Monday, March 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda GLOBAL

Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Sri Agustina Editor Sri Agustina
05/09/2021 20:18
in GLOBAL, TEKNOLOGI
A A
Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Facebook.

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Studi dari kampus di Amerika Serikat dan Prancis menunjukan bahwa di Faceebok misinformasi memiliki keterlibatan (engagement) lebih tinggi dibandingkan berita.

Laporan dari Washington Post, via The Verge, menunjukkan interaksi pada konten misinformasi enam kali lebih tinggi daripada berita di Facebook, menurut telaah dari peneliti di New York University dan Universite Grenoble Alpes.

Studi tersebut mempelajari lebih dari 2.500 berita di Facebook Page periode Agustus 2020 hingga Januari 2021.

BacaJuga

6 Konsep Invisible Wellness Tren Desain Rumah Populer 2026

RI Tak Bisa Pungut Pajak Digital Google dan Netflix CS Akibat Perjanjian Dagang ART 2026

Fosil Monster Laut Kimberley Ungkap Gurun Australia Pernah Jadi Laut Tropis

Laporan Kaspersky 2026: Spam Email Global Tumbuh 15 Persen Sepanjang 2025

Peneliti menemukan laman yang lebih banyak mengunggah misinformasi lebih banyak mendapatkan “like”, komentar dan dibagikan. Keterlibatan semakin tinggi jika konten tersebut berbau politik.

Temuan mereka penerbit konten dari sayap kanan cenderung lebih mungkin membagikan informasi yang menyesatkan dibandingkan kubu politik lainnya.

Studi tersebut akan diterbitkan saat Internet Measurement Conference 2021 pada November nanti.

Menanggapi studi tersebut, juru bicara Facebook menyatakan laporan hanya melihat pada keterlibatan bukan “jangkauan”, istilah yang digunakan Facebook untuk menggambarkan berapa banyak orang yang melihat sebuah konten.

Pendekatan “jangkauan” ini tidak menghitung apakah ada interaksi di sana.

Facebook tidak menyediakan data jangkauan ini untuk publik. Peneliti biasanya menggunakan alat buatan Facebook yang bernama CrowdTangle untuk menghitung misinformasi di platform tersebut.

Agustus lalu, Facebook menutup akses peneliti untuk CrowdTangle dengan alasan memberikan akses ke peneliti bisa melanggar persetujuan mereka dengan Federal Trade Commission, yang dilakukan untuk menyikapi kasus Cambridge Analytica. (Antara)

Tags: berita hoaksDi Facebook lebih banyakPenelitianteknologi
Posting Sebelumnya

Panglima TNI Salurkan 4.000 Paket Obat Covid-19 ke Babel

Posting berikutnya

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

09/09/2025 10:00
Saturn and its rings

Jumlah Planet di Alam Semesta: Dari Tata Surya hingga Exoplanet

26/04/2024 09:21
Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

03/07/2023 13:04
Indonesia Subur Serangan Ransomware

Indonesia Subur Serangan Ransomware

31/03/2023 11:34
Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

14/03/2023 23:14
Posting berikutnya
Masyarakat Bisa Ikut Uji Klinik Vaksin Nusantara

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Melambat, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp6.708,3 Triliun

UMKM di Babel dapat Bantuan Dana KUR

Sebanyak 500 Ribu Vaksin AstraZeneca dari Australia Tiba di Tanah Air

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Presiden Jokowi Sambangi Anjungan Batanghari di Inacraft 2022

Presiden Jokowi Sambangi Anjungan Batanghari di Inacraft 2022

23/03/2022 23:57
Kode Redeem FF 6 Agustus 2025: Dapatkan Bundle Akatsuki, Skin Naga, dan Token Itachi Gratis!

Kode Redeem FF 6 Agustus 2025: Dapatkan Bundle Akatsuki, Skin Naga, dan Token Itachi Gratis!

13/08/2025 16:00
Waspada, Kasus Kematian Akibat Covid-19 Meningkat

Satgas Babel Ajak Warga Antisipasi Lonjakan Covid-19

17/12/2022 21:31
Kasu Covid-19

DKI Jakarta Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak

28/02/2022 20:15
Tidur Berkualitas

Tidur Berkualitas Bisa Bersihkan Otak: Temuan Riset Terbaru 2026

28/02/2026 12:23
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist