SUMA.ID – Penyanyi muda berbakat, Farel Prayoga, mempersembahkan lagu “Cinta untuk Mama,” yang merupakan soundtrack orisinal dari film Air Mata di Ujung Sajadah 2, kepada ibu kandungnya. Kisah hidup Farel ternyata memiliki kemiripan dengan karakter Baskara, yang diperankan oleh Faqih Alaydrus dalam film tersebut.
Lagu “Cinta untuk Mama” diciptakan oleh Kenny pada tahun 2004 dan telah diaransemen ulang oleh beberapa penyanyi. Farel, dengan bakat vokalnya yang memukau, berhasil menghidupkan lagu ini dengan penuh emosi. “Saya sangat bangga bisa mengekspresikan perasaan saya melalui lagu ini,” ujar Farel saat ditemui di Jakarta.
Kisah Haru Farel dan Ibunya
Farel, yang kini berusia 15 tahun, menceritakan bahwa lagu ini didedikasikan khusus untuk ibu kandungnya. Mirip dengan karakter Baskara, Farel juga pernah tidak mengetahui siapa ibu kandungnya. Selama ini, ia tinggal bersama ayah dan ibu sambungnya. Setelah 14 tahun berlalu, Farel akhirnya bertemu dengan ibunya.
“Saya bilang ke ibu, ‘Bu, lagu ini hadiah untuk ibu, ya’,” ungkap Farel dengan penuh haru. Ketika ditanya tentang perasaannya, ia menjawab singkat namun tulus, “Senang banget.”
Soundtrack Film Air Mata di Ujung Sajadah 2
Selain Farel Prayoga, beberapa musisi ternama juga turut mengisi soundtrack film Air Mata di Ujung Sajadah 2. Di antaranya adalah duet Keke Adiba dan Yogie Nandes dengan lagu “Bintang Bintang”, Andmesh Kamaleng dengan “Bukan Lagi Rumahmu”, serta Fadhilah Intan yang membawakan “Dawai” dan “Pura-Pura Bahagia”.
Sekilas tentang Film Air Mata di Ujung Sajadah 2
Film Air Mata di Ujung Sajadah 2 diproduksi oleh Beehave Pictures, dengan Key Mangunsong kembali menjabat sebagai sutradara dan Ronny Irawan sebagai produser. Mereka juga terlibat dalam produksi film pertama. Film ini mengusung tema drama keluarga yang menyoroti hubungan kompleks antara ibu dan anak, dengan fokus pada kasih sayang, pengorbanan, keikhlasan, spiritualitas, dan perkembangan anak.
Menurut aktris Titi Kamal, salah satu mimpi buruk seorang ibu adalah tidak dapat menyaksikan tumbuh kembang anaknya. Film ini menghadirkan konflik keluarga yang lebih mendalam dibandingkan film pertamanya, namun tetap mempertahankan esensi cinta dan pengorbanan seorang ibu. Penonton akan diajak merenungi dilema emosional dari perspektif ibu dan anak.
Jadwal Tayang dan Inspirasi Nyata
Air Mata di Ujung Sajadah 2 dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 23 Oktober 2025. Menariknya, salah satu karakter dalam film ini terinspirasi dari kisah nyata, menambah kedalaman emosional cerita.
Kisah Farel Prayoga dan dedikasinya melalui lagu “Cinta untuk Mama” menjadi salah satu elemen yang membuat film ini semakin istimewa. Jangan lewatkan kesempatan untuk menyaksikan drama keluarga yang penuh makna ini di bioskop!
Baca juga:














