Thursday, April 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda BERITA UTAMA

Stasiun Luar Angkasa Rusia Dikabarkan Terbakar

Sri Agustina Editor Sri Agustina
09/09/2021 20:29
in BERITA UTAMA, GLOBAL, TEKNOLOGI
A A
Stasiun Luar Angkasa Rusia Dikabarkan Terbakar

Stasiun antaraiksa Rusia dikabarkan terbakar setelah astronot mencium bau asap. (Foto:DOK)

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Alarm asap berbunyi pada Kamis, 9 September 2021, di segmen Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) Rusia. Menurut badan antariksa Rusia dan NASA, astronot mencium bau terbakar di dalam pesawat.

Insiden itu, yang menurut badan antariksa Rusia Roscosmos terjadi pada 01:55 waktu setempat menjelang perjalanan ruang angkasa yang dijadwalkan. Ini adalah insiden terbaru dari serangkaian masalah yang memicu kekhawatiran keamanan atas kondisi di segmen Rusia.

“Detektor asap dipicu dalam modul Zvezda segmen Rusia dari Stasiun Luar Angkasa Internasional selama pengisian baterai otomatis, dan alarm berbunyi,” kata Roscosmos dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP, Kamis 9 September 2021.

BacaJuga

6 Konsep Invisible Wellness Tren Desain Rumah Populer 2026

RI Tak Bisa Pungut Pajak Digital Google dan Netflix CS Akibat Perjanjian Dagang ART 2026

Fosil Monster Laut Kimberley Ungkap Gurun Australia Pernah Jadi Laut Tropis

Laporan Kaspersky 2026: Spam Email Global Tumbuh 15 Persen Sepanjang 2025

Kantor berita negara Rusia RIA Novosti menambahkan, astronot Prancis Thomas Pesquet mengatakan bau plastik atau peralatan elektronik yang terbakar tercium ke segmen stasiun AS.

Roscosmos menambahkan, awak Rusia menyalakan filter dan setelah udara dibersihkan para astronot kembali tidur.

Badan antariksa itu mengatakan bahwa perjalanan luar angkasa yang direncanakan akan berjalan sesuai jadwal.

Oleg Novitsky dan Pyotr Dubrov dari Rusia dijadwalkan meninggalkan stasiun untuk melanjutkan pekerjaan pada modul sains Nauka yang berlabuh pada bulan Juli.

“Semua sistem beroperasi secara normal,” sebut Roscosmos.

Segmen ISS Rusia telah mengalami beberapa masalah baru-baru ini dan seorang pejabat luar angkasa memperingatkan bulan lalu bahwa perangkat lunak yang ketinggalan zaman dapat menyebabkan kegagalan yang tidak dapat diperbaiki.

Modul layanan Zvezda, bagian dari segmen Rusia, telah mengalami beberapa kebocoran udara, termasuk awal tahun ini dan pada 2019.

Mengutip kekhawatiran yang berasal dari perangkat keras yang menua. Rusia sebelumnya telah mengindikasikan bahwa mereka berencana untuk meninggalkan ISS setelah 2025 dan meluncurkan stasiun orbitalnya sendiri.

Pada Juli, seluruh ISS miring keluar dari orbit setelah pendorong modul Nauka menyala kembali beberapa jam setelah berlabuh.(MEDCOM)

Tags: RusiaStasiun Antaraiksa.teknologiterbakar
Posting Sebelumnya

Griezmann Kembali ke Atletico Janji Beri yang Terbaik

Posting berikutnya

Kemenkumham Serahkan Santunan ke Keluarga Napi Korban Kebakaran

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

09/09/2025 10:00
Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

03/07/2023 13:04
Indonesia Subur Serangan Ransomware

Indonesia Subur Serangan Ransomware

31/03/2023 11:34
Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

14/03/2023 23:14
Putin Bertekad Lanjutkan Perang di Ukraina

Putin Bertekad Lanjutkan Perang di Ukraina

21/02/2023 22:43
Posting berikutnya
Kemenkumham Serahkan Santunan ke Keluarga Napi Korban Kebakaran

Kemenkumham Serahkan Santunan ke Keluarga Napi Korban Kebakaran

Seekor Harimau Betina Masuk Perangkap di Teluk Lanus

Seekor Harimau Betina Masuk Perangkap di Teluk Lanus

Tips Lindungi Anak dari Bahaya Internet

Tips Lindungi Anak dari Bahaya Internet

Dukung Kegiatan PON XX PanganSari Sajikan Makanan Sehat

Dukung Kegiatan PON XX PanganSari Sajikan Makanan Sehat

Awas! Jangan Akses Web  Peduli Lindungi Plasu dengan Tambahan Huruf A

Awas! Jangan Akses Web Peduli Lindungi Plasu dengan Tambahan Huruf A

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Disdik OKU Selatan Hapus Libur Natal dan Tahun Baru

Disdik OKU Selatan Hapus Libur Natal dan Tahun Baru

07/12/2021 21:45
Bencana Hidrometeorologi Renggut 4 Warga Padang

Bencana Hidrometeorologi Renggut 4 Warga Padang

30/09/2021 15:52
Ada 23 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Aceh Utara

Ada 23 Ribu Jiwa Terdampak Banjir di Aceh Utara

04/01/2022 13:40
Masuk Mal di Palembang Tak Gunakan Sertifikat Vaksin Suma.id: Wali Kota Palembang, Harnojoyo, memastikan mal di wilayahnya tidak akan menerapkan aturan wajib menunjukkan sertifikat vaksin covid-19 untuk masyarakat jika ingin masuk ke mal. Pasalnya capaian vaksinasi di Palembang saat ini masih rendah. "Kita (Palembang) tidak ada aturan penggunaan bukti vaksin covid-19 jika ke mal, karena capaian vaksinasi pun masih rendah," kata Harnojoyo di Palembang, Jumat, 13 Agustus 2021. Harnojoyo menjelaskan berdasarkan hasil rekapitulasi vaksinasi covid-19 di Palembang saat ini dari total sasaran 1.242.206 warga, untuk dosis pertama baru terealisasi 28,45% dan dosis kedua 18,18%. "Belum semua orang divaksin, kendalanya karena minimnya stok vaksin," jelasnya. Selain itu pihaknya memastikan bahwa saat ini mal masih ditutup karena Palembang masih menerapkan perpanjangan PPKM Level 4 hingga 23 Agustus 2021. "Mal belum dibuka bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat sehingga kasus penularan covid-19 bisa ditekan," ungkapnya. Sementara Gubernur Sumatra Selatan, Herman Deru, menolak rencana kebijakan masuk ke mal atau tempat publik lainnya dengan menggunakan kartu vaksin. Menurutnya kebijakan tersebut bisa berlaku jika serapan dan penyaluran vaksin ke daerah sudah tidak terhambat. "Kita tak bisa menyarankan di Sumsel kartu vaksin untuk mengakses tempat-tempat publik. Karena vaksin kita tidak maksimal hanya baru 15 persen," ujarnya.

Masuk Mal di Palembang Tak Gunakan Sertifikat Vaksin

13/08/2021 17:08
Sony Akhiri Operasi di Rusia Setelah 18 Tahun: Dampak Geopolitik pada Industri Teknologi

Sony Akhiri Operasi di Rusia Setelah 18 Tahun: Dampak Geopolitik pada Industri Teknologi

26/08/2025 10:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist