SUMA.ID – Carlos Pena mengakui Borneo FC vs Persita Tangerang menjadi laga sulit setelah Persita bermain dengan 9 pemain dan kalah 0-2 di Samarinda./borneo-fc-vs-persita-tangerang
Carlos Pena Akui Borneo FC vs Persita Tangerang Jadi Laga Sulit
Pertandingan Borneo FC vs Persita Tangerang menjadi salah satu laga yang penuh tantangan bagi tim tamu. Pelatih Persita Tangerang, Carlos Pena, mengungkapkan bahwa timnya sebenarnya tampil cukup baik, terutama di awal pertandingan. Namun, situasi berubah drastis setelah beberapa insiden krusial membuat Persita harus bermain hanya dengan sembilan pemain.
Laga yang berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Selasa (5/5/2026) tersebut berakhir dengan kekalahan Persita Tangerang 0-2. Dua gol kemenangan Borneo FC dicetak oleh Mariano Peralta pada menit ke-37 dan Muhammad Sihran pada menit ke-88.
Carlos Pena menilai anak asuhnya memulai pertandingan dengan cukup solid. Di babak pertama, Persita mampu mengontrol permainan dan memberikan tekanan kepada tuan rumah. Strategi yang diterapkan berjalan sesuai rencana, terutama dalam menjaga keseimbangan antara pertahanan dan serangan.
Menurut Pena, timnya mampu membaca permainan lawan dengan baik. Bahkan, beberapa peluang sempat tercipta, termasuk peluang emas dari Aleksa yang berada dalam situasi satu lawan satu dengan kiper Borneo FC. Sayangnya, peluang tersebut belum mampu dikonversi menjadi gol.
Momentum pertandingan berubah ketika terjadi kesalahan dalam mengantisipasi bola. Kesempatan itu dimanfaatkan dengan baik oleh Mariano Peralta yang mencetak gol pembuka untuk Borneo FC pada menit ke-37.
Gol tersebut memberikan keuntungan psikologis bagi tim tuan rumah. Persita yang sebelumnya tampil percaya diri mulai kehilangan ritme permainan, meskipun masih berusaha untuk bangkit.
Babak Kedua dan Peluang yang Terbuang
Memasuki babak kedua, Persita sempat menunjukkan peningkatan performa, khususnya dalam 15 hingga 20 menit awal. Pergantian pemain yang dilakukan Carlos Pena juga memberikan dampak positif terhadap permainan tim.
Salah satu peluang terbaik datang dari Hokky yang memiliki kesempatan emas untuk menyamakan kedudukan. Namun, peluang tersebut gagal dimanfaatkan dengan maksimal. Pena meyakini bahwa jika peluang itu berhasil menjadi gol, jalannya pertandingan bisa berubah.
Kartu Merah dan Cedera Jadi Titik Balik
Situasi semakin sulit bagi Persita setelah Rayco Rodriguez menerima kartu merah pada menit ke-58. Tidak lama kemudian, Eber Bessa mengalami cedera yang membuatnya tidak dapat melanjutkan pertandingan secara optimal.
Kondisi tersebut memaksa Persita bermain hanya dengan sembilan pemain. Hal ini menjadi titik balik yang sangat mempengaruhi jalannya pertandingan. Dengan jumlah pemain yang terbatas, Persita kesulitan menjaga keseimbangan permainan, baik dalam bertahan maupun menyerang.
Carlos Pena menyebut situasi ini sebagai kondisi yang hampir mustahil untuk diatasi, terutama saat menghadapi tim sekuat Borneo FC di kandangnya sendiri.
Perjuangan Hingga Akhir Laga
Meski dalam kondisi tidak ideal, Persita tetap berusaha memberikan perlawanan hingga akhir pertandingan. Para pemain menunjukkan semangat juang yang tinggi meskipun berada dalam tekanan besar.
Namun, keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan dengan baik oleh Borneo FC. Mereka akhirnya menambah gol kedua melalui Muhammad Sihran pada menit ke-88, sekaligus memastikan kemenangan 2-0.
Carlos Pena tetap memberikan apresiasi terhadap usaha para pemainnya. Ia menilai tim sudah berjuang maksimal dalam kondisi yang sulit. Menurutnya, tidak ada alasan untuk menyalahkan situasi, karena tim sudah menunjukkan dedikasi yang tinggi sepanjang pertandingan.
Ia juga mengakui bahwa bermain di kandang Borneo FC bukanlah hal mudah, mengingat performa konsisten tim tersebut sepanjang musim.
Persita Fokus ke Laga Berikutnya
Setelah kekalahan ini, Persita Tangerang akan segera mengalihkan fokus ke pertandingan selanjutnya. Mereka dijadwalkan menghadapi Persijap Jepara di Banten International Stadium pada Minggu (10/5/2026).
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Persita untuk bangkit dan memperbaiki posisi mereka di klasemen.












