Jakarta, suma.id – Band alternatif legendaris asal Skotlandia, Angelfish, akan menggelar konser reuni untuk menggalang dana bagi anak-anak korban konflik di Palestina. Acara amal ini dijadwalkan berlangsung pada 30 Januari di Liquid Room, Edinburgh, dengan seluruh hasil penjualan tiket disumbangkan ke organisasi kemanusiaan yang aktif membantu di wilayah tersebut.
Konser ini menjadi penampilan langka ketiga bagi Angelfish, yang pernah dipimpin oleh vokalis karismatik Shirley Manson, sejak bubar pada 1994. Kabar reuni ini langsung menarik perhatian penggemar musik era 90-an dan publik yang peduli terhadap isu kemanusiaan, mengingat reputasi Manson sebagai aktivis vokal.
Kritik Terbuka Shirley Manson terhadap Konflik Palestina
Shirley Manson, kini berusia 59 tahun, dikenal aktif menyuarakan isu kemanusiaan melalui media sosial. Ia kerap mengkritik operasi militer Israel, terutama dampaknya terhadap anak-anak. Salah satu kasus yang memicu kemarahannya adalah laporan tentang seorang anak Palestina berusia 11 tahun yang tewas tertembak di Tepi Barat.
“Militer menembaki anak-anak dengan sengaja. Ini adalah kejahatan yang tak bisa diterima. Bebaskan Palestina!” tulis Manson di platform media sosialnya.
Meskipun pihak militer Israel mengklaim bahwa insiden tersebut merupakan respons terhadap pelemparan batu, Manson menolak narasi ini. Ia menegaskan bahwa dunia harus lebih peka terhadap penderitaan warga sipil, khususnya anak-anak, di tengah konflik yang terus berlarut.
Ajakan untuk Tingkatkan Literasi tentang Palestina
Selain menyuarakan kecaman, Manson juga mendorong publik untuk memahami lebih dalam tentang konflik Palestina. Dalam wawancara dengan NME, ia berkata, “Jika Anda mendidik diri sendiri, Anda akan melihat situasi ini dengan lebih jernih dan adil. Sayangnya, banyak orang tampaknya enggan mempelajari realitas yang dihadapi rakyat Palestina.”
Konser Amal: Lebih dari Sekadar Nostalgia
Konser reuni Angelfish ini bukan hanya ajang nostalgia bagi penggemar musik alternatif 90-an, tetapi juga wujud nyata solidaritas kemanusiaan. Melalui panggung ini, Manson dan rekan-rekannya ingin menunjukkan bahwa musisi memiliki peran lebih besar dari sekadar menghibur. Mereka berupaya menjadi suara bagi mereka yang membutuhkan keadilan dan bantuan.
Acara ini juga menginspirasi, mengingatkan bahwa seni dapat menjadi alat untuk perubahan sosial. Dengan menggalang dana untuk anak-anak Palestina, Angelfish berharap dapat meringankan beban korban konflik dan mendorong kesadaran global tentang isu ini.










