Suma.id: Pelaku penyerang ustaz Abu Sahid Chaniago saat berceramah di masjid Batam, seorang pemuda berinisial H (26), masih diperiksa dan ditahan di Mapolres Barelang, Batam. Pelaku diduga mengidap gangguan jiwa.
“Terhadap kasus tersebut, penyidik melakukan serangkaian pemeriksaan untuk menelusuri data pelaku melalui Inafis, metode pengenalan wajah,” ujar Kabid Humas Polda Kepulauan Riau, Kombes Harry Golden Hart, Rabu, 22 September 2021.
Harry menerangkan, penyidik telah melakukan komunikasi dengan dua kakak kandung pelaku yang berada di Aceh. Dia mengungkap, kakak kandung pelaku membenarkan bahwa H mengidap gangguan jiwa tiga tahun yang lalu.
“Sempat dua kali melarikan diri dari RSJ Aceh,” ungkapnya.
Dia menuturkan, dugaan gangguan jiwa itu diperkuat dengan surat keterangan dari Kecamatan Banda Mulia, Aceh Tamiang, Aceh, no 470/235. Dalam surat itu menjelaskan bahwa pelaku telah meresahkan (sakit jiwa).
“Penyidik akan berkoordinas dengan RSJ Banda Aceh untuk meminta rekam medis pelaku selama dirawat di RSJ,” ujarnya.
Ustaz Abu Sahid Chaniago diserang saat sedang berceramah di Masjid Baitusyakur, Batuampar, Batam, Kepulauan Riau. Penyerangan itu terekam video, kemudian viral di media sosial. Penyerangan diketahui terjadi pada Senin, 20 September 2021, pukul 11.00 WIB. (Medcom)