Wednesday, September 30, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda GLOBAL

Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Sri Agustina Editor Sri Agustina
05/09/2021 20:18
in GLOBAL, TEKNOLOGI
A A
Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Facebook.

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Studi dari kampus di Amerika Serikat dan Prancis menunjukan bahwa di Faceebok misinformasi memiliki keterlibatan (engagement) lebih tinggi dibandingkan berita.

Laporan dari Washington Post, via The Verge, menunjukkan interaksi pada konten misinformasi enam kali lebih tinggi daripada berita di Facebook, menurut telaah dari peneliti di New York University dan Universite Grenoble Alpes.

Studi tersebut mempelajari lebih dari 2.500 berita di Facebook Page periode Agustus 2020 hingga Januari 2021.

BacaJuga

SpaceX Crew-14: NASA Tetapkan 4 Astronaut untuk Misi ke ISS pada 2027

Bintang Zombie Sinar-X Berkedip Berulang, Ini Rahasia di Balik Fenomena Kosmik

AC Hemat Energi Jadi Pertimbangan Konsumen, Ini Fitur yang Perlu Diperhatikan

Colorful iGame Guard G114 140W GaN, Charger Futuristik dengan Output hingga 140W

Peneliti menemukan laman yang lebih banyak mengunggah misinformasi lebih banyak mendapatkan “like”, komentar dan dibagikan. Keterlibatan semakin tinggi jika konten tersebut berbau politik.

Temuan mereka penerbit konten dari sayap kanan cenderung lebih mungkin membagikan informasi yang menyesatkan dibandingkan kubu politik lainnya.

Studi tersebut akan diterbitkan saat Internet Measurement Conference 2021 pada November nanti.

Menanggapi studi tersebut, juru bicara Facebook menyatakan laporan hanya melihat pada keterlibatan bukan “jangkauan”, istilah yang digunakan Facebook untuk menggambarkan berapa banyak orang yang melihat sebuah konten.

Pendekatan “jangkauan” ini tidak menghitung apakah ada interaksi di sana.

Facebook tidak menyediakan data jangkauan ini untuk publik. Peneliti biasanya menggunakan alat buatan Facebook yang bernama CrowdTangle untuk menghitung misinformasi di platform tersebut.

Agustus lalu, Facebook menutup akses peneliti untuk CrowdTangle dengan alasan memberikan akses ke peneliti bisa melanggar persetujuan mereka dengan Federal Trade Commission, yang dilakukan untuk menyikapi kasus Cambridge Analytica. (Antara)

Tags: berita hoaksDi Facebook lebih banyakPenelitianteknologi
Posting Sebelumnya

Panglima TNI Salurkan 4.000 Paket Obat Covid-19 ke Babel

Posting berikutnya

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Amazon Digugat Australia karena Prime Video Sisipkan Iklan, Dinilai Langgar Hak Konsumen

Amazon Digugat Australia karena Prime Video Sisipkan Iklan, Dinilai Langgar Hak Konsumen

13/07/2026 09:38
5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

07/06/2026 13:47
Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

24/05/2026 11:09
WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

22/05/2026 09:43
5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

13/05/2026 14:52
Posting berikutnya
Masyarakat Bisa Ikut Uji Klinik Vaksin Nusantara

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Melambat, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp6.708,3 Triliun

UMKM di Babel dapat Bantuan Dana KUR

Sebanyak 500 Ribu Vaksin AstraZeneca dari Australia Tiba di Tanah Air

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Cara Beli Tiket Konser BTS Jakarta 2026, Jadwal Presale, General Sale, dan Tips War Tiket Anti Gagal

Cara Beli Tiket Konser BTS Jakarta 2026, Jadwal Presale, General Sale, dan Tips War Tiket Anti Gagal

12/06/2026 13:48
Meta’s AI Breakthrough: Paving the Way for Superintelligence in 2025

Meta’s AI Breakthrough: Paving the Way for Superintelligence in 2025

22/08/2025 14:00

Ratusan Sapi Bengkulu Terjangkit PMK

16/06/2022 14:29
Shareefa Daanish di Film Cerita Lila, Transformasi Emosional dari Penjahit Menjadi Sosok Mengerikan

Shareefa Daanish di Film Cerita Lila, Transformasi Emosional dari Penjahit Menjadi Sosok Mengerikan

21/06/2026 10:51
Sosok Hasan Husaeri Lubis dalam yang Menengahi Kisruh Anggiat-Arteria

Sosok Hasan Husaeri Lubis dalam yang Menengahi Kisruh Anggiat-Arteria

25/11/2021 20:06
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist