Sunday, May 17, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda GLOBAL

Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Sri Agustina Editor Sri Agustina
05/09/2021 20:18
in GLOBAL, TEKNOLOGI
A A
Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Facebook.

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Studi dari kampus di Amerika Serikat dan Prancis menunjukan bahwa di Faceebok misinformasi memiliki keterlibatan (engagement) lebih tinggi dibandingkan berita.

Laporan dari Washington Post, via The Verge, menunjukkan interaksi pada konten misinformasi enam kali lebih tinggi daripada berita di Facebook, menurut telaah dari peneliti di New York University dan Universite Grenoble Alpes.

Studi tersebut mempelajari lebih dari 2.500 berita di Facebook Page periode Agustus 2020 hingga Januari 2021.

BacaJuga

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

The Rings of Power Season 3 Tayang 11 November 2026, Perang Elf vs Sauron Semakin Besar

HUAWEI WATCH FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Fitur Diabetes Risk Study

Motorola Razr 2026 Resmi Rilis, Harga Naik Tapi Upgrade Dinilai Minim Meta Deskripsi

Peneliti menemukan laman yang lebih banyak mengunggah misinformasi lebih banyak mendapatkan “like”, komentar dan dibagikan. Keterlibatan semakin tinggi jika konten tersebut berbau politik.

Temuan mereka penerbit konten dari sayap kanan cenderung lebih mungkin membagikan informasi yang menyesatkan dibandingkan kubu politik lainnya.

Studi tersebut akan diterbitkan saat Internet Measurement Conference 2021 pada November nanti.

Menanggapi studi tersebut, juru bicara Facebook menyatakan laporan hanya melihat pada keterlibatan bukan “jangkauan”, istilah yang digunakan Facebook untuk menggambarkan berapa banyak orang yang melihat sebuah konten.

Pendekatan “jangkauan” ini tidak menghitung apakah ada interaksi di sana.

Facebook tidak menyediakan data jangkauan ini untuk publik. Peneliti biasanya menggunakan alat buatan Facebook yang bernama CrowdTangle untuk menghitung misinformasi di platform tersebut.

Agustus lalu, Facebook menutup akses peneliti untuk CrowdTangle dengan alasan memberikan akses ke peneliti bisa melanggar persetujuan mereka dengan Federal Trade Commission, yang dilakukan untuk menyikapi kasus Cambridge Analytica. (Antara)

Tags: berita hoaksDi Facebook lebih banyakPenelitianteknologi
Posting Sebelumnya

Panglima TNI Salurkan 4.000 Paket Obat Covid-19 ke Babel

Posting berikutnya

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

13/05/2026 14:52
Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

Update iOS 26.5 Segera Hadir: Fitur Baru, Keamanan Lebih Canggih, dan Daftar iPhone yang Mendukung

13/05/2026 13:33
AI dan Energi Gelap: Cara Ilmuwan Memanfaatkan “Bintang Kanibal” untuk Mengungkap Misteri Alam Semesta

AI dan Energi Gelap: Cara Ilmuwan Memanfaatkan “Bintang Kanibal” untuk Mengungkap Misteri Alam Semesta

13/05/2026 13:22
Netflix Luncurkan Fitur Clips, Cara Baru Cari Tontonan ala TikTok

Netflix Luncurkan Fitur Clips, Cara Baru Cari Tontonan ala TikTok

11/05/2026 10:19
Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

09/09/2025 10:00
Posting berikutnya
Masyarakat Bisa Ikut Uji Klinik Vaksin Nusantara

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Melambat, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp6.708,3 Triliun

UMKM di Babel dapat Bantuan Dana KUR

Sebanyak 500 Ribu Vaksin AstraZeneca dari Australia Tiba di Tanah Air

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Tim SAR Aceh  Bantu Evakuasi Penumpang Terjepit di Mobil

Kecelakaan di Tarutung 4 Orang Sekeluarga Tewas

14/08/2022 15:02
Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Nelayan Kepri Diminta Tak Melaut Sementara Waktu

23/09/2022 15:48
Strategi Efektif Menggunakan Tanaman Payung Lampu di Plants vs Zombies Fusion

Strategi Efektif Menggunakan Tanaman Payung Lampu di Plants vs Zombies Fusion

10/09/2025 15:00
Banjir di Bengkulu, 500 Kepala Keluarga Mengungsi Sementara

Banjir di Bengkulu, 500 Kepala Keluarga Mengungsi Sementara

20/10/2021 17:29
Pemprov Babel Perintahkan Pemkab Siapkan Wisma Karantina Covid-19

Pemprov Babel Perintahkan Pemkab Siapkan Wisma Karantina Covid-19

04/05/2021 12:45
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist