Sunday, July 5, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

UI Kembangkan Alat Pendeteksi Longsor Jarak Jauh

Sri Agustina Editor Sri Agustina
12/01/2023 20:48
in BERITA UTAMA, TEKNOLOGI
A A
UI Kembangkan Alat Pendeteksi Longsor Jarak Jauh

Alat pendeteksi longsor dikembangkan oleh UI. (Foto Antara)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Kerap terjadi longsor di Tanah Air, membuat sejumlah peneliti untuk mengembangkan alat pendeteksi. Tim peneliti dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Indonesia (FMIPA UI) mengembangkan Landslide 2.0, yaitu Landslide Early Warning System (LEWS) untuk memantau tanah longsor jarak jauh secara online.

Tim peneliti FMIPA UI terdiri atas Dr. Parluhutan Manurung (Geografi), Dr. Supriyanto (Geosains), dan Iskandar Koto (Geosains).

“Dengan mendeteksi perubahan jarak dan kemiringan di daerah rawan longsor, sistem peringatan dini ini menggunakan sensor laser distance yang dioperasikan secara terus-menerus dari lokasi pantau melalui transmisi data komunikasi selular atau komunikasi Internet of Things (IoT),” kata Dr. Parluhutan Manurung di UI Depok, Kamis, 12 Januari 2023.

BacaJuga

Angin Pembunuh Galaksi Terungkap oleh Teleskop James Webb, Benarkah Jadi Masa Depan Bima Sakti?

Cara Install Google Web Designer di Laptop dengan Mudah untuk Pemula

Setting Kamera Samsung Galaxy S26 Ultra untuk Fancam Konser, Hasil Video Lebih Jernih dan Profesional

Hypernet Technologies BRAVO 500 Summit 2026 Dorong Transformasi Digital dan Integrasi AI di Indonesia

Ia mengatakan desain, komponen, dan cara kerja Landslide 2.0 dibuat seringkas mungkin agar lebih terjangkau mengingat longsor terjadi di hampir seluruh wilayah Indonesia. Sistem peringatan ini dibuat lebih praktis agar masyarakat dari berbagai kalangan dapat mengoperasikannya.

Selain itu, Landslide 2.0 dilengkapi radio untuk menjangkau daerah terpencil yang tidak memperoleh akses telekomunikasi, serta dilengkapi panel surya kecil berukuran 12 watt peak (WP) sebagai sumber energi ramah lingkungan. Dengan perawatan yang baik, alat ini dapat tetap optimal digunakan dalam kurun lima tahun.

Ia mengatakan cara kerja Landslide 2.0 adalah dengan memantau perubahan jarak atau retakan sebagai indikasi pergerakan tanah melalui sensor laser rangefinder yang ditempatkan di satu sisi tiang pantau.

Kerumitan perubahan ini perlu dikonfirmasi dengan pemantauan vertikalitas atau ketegakan tiang pantau. Apabila perubahan jarak yang diukur telah melampaui ambang batas, sistem akan memberikan peringatan agar user menghindari daerah rawan longsor. Hasil pemantauan juga ditransfer ke sistem cloud server untuk ditampilkan secara daring dan real time pada website.

Parluhutan menyebutkan bahwa pemantauan bersifat lokal di berbagai lokasi rawan longsor dapat diintegrasikan secara nasional sehingga pola pergerakan tanah di berbagai daerah dapat dianalisis secara komprehensif dan lengkap. Teknologi inovasi berbasis masyarakat ini diharapkan dapat mendukung pengurangan risiko bencana longsor, terutama di permukiman masyarakat berpendapatan rendah.

“Inovasi dan kemandirian teknologi Landslide 2.0 diharapkan dapat diaplikasikan di berbagai lokasi rawan longsor di seluruh Indonesia. Harga yang terjangkau memungkinkan kita untuk membantu masyarakat dan pemangku kebijakan daerah dalam membangun sistem peringatan dini secara mandiri di daerah masing masing,” kata Parluhutan.

Landslide 2.0 yang mulai dirancang pada Agustus 2020 terus dikembangkan dan ditingkatkan hingga saat ini. Alat tersebut telah diujicobakan selama enam bulan di daerah Bojong Koneng, Bogor, Jawa Barat, dan terbukti cukup efektif memantau pergerakan tanah sebelum longsor serta mengirimkan peringatan dini secara real time ke masyarakat.

Dengan harga yang relatif terjangkau, yaitu Rp30-50 juta, masyarakat dapat mengoperasikan Landslide 2.0 untuk membangun sistem peringatan dini bencana longsor secara mandiri di daerah masing-masing.

Tags: Alat deteksi longsorteknologi
Posting Sebelumnya

California Siap Hadapi Badai Susulan

Posting berikutnya

Kasus Lahat Harus Jadi Pelajaran Kajari Se-Indonesia

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

07/06/2026 13:47
Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

24/05/2026 11:09
WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

22/05/2026 09:43
5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

13/05/2026 14:52
Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

13/05/2026 13:33
Posting berikutnya
Kasus Lahat Harus Jadi Pelajaran Kajari Se-Indonesia

Kasus Lahat Harus Jadi Pelajaran Kajari Se-Indonesia

BPOM Sebut Nitrogen Cair Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

BPOM Sebut Nitrogen Cair Berbahaya Bagi Kesehatan Tubuh

GunungKerinci Erupsi, Lontarkan Abu Setinggi 900 Meter

Semburan Abu Vulkanik Gunung Kerinci Meninggi Capai 1.200 Meter

Jalur Evakuas Gunung Kerinci Menunggu Izin

Jalur Evakuas Gunung Kerinci Menunggu Izin

Soal Penjualan Pulau Pananggalat di Mentawai, Ini Jawabannya

Soal Penjualan Pulau Pananggalat di Mentawai, Ini Jawabannya

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Banjir Mobil Listrik Impor Ancam Industri Otomotif Lokal: Risiko PHK dan Solusi

Banjir Mobil Listrik Impor Ancam Industri Otomotif Lokal: Risiko PHK dan Solusi

04/10/2025 09:00
2022, Ada 244 Pengaduan ke Ombudsman Lampung

2022, Ada 244 Pengaduan ke Ombudsman Lampung

06/01/2023 10:06
Polda Riau Usut Pidana Pencucian Uang

Polda Riau Usut Pidana Pencucian Uang

13/04/2021 13:05
Hunan Temukan Dua kasus impor varian Omicron 

Hunan Temukan Dua kasus impor varian Omicron 

20/12/2021 16:24
Kenyamanan Belajar Jadi Kunci Kesehatan Fisik dan Mental Siswa di Era Pendidikan Modern

Kenyamanan Belajar Jadi Kunci Kesehatan Fisik dan Mental Siswa di Era Pendidikan Modern

02/06/2026 13:39
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist