Sunday, August 9, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Antisipasi Hantavirus, Dinkes Bali Minta Warga Waspada Kontak Langsung dengan Tikus

Antisipasi Hantavirus di Bali Dilakukan dengan Penguatan Pengawasan dan Edukasi Masyarakat

cecil Editor cecil
13/05/2026 10:14
in KESEHATAN
A A
Antisipasi Hantavirus, Dinkes Bali Minta Warga Waspada Kontak Langsung dengan Tikus

Kepala Dinas Kesehatan Bali I Nyoman Gede Anom(MI/Arnoldus Dhae)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Antisipasi Hantavirus di Bali terus diperkuat oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Kesehatan menyusul munculnya kasus penyakit tersebut di sejumlah wilayah Indonesia. Meski hingga saat ini Bali dinyatakan masih steril dari kasus maupun suspek hantavirus, pemerintah daerah meminta masyarakat tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penularan virus yang berasal dari hewan pengerat, terutama pada tikus.

Kepala Dinas Kesehatan Bali, I Nyoman Gede Anom, memastikan belum ditemukan warga Bali yang terindikasi positif hantavirus berdasarkan hasil pemantauan dan pengawasan yang dilakukan sejauh ini. Namun, langkah pencegahan tetap menjadi prioritas agar penyebaran virus tidak masuk ke Pulau Dewata.

Menurut Gede Anom, pemerintah daerah tidak ingin masyarakat panik, tetapi tetap harus memahami risiko penularan penyakit tersebut. Karena itu, penguatan sistem surveilans dilakukan di sejumlah titik strategis, mulai dari bandara, pelabuhan, hingga kawasan kerja yang dianggap memiliki risiko tinggi terhadap penularan penyakit zoonosis.

BacaJuga

Rajin Makan Buah dan Sayur Bantu Turunkan Risiko Asam Urat, Ini Penjelasan dari Sejumlah Studi

Lemak Sehat dan Diabetes, Penelitian Ungkap Hilangnya Jaringan Lemak Bisa Picu Gangguan Metabolisme

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

Kreatin untuk Melawan Kanker: Penelitian UCLA Ungkap Potensi Baru Suplemen Populer Atlet

“Hingga saat ini belum ditemukan kasus maupun suspek hantavirus di Bali,” ujarnya.

Hantavirus merupakan penyakit yang ditularkan dari hewan ke manusia atau dikenal sebagai zoonosis. Virus ini umumnya berasal dari tikus dan hewan pengerat lainnya. Penularan terjadi ketika manusia terpapar urine, air liur, maupun kotoran tikus yang telah terinfeksi virus.

Selain kontak langsung, penularan juga bisa terjadi melalui debu yang terkontaminasi partikel kotoran tikus. Karena itu, masyarakat diminta lebih berhati-hati saat membersihkan ruangan yang lama tidak digunakan, terutama gudang, loteng, atau bangunan kosong yang berpotensi menjadi sarang tikus.

Gede Anom menegaskan bahwa berbeda dengan Covid-19, hantavirus tidak menular antar manusia. Meski demikian, risiko infeksi tetap perlu diwaspadai karena penyakit ini dapat berkembang menjadi gangguan kesehatan serius apabila tidak segera ditangani.

Gejala awal hantavirus umumnya menyerupai flu berat. Penderita biasanya mengalami demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot, hingga tubuh terasa lemas. Dalam kondisi tertentu, infeksi dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan yang membahayakan jiwa.

Karena gejalanya mirip penyakit umum lainnya, masyarakat diminta tidak mengabaikan kondisi tubuh apabila mengalami demam setelah berada di lingkungan yang banyak tikus atau kurang bersih.

Dinas Kesehatan Bali mengimbau warga untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala tersebut, terutama jika sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan lingkungan yang terpapar tikus.

Sebagai langkah pencegahan utama, pemerintah daerah mendorong masyarakat menerapkan pola hidup bersih dan sehat. Kebersihan rumah dan lingkungan dinilai menjadi faktor penting untuk menekan populasi tikus sekaligus mengurangi risiko penyebaran virus.

Masyarakat juga diingatkan agar tidak membersihkan kotoran tikus dengan cara menyapu dalam kondisi kering. Cara tersebut dapat menyebabkan debu beterbangan dan meningkatkan risiko virus terhirup melalui saluran pernapasan.

Sebagai gantinya, warga disarankan menggunakan cairan disinfektan terlebih dahulu sebelum membersihkan area yang terkena kotoran tikus. Penggunaan masker dan sarung tangan juga dianjurkan saat membersihkan gudang, rumah kosong, atau area tertutup lainnya.

Selain edukasi kepada masyarakat, Dinas Kesehatan Bali memperkuat koordinasi dengan dinas kesehatan kabupaten dan kota di seluruh Bali. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat pemantauan terhadap pasien yang mengalami gejala flu berat dengan riwayat paparan lingkungan tidak higienis atau kontak dengan tikus.

Pengawasan juga diperketat terhadap pekerja migran serta kru kapal pesiar yang masuk maupun kembali ke Bali. Skrining kesehatan dilakukan sebagai bentuk antisipasi dini terhadap potensi penyebaran penyakit dari luar daerah.

Pemerintah Provinsi Bali juga terus menjalin koordinasi dengan Kementerian Kesehatan RI guna memantau perkembangan kasus hantavirus secara nasional. Informasi terbaru terkait penyebaran penyakit tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah penanganan lebih lanjut di daerah.

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap hantavirus, pemerintah berharap masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum jelas kebenarannya. Edukasi mengenai pola hidup bersih dan pengendalian tikus dinilai menjadi langkah paling efektif untuk mencegah penyebaran penyakit.

Upaya pencegahan sejak dini diharapkan mampu menjaga Bali tetap bebas dari hantavirus sekaligus melindungi kesehatan masyarakat dan sektor pariwisata yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Tags: AntisipasiHantavirusDiBaliBeritaBaliDinkesBaliHantavirusInfoKesehatanKesehatanIndonesiaKesehatanMasyarakatPHBSVirusHantavirusWaspadaHantavirus
Posting Sebelumnya

Jason Collins Meninggal Dunia di Usia 47 Tahun, Warisannya Jadi Inspirasi Dunia Olahraga

Posting berikutnya

Sering Mengantuk karena Kelelahan, Pakar FKUI Ingatkan Bahaya Konsumsi Kopi Berlebih

cecil

cecil

BeritaTerkait

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan

22/07/2026 09:47
Pemanis Buatan Berpotensi Ganggu Metabolisme dan Kesehatan Usus, Benarkah Lebih Sehat dari Gula?

Pemanis Buatan Berpotensi Ganggu Metabolisme dan Kesehatan Usus, Benarkah Lebih Sehat dari Gula?

18/07/2026 14:02
Jamur Sporothrix Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Menginfeksi Hewan Liar

Jamur Sporothrix Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Menginfeksi Hewan Liar

18/07/2026 13:35
Putusan MK UU Kesehatan Dukung Langkah Kemenkes Tangani Wabah dan KLB

Putusan MK UU Kesehatan Dukung Langkah Kemenkes Tangani Wabah dan KLB

13/07/2026 09:43
Risiko Demensia Akibat Sering Melewatkan Sarapan, Ini Temuan Studi Terbaru

Risiko Demensia Akibat Sering Melewatkan Sarapan, Ini Temuan Studi Terbaru

10/07/2026 15:57
Posting berikutnya
Sering Mengantuk karena Kelelahan, Pakar FKUI Ingatkan Bahaya Konsumsi Kopi Berlebih

Sering Mengantuk karena Kelelahan, Pakar FKUI Ingatkan Bahaya Konsumsi Kopi Berlebih

Penderita Penyakit Jantung Rentan Komplikasi Hantavirus, Dokter Minta Waspada

Penderita Penyakit Jantung Rentan Komplikasi Hantavirus, Dokter Minta Waspada

AI dan Energi Gelap: Cara Ilmuwan Memanfaatkan “Bintang Kanibal” untuk Mengungkap Misteri Alam Semesta

AI dan Energi Gelap: Cara Ilmuwan Memanfaatkan “Bintang Kanibal” untuk Mengungkap Misteri Alam Semesta

Eric Clapton Akhiri Konser di Madrid setelah Kena Lemparan Piringan Hitam

Eric Clapton Akhiri Konser di Madrid setelah Kena Lemparan Piringan Hitam

Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Orang Tua Anak Kembar Sakit Asma Bronkitis di Medan Harapkan Bantuan

17/07/2021 08:09
Aceh Timur Temukan 179 Sapi Diduga Terserang PMK

Aceh Timur Temukan 179 Sapi Diduga Terserang PMK

12/05/2022 18:38
Apple Menghadapi Tantangan: Penurunan Penjualan iPhone dan Kinerja Saham yang Melemah

Apple Menghadapi Tantangan: Penurunan Penjualan iPhone dan Kinerja Saham yang Melemah

08/09/2025 10:00
Pelatihan Klasifikasi Olahraga Disabilitas Nasional Digelar Kemenpora dan NPC Indonesia di Solo

Pelatihan Klasifikasi Olahraga Disabilitas Nasional Digelar Kemenpora dan NPC Indonesia di Solo

24/05/2026 09:24
Makna di Balik 6 Lagu Mini Album FOCUS oleh Hearts2Hearts: Dari “Pretty Please” hingga “STYLE”

Makna di Balik 6 Lagu Mini Album FOCUS oleh Hearts2Hearts: Dari “Pretty Please” hingga “STYLE”

23/12/2025 14:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist