Thursday, January 15, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Fenomena Musim Dingin di Mars: Keajaiban Es Karbon Dioksida

cecil Editor cecil
20/09/2025 15:00
in TEKNOLOGI
A A
Fenomena Musim Dingin di Mars: Keajaiban Es Karbon Dioksida
Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID — Gambar-gambar terbaru dari Mars menampilkan pemandangan menakjubkan berupa “salju” di wilayah kutub selatan planet merah. Foto-foto ini diabadikan oleh High-Resolution Stereo Camera (HRSC) pada wahana Mars Express milik Badan Antariksa Eropa (ESA) dan kamera HiRISE dari Mars Reconnaissance Orbiter milik NASA. Meskipun mirip dengan musim dingin di Bumi, fenomena ini memiliki karakteristik unik yang hanya ada di Mars, memberikan wawasan baru tentang dinamika musiman planet tersebut.

Fakta Utama tentang Musim Dingin di Mars

  • Es Karbon Dioksida: Lapisan es di kutub selatan Mars mencapai ketebalan hingga 8 meter dan tetap ada sepanjang tahun.
  • Sublimasi dan Pola Spiral: Proses sublimasi es menghasilkan letusan gas dan debu, membentuk pola spiral yang khas.
  • Suhu Ekstrem: Wilayah kutub selatan Mars dapat mencapai suhu -125°C, menjadikannya lingkungan yang sangat tidak ramah bagi kehidupan.

Es Karbon Dioksida: Bukan Salju Biasa

Di wilayah Australe Scopuli, dekat kutub selatan Mars, lapisan es yang terlihat bukan terdiri dari air, melainkan es karbon dioksida (CO2). Lapisan ini bisa mencapai ketebalan hingga 8 meter dan bertahan sepanjang tahun. Namun, saat musim panas di Mars tiba, sinar matahari memanaskan es tersebut, menyebabkan sublimasi—proses di mana es berubah langsung dari bentuk padat menjadi gas tanpa mencair. Fenomena ini membedakan musim dingin Mars dari musim dingin di Bumi.

Letusan Gas dan Pola Debu yang Unik

Saat es karbon dioksida menyublimasi, kantong gas terperangkap di bawah lapisan es. Tekanan gas yang meningkat memicu letusan kecil, menyemburkan debu gelap dari bawah permukaan ke udara. Debu ini kemudian jatuh kembali ke permukaan, membentuk pola spiral yang menakjubkan. Pola ini, yang terlihat jelas pada citra satelit, mencerminkan dinamika musiman Mars yang dipengaruhi oleh sublimasi, angin, dan letusan gas.

Peran Debu dalam Pemandangan Mars

Citra dari wilayah kutub selatan menunjukkan area gelap yang sebenarnya adalah lapisan debu halus. Biasanya, debu ini terkubur di bawah es, tetapi proses musiman seperti sublimasi dan angin membawanya ke permukaan. Interaksi antara debu, es, dan gas menciptakan lanskap yang dinamis dan unik, menyerupai pemandangan musim dingin namun dengan karakteristik khas Mars.

BacaJuga

Harga dan Spesifikasi Xiaomi 17 Series: Varian Terbaru dengan Teknologi Canggih

Spesifikasi dan Harga Samsung Galaxy Tab S11 serta Tab S11 Ultra di Indonesia

AMD dan Cohere Perkuat Kemitraan Global untuk Akselerasi Inovasi AI Enterprise

AMD Perkuat Kemitraan Global dengan Cohere untuk Mendorong Inovasi AI Perusahaan

Mengungkap Misteri Planet Merah

Fenomena ini tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga memberikan data berharga bagi ilmuwan untuk memahami siklus musiman di Mars. Berbeda dengan Bumi, proses musiman di Mars didominasi oleh sublimasi es karbon dioksida, bukan air. Teknologi seperti HRSC dan HiRISE memungkinkan peneliti untuk mempelajari dinamika ini secara mendetail, membuka rahasia tentang sejarah dan kondisi lingkungan planet tetangga kita.

Cuaca Ekstrem di Kutub Selatan Mars

Meskipun tampak seperti lanskap musim dingin yang damai, wilayah kutub selatan Mars memiliki kondisi cuaca yang sangat ekstrem. Suhu yang mencapai -125°C membuat lingkungan ini tidak mendukung kehidupan seperti yang kita kenal. Namun, dengan kemajuan teknologi pengamatan antariksa, kita dapat terus mengungkap misteri Mars dan memperluas pemahaman tentang tata surya.

Mengapa Fenomena Ini Penting?

Studi tentang es karbon dioksida dan pola musiman di Mars membantu ilmuwan memahami evolusi planet ini. Data dari fenomena ini juga relevan untuk misi eksplorasi masa depan, termasuk potensi penelitian tentang keberadaan air atau tanda-tanda kehidupan di masa lalu. Dengan memanfaatkan citra dari Mars Express dan Mars Reconnaissance Orbiter, kita terus mendekati jawaban atas pertanyaan besar tentang planet merah.

Ikuti pembaruan tentang eksplorasi antariksa dan penemuan terbaru di Mars melalui Google News atau bergabung dengan Channel WhatsApp kami untuk informasi lebih lanjut.

Posting Sebelumnya

5 Cara Mudah Membaca Pesan WhatsApp Tanpa Pengirim Tahu di 2025

Posting berikutnya

WhatsApp Hadirkan Fitur Terbaru di 2025: Tema Chat, Transkripsi Suara, dan Lainnya

cecil

cecil

BeritaTerkait

Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

Lirik dan Makna Lagu “Paper Rings” Taylor Swift yang Viral di TikTok

31/12/2025 16:00
Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

Konser Reuni Angelfish Dukung Anak-Anak Palestina melalui Aksi Kemanusiaan

31/12/2025 08:00
BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

BLACKPINK Siapkan Lagu Baru dan Konser di Jakarta 2025

30/12/2025 16:00
Sam Rivers Meninggal, Fred Durst Kenang Perjalanan Limp Bizkit

Sam Rivers Meninggal, Fred Durst Kenang Perjalanan Limp Bizkit

30/12/2025 08:00
Juicy Luicy Hadirkan “Elu-Elukan”, Cerita Patah Hati yang Penuh Makna

Juicy Luicy Hadirkan “Elu-Elukan”, Cerita Patah Hati yang Penuh Makna

29/12/2025 12:00
Posting berikutnya
WhatsApp Hadirkan Fitur Terbaru di 2025: Tema Chat, Transkripsi Suara, dan Lainnya

WhatsApp Hadirkan Fitur Terbaru di 2025: Tema Chat, Transkripsi Suara, dan Lainnya

Panduan Lengkap Mengunduh PvZ Fusion Mod APK: Fitur Menarik dan Tantangan Baru

Panduan Lengkap Mengunduh PvZ Fusion Mod APK: Fitur Menarik dan Tantangan Baru

Fitur Baru WhatsApp 2025: Blokir Otomatis Pesan dari Nomor Tak Dikenal

Fitur Baru WhatsApp 2025: Blokir Otomatis Pesan dari Nomor Tak Dikenal

Promo Eksklusif Fortnite: Dapatkan Outfit Color Splash Jellie Gratis dengan Kartu V-Bucks

Promo Eksklusif Fortnite: Dapatkan Outfit Color Splash Jellie Gratis dengan Kartu V-Bucks

Bahaya WiFi Gratis di Bandara dan 5 Cara Melindungi Data Anda di 2025

Bahaya WiFi Gratis di Bandara dan 5 Cara Melindungi Data Anda di 2025

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Belum Ada Pengganti Craig Daniel untuk James Bond

Belum Ada Pengganti Craig Daniel untuk James Bond

28/09/2021 07:40
Honor Magic V Flip 2 Siap Saingi Galaxy Z Flip 7 dengan Spesifikasi Unggulan

Honor Magic V Flip 2 Siap Saingi Galaxy Z Flip 7 dengan Spesifikasi Unggulan

12/08/2025 08:00
Positif Covid-19, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Bekerja Daring

Positif Covid-19, Gubernur Aceh Nova Iriansyah Bekerja Daring

02/06/2021 15:49
Tim Evakuasi Tiongkok Masih Cari Kotak Hitam Kedua dari China Eastern

Pesawat Cargo Militer Rusia Jatuh, Empat Penumpang Tewas

24/06/2022 15:10
Intimasi Fedi Nuril dan Claresta Taufan dalam Poster Film Pangku Karya Reza Rahadian

Intimasi Fedi Nuril dan Claresta Taufan dalam Poster Film Pangku Karya Reza Rahadian

20/10/2025 11:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist