Sunday, August 16, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda GLOBAL

Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Sri Agustina Editor Sri Agustina
05/09/2021 20:18
in GLOBAL, TEKNOLOGI
A A
Interaksi Hoaks di Facebook Lebih Banyak daripada Berita

Facebook.

Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Studi dari kampus di Amerika Serikat dan Prancis menunjukan bahwa di Faceebok misinformasi memiliki keterlibatan (engagement) lebih tinggi dibandingkan berita.

Laporan dari Washington Post, via The Verge, menunjukkan interaksi pada konten misinformasi enam kali lebih tinggi daripada berita di Facebook, menurut telaah dari peneliti di New York University dan Universite Grenoble Alpes.

Studi tersebut mempelajari lebih dari 2.500 berita di Facebook Page periode Agustus 2020 hingga Januari 2021.

BacaJuga

Angin Matahari di Bulan Melambat, Temuan Ilmuwan Tiongkok Buka Wawasan Baru untuk Eksplorasi Antariksa

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

HP Samsung Murah Terbaik 2026: Galaxy A07 RAM 8GB dengan Helio G99 Harga Mulai Rp1 Jutaan

Peneliti menemukan laman yang lebih banyak mengunggah misinformasi lebih banyak mendapatkan “like”, komentar dan dibagikan. Keterlibatan semakin tinggi jika konten tersebut berbau politik.

Temuan mereka penerbit konten dari sayap kanan cenderung lebih mungkin membagikan informasi yang menyesatkan dibandingkan kubu politik lainnya.

Studi tersebut akan diterbitkan saat Internet Measurement Conference 2021 pada November nanti.

Menanggapi studi tersebut, juru bicara Facebook menyatakan laporan hanya melihat pada keterlibatan bukan “jangkauan”, istilah yang digunakan Facebook untuk menggambarkan berapa banyak orang yang melihat sebuah konten.

Pendekatan “jangkauan” ini tidak menghitung apakah ada interaksi di sana.

Facebook tidak menyediakan data jangkauan ini untuk publik. Peneliti biasanya menggunakan alat buatan Facebook yang bernama CrowdTangle untuk menghitung misinformasi di platform tersebut.

Agustus lalu, Facebook menutup akses peneliti untuk CrowdTangle dengan alasan memberikan akses ke peneliti bisa melanggar persetujuan mereka dengan Federal Trade Commission, yang dilakukan untuk menyikapi kasus Cambridge Analytica. (Antara)

Tags: berita hoaksDi Facebook lebih banyakPenelitianteknologi
Posting Sebelumnya

Panglima TNI Salurkan 4.000 Paket Obat Covid-19 ke Babel

Posting berikutnya

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Amazon Digugat Australia karena Prime Video Sisipkan Iklan, Dinilai Langgar Hak Konsumen

Amazon Digugat Australia karena Prime Video Sisipkan Iklan, Dinilai Langgar Hak Konsumen

13/07/2026 09:38
5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

07/06/2026 13:47
Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

Nokia G42 5G Resmi Diluncurkan, Smartphone 5G yang Bisa Diperbaiki Sendiri

24/05/2026 11:09
WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

WhatsApp Web Down dan Warna Merah Arsenal Jadi Viral, Ini Fakta Sebenarnya

22/05/2026 09:43
5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

5 Desktop Kerja Efisien All-in-One yang Cocok untuk Produktivitas Modern

13/05/2026 14:52
Posting berikutnya
Masyarakat Bisa Ikut Uji Klinik Vaksin Nusantara

Brazil Tangguhkan12 Juta Vaksin Sinovac

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Jumlah Daerah PPKM Level 4 Berkurang

Melambat, Simpanan Dana Masyarakat di Bank Capai Rp6.708,3 Triliun

UMKM di Babel dapat Bantuan Dana KUR

Sebanyak 500 Ribu Vaksin AstraZeneca dari Australia Tiba di Tanah Air

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Vietnam Penjarakan Pelanggar Karantina Covid-19

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Seekor Harimau Betina Masuk Perangkap di Teluk Lanus

Seekor Harimau Betina Masuk Perangkap di Teluk Lanus

10/09/2021 07:46
Puting Beliung Rusak 59 Rumah di Deli Serdang

Puting Beliung Rusak 59 Rumah di Deli Serdang

16/02/2022 20:49
Tanpa Surat Covid-19, Pengendara Dilarang Masuk Bandar Lampung

Penyekatan di Lampung Efektif Saring OTG ke Jawa

24/05/2021 11:44
Tiongkok Laporkan 71 Infeksi Baru Covid-19, Kasus Delta Penyebab

Kasus Kematian Akibat Covid-19 Tercatat 14 Orang

20/11/2021 23:17
Bunga Raflesia Mekar di Agam, Sedot Wisatawan

Bunga Raflesia Mekar di Agam, Sedot Wisatawan

01/07/2022 15:50
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist