meski menghadapi perceraian dan kehilangan orang tua, Nicole menegaskan bahwa anak-anaknya tetap menjadi sumber kekuatan utama. Ia menyebut bahwa perannya sebagai ibu adalah prioritas terbesar dalam hidupnya, yaitu menjadi pelindung dan pemandu bagi kedua putrinya.
Dalam wawancaranya bersama Harper’s Bazaar pada Oktober 2025, Nicole juga menegaskan bahwa hal-hal sederhana seperti hubungan manusia, koneksi emosional, dan kehidupan sehari-hari adalah hal yang membuatnya tetap bersemangat menjalani hidup.
Makna di Balik Ucapan Hari Ayah Nicole Kidman
Momen Nicole Kidman Hari Ayah Keith Urban menunjukkan bahwa meski hubungan pernikahan telah berakhir, rasa hormat dan kebersamaan sebagai orang tua tetap bisa dijaga dengan baik. Ucapan sederhana Nicole menjadi simbol kedewasaan dalam menghadapi perubahan hidup, sekaligus pesan bahwa keluarga tetap memiliki tempat penting meski dalam bentuk yang berbeda.
Sikap Nicole juga menuai perhatian publik karena memperlihatkan sisi manusiawi seorang selebritas besar yang tetap menghargai peran ayah dalam kehidupan anak-anaknya, baik dari mantan pasangan maupun ayah kandungnya sendiri.
Kesimpulan
Perayaan Hari Ayah tahun ini menjadi momen emosional bagi Nicole Kidman. Ia tidak hanya memberikan penghormatan kepada Keith Urban sebagai ayah dari anak-anaknya, tetapi juga mengenang ayah kandungnya yang telah tiada. Kisah ini memperlihatkan bahwa cinta, rasa hormat, dan kenangan keluarga tetap abadi meski hubungan berubah seiring waktu.









