Wednesday, January 28, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda NASIONAL

Tahun Ini 107 BTS 4G Baru Siap Dibangun di Biak

Sri Agustina Editor Sri Agustina
13/09/2021 19:47
in NASIONAL, TEKNOLOGI
A A
Tahun Ini 107 BTS 4G Baru Siap Dibangun di Biak
Share on FacebookShare on Twitter

Suma.id: Kepulauan Kabupaten Biak Numfor di Papua memiliki keindahan alam dan potensi pariwisata yang menjanjikan karena dikelilingi lautan. Hal ini juga potensial dalam sektor perikanan, termasuk untuk ekspor.

Namun, beragam potensi itu belum ditunjang kehadiran jaringan internet yang memadai. Padahal, sinyal internet yang baik akan berguna dalam membantu mengangkat potensi alam di Biak.
Jaringan internet di Kabupaten Biak Numfor dirasakan masih terbatas, bahkan di beberapa titik belum ada jaringan sama sekali atau blank spot. Ketidakstabilan jaringan internet misalnya dirasakan di Kampung Parai, Kecamatan Biak Kota.

Tantangan kesulitan jaringan internet di kampung ini juga dihadapi anak-anak sekolah yang masih harus melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) di masa pandemi covid-19. Hal ini misalnya dirasakan salah satu siswa SMAN 2 Biak, Jecby Alfons Rumpaidus. Dia mengakui sinyal yang ada saat ini belum stabil.

BacaJuga

LockBit 5.0: Ancaman Ransomware Terbaru untuk Pengguna Windows dan Linux

Konsistensi Brand: Rahasia Kreator Digital Tetap Dikenal dan Dipercaya

iPhone 17 Baru Dirilis, Langsung Dapat Sorotan karena Masalah Kualitas

ASRock Luncurkan Radeon RX 9070 XT Monster Hunter Wilds Edition: Performa Tinggi dengan Desain Eksklusif

“Harapan saya ke depannya agar jaringan ini tidak lagi jelek supaya kegiatan belajar secara daring bisa berjalan baik,” ungkap Jecby dalam program Bakti Untuk Negeri yang tayang di Metro TV, Minggu malam, 12 September 2021.

Dari awal pandemi hingga saat ini, sistem belajar di SMAN 2 Biak belum sepenuhnya online karena terbatasnya jaringan internet. Kepala Sekolah SMAN 2 Biak Messias Demetaow menyebutkan saat ini pembelajaran di sekolahnya masih dominan offline atau tatap muka.

“Kendalanya pertama memang jaringan, kedua, tidak semua siswa punya HP (handphone). Kira-kira 40% yang punya HP, sisanya belum,” katanya. Selain itu, pembelajaran online sulit dilakukan karena tidak semua siswa tinggal di daerah yang ada sinyalnya.

Selain di sekolah, sinyal internet sangat dibutuhkan di beberapa fasilitas umum di Biak, salah satunya puskesmas. Seperti diketahui, data BPJS pasien serta data vaksinasi kini bersifat online sehingga internet sudah menjadi kebutuhan wajib.

Kampung Parai jadi salah satu lokasi pembangunan proyek Palapa Ring Timur yang menjadi tower hub dan nantinya bisa dihubungkan ke beberapa tower yang sedang dibangun. Salah satunya di SMAN 2 Parai.

Sangat strategis

Kasi Infrastruktur Diskominfo Biak Numfor, Mujahid Jusuf, menyebut tower Palapa Ring ini juga akan dihubungkan ke 17 site di Kepulauan Padaido Aimando. “Jadi tower ini (Palapa Ring) sangat strategis dan vital sehingga ke depan masyarakat bisa mengakses sinyal 4G,” tegas Mujahid.

Secara keseluruhan di Kabupaten Biak Numfor, akan dibangun 107 tower. Terdiri dari 55 tower di Biak Daratan, 31 di Kepulauan Numfor, dan 17 di Kepulauan Padaido Aimandio. Targetnya pada 2021 ini semua jaringan akan terhubung.

Sayangnya, lokasi pembangunan tower sambungan dari Palapa Ring di Parai masih dilanda konflik kepemilikan tanah yang berakar dari pemekaran kampung. Dalam hal ini masih ada perbedaan pendapat mengenai status tanah antara warga dan pemerintah.

Proses mediasi dilakukan Dinas Kominfo bersama pemilik tanah. Mediasi dengan keluarga pemilik lahan berakhir dengan kesepakatan meneruskan proses pembangunan tower demi kepentingan warga kampung dan umumnya masyarakat Biak Numfor.

“Kami sekeluarga mengambil satu keputusan dukung penuh menara itu. Kami akan kawal dari mulai pondasi sampai erection-nya selesai sampai on air,” tegas pemilik lahan, Pieter Orgenes Rumpaidus.

Tak hanya konflik lahan, berbagai masalah dialami tim BAKTI Kominfo dalam pembangunan tower di tanah Papua. Contohnya di lokasi pembangunan tower di Parai, tim kesulitan dalam proses penggalian lantaran tekstur tanahnya berupa karang.

“Biasanya alat berat atau excavator cukup pakai bucket, ini kita harus pakai breaker yang kapasitasnya sampai 10.000. Itu pun masih cukup susah untuk menghancurkan batuan karang,” ujar Fajar Purwanto, pengawas CME.

Tower ini pun ditargetkan selesai dalam dua minggu jika tidak terkendala cuaca dan lain-lain. Pentingnya pembangunan tower di Parai menjadi kunci terkoneksinya Biak tanpa terkecuali.

Tags: Bakti untuk NegeriBiak PapuaJaringan internetteknologi
Posting Sebelumnya

Ratusan Anak di Batam Punya Kewarganegaraan Ganda

Posting berikutnya

PTM Terbatas di Kepri Mulai 1 Oktober

Sri Agustina

Sri Agustina

BeritaTerkait

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

Panduan Lengkap Menggunakan VPN untuk Perlindungan Data di Indonesia

09/09/2025 10:00
Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

Wah! Microsoft Diserang Kelompok Hacker Anonymous Sudan

03/07/2023 13:04
Indonesia Subur Serangan Ransomware

Indonesia Subur Serangan Ransomware

31/03/2023 11:34
Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

Ogoh-ogoh yang Bergerak via Koneksi Internet

14/03/2023 23:14
UI Kembangkan Alat Pendeteksi Longsor Jarak Jauh

UI Kembangkan Alat Pendeteksi Longsor Jarak Jauh

12/01/2023 20:48
Posting berikutnya
Mulai 23 Agustus SD dan SMP di Muba Uji Coba Tatap Muka

PTM Terbatas di Kepri Mulai 1 Oktober

Musi Banyuasin Tergabung dalam Asosiasi Pemda Tingkat Dunia

Musi Banyuasin Tergabung dalam Asosiasi Pemda Tingkat Dunia

Bioskop Mulai Dibuka Kembali, Ini Syaratnya

Bioskop Mulai Dibuka Kembali, Ini Syaratnya

Warga Tapanuli Selatan Serahkan Seekor Owa ke BKSDA Sumut

Warga Tapanuli Selatan Serahkan Seekor Owa ke BKSDA Sumut

Gubernur Sumut Minta Bupati Jangan Perkaya Diri Sendiri

Gubernur Sumut Minta Bupati Jangan Perkaya Diri Sendiri

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Varian Covid-19 Inggris Mungkin Lebih Berbahaya

Varian Covid-19 Inggris Mungkin Lebih Berbahaya

23/01/2021 10:38
MOMO Crash: Game Ritme Unik “Thigh-Powered” Rilis 19 September 2025 di Steam

MOMO Crash: Game Ritme Unik “Thigh-Powered” Rilis 19 September 2025 di Steam

13/09/2025 10:00
Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022

Vaksin Anak, Palembang Tunggu Aturan dari Pusat

05/11/2021 17:16
Lampung dan Jawa Timur Sepakati Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp676 Miliar

Lampung dan Jawa Timur Sepakati Kerja Sama Ekonomi Senilai Rp676 Miliar

17/08/2025 16:00
Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sentuh Angka Terendah

Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia Sentuh Angka Terendah

05/05/2021 12:41
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist