Friday, May 8, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Bahaya Mengikuti Saran Diet dari AI: Pria 60 Tahun Alami Psikosis Akibat ChatGPT

cecil Editor cecil
26/08/2025 14:00
in TEKNOLOGI
A A
Bahaya Mengikuti Saran Diet dari AI: Pria 60 Tahun Alami Psikosis Akibat ChatGPT
Share on FacebookShare on Twitter

Bandar Lampung ( SUMA.ID ) – Sebuah kasus serius menimpa seorang pria berusia 60 tahun yang mengalami psikosis setelah mengikuti saran diet dari ChatGPT. Insiden ini, yang didokumentasikan dalam jurnal Annals of Internal Medicine: Clinical Cases, menjadi peringatan nyata tentang risiko mengandalkan kecerdasan buatan (AI) untuk nasihat medis tanpa konsultasi profesional. Pria tersebut menderita keracunan bahan kimia berbahaya yang menyebabkan gejala seperti paranoid, halusinasi, dan gangguan neurologis selama berminggu-minggu.

Kronologi Kasus

Pria tersebut memutuskan untuk menghilangkan garam meja (natrium klorida) dari pola makannya karena alasan kesehatan. Tidak menemukan panduan yang jelas, ia meminta saran dari ChatGPT untuk alternatif pengganti garam. Chatbot tersebut merekomendasikan natrium bromida, sebuah senyawa kimia yang ternyata beracun jika dikonsumsi. Tanpa peringatan tentang bahayanya, pria ini membeli natrium bromida secara online dan menggunakannya sebagai pengganti garam setiap hari selama tiga bulan.

Akibatnya, kesehatannya memburuk drastis. Ia masuk ke unit gawat darurat dengan gejala psikosis akut, termasuk paranoid berat, meyakini bahwa tetangganya berusaha meracuninya. Dalam 24 jam pertama di rumah sakit, kondisinya semakin parah dengan halusinasi visual dan auditori, hingga ia harus ditahan di unit psikiatri selama tiga minggu.

BacaJuga

Program Citizen Science NASA Buka Peluang Relawan Jadi Penulis Jurnal Ilmiah

Kawah Meteorit Laos Terungkap: Misteri Tumbukan Raksasa 800 Ribu Tahun Akhirnya Terpecahkan

Lebih dari 650 Relawan NASA Jadi Penulis Jurnal Ilmiah Melalui Program Citizen Science

Myst dan Riven Remake Resmi Rilis 19 Mei 2026 di PS5 dan Xbox Series

Diagnosis dan Dampak Kesehatan

Dokter mendiagnosis pria tersebut dengan bromism, yaitu keracunan bromida, kondisi langka di era modern. Kadar bromida dalam darahnya mencapai 1.700 mg/L, jauh melebihi batas aman (<8 mg/L) hingga lebih dari 200 kali lipat. Selain psikosis, ia mengalami lesi kulit menyerupai jerawat, insomnia, dan gangguan koordinasi motorik. Laporan medis menegaskan bahwa ChatGPT tidak memberikan peringatan tentang toksisitas natrium bromida, bahkan ketika pertanyaan serupa diajukan kembali pada ChatGPT 3.5.

Bahaya Saran AI yang Tidak Terverifikasi

Kasus ini menyoroti risiko besar ketika AI memberikan informasi yang tidak kontekstual atau berpotensi berbahaya, terutama untuk nasihat kesehatan. ChatGPT, meskipun canggih, tidak dirancang untuk menggantikan tenaga medis profesional. Ketidakmampuan AI untuk memverifikasi keamanan saran diet, seperti dalam kasus natrium bromida, dapat menyebabkan konsekuensi serius. Penelitian menunjukkan bahwa hingga 20% jawaban AI pada pertanyaan medis mengandung informasi yang salah atau tidak lengkap, menurut studi dari Journal of Medical Internet Research.

Pelajaran dan Rekomendasi

Insiden ini menjadi pengingat penting untuk selalu memverifikasi saran kesehatan dari AI dengan dokter atau ahli gizi. Berikut langkah-langkah untuk menghindari risiko serupa:

  • Konsultasi Profesional: Selalu tanyakan kepada dokter atau ahli gizi sebelum mengubah pola makan, terutama jika melibatkan senyawa kimia atau suplemen.
  • Periksa Sumber Informasi: Pastikan saran diet berasal dari sumber terpercaya, seperti organisasi kesehatan resmi atau jurnal medis.
  • Waspadai Bahan Kimia: Hindari membeli atau mengonsumsi senyawa kimia tanpa panduan medis, terutama dari sumber online yang tidak teregulasi.
  • Laporkan Saran Berbahaya: Jika AI memberikan saran yang meragukan, laporkan ke pengembang untuk perbaikan algoritma.

Kesimpulan

Kasus psikosis akibat saran diet dari ChatGPT menegaskan bahwa AI, meskipun bermanfaat, memiliki keterbatasan serius dalam memberikan nasihat medis. Pria berusia 60 tahun ini mengalami keracunan bromida setelah mengikuti saran berbahaya dari AI, yang tidak menyertakan peringatan tentang risiko kesehatan. Insiden ini menjadi peringatan bagi pengguna untuk tidak mengandalkan AI sebagai pengganti dokter dan selalu memverifikasi informasi kesehatan dengan profesional. Dengan pendekatan yang hati-hati, risiko seperti ini dapat dicegah, memastikan keselamatan dan kesehatan pengguna.

 

Tags: AI Health RisksArtificial IntelligenceBromismChatGPTDiet SafetyMedical Misinformation
Posting Sebelumnya

Cara Membaca Pesan WhatsApp Tanpa Tanda Centang Biru

Posting berikutnya

7 Pilihan HP Samsung Harga Rp1 Jutaan dengan Kamera 50 MP Terbaik di Desember 2024

cecil

cecil

BeritaTerkait

Elon Musk Gugat Apple dan OpenAI: Tuduhan Monopoli di Pasar Chatbot

Elon Musk Gugat Apple dan OpenAI: Tuduhan Monopoli di Pasar Chatbot

31/08/2025 16:00
Posting berikutnya
7 Pilihan HP Samsung Harga Rp1 Jutaan dengan Kamera 50 MP Terbaik di Desember 2024

7 Pilihan HP Samsung Harga Rp1 Jutaan dengan Kamera 50 MP Terbaik di Desember 2024

PUBG: Battlegrounds Hentikan Dukungan untuk PS4 dan Xbox One Mulai November 2025

PUBG: Battlegrounds Hentikan Dukungan untuk PS4 dan Xbox One Mulai November 2025

Samsung Galaxy Watch Ultra Resmi Hadir di Indonesia: Smartwatch Tangguh untuk Petualangan Outdoor

Samsung Galaxy Watch Ultra Resmi Hadir di Indonesia: Smartwatch Tangguh untuk Petualangan Outdoor

Nokia Lumia Max 2025: Flagship Terjangkau dengan Spesifikasi Premium

Nokia Lumia Max 2025: Flagship Terjangkau dengan Spesifikasi Premium

ASUS ExpertBook P5: Laptop Bisnis Modern dengan Teknologi AI dan Performa Tinggi

ASUS ExpertBook P5: Laptop Bisnis Modern dengan Teknologi AI dan Performa Tinggi

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Polisi Tembak Pengedar Narkoba di OKU

Tim Resmob Jambi Tangkap Pelaku Perampokan Sadis, Satu Tewas

19/07/2022 18:12
Fenomena Musim Dingin di Mars: Keajaiban Es Karbon Dioksida

Fenomena Musim Dingin di Mars: Keajaiban Es Karbon Dioksida

20/09/2025 15:00
Presiden Jokowi ke Pasar Tradisional di Aceh, Beli Tempe

Presiden Jokowi ke Pasar Tradisional di Aceh, Beli Tempe

10/02/2023 17:55
Shang-Chi Bertahan Puncaki Box Office Tiga Pekan

Shang-Chi Bertahan Puncaki Box Office Tiga Pekan

20/09/2021 10:09
Polrestabes Medan Ungkap Komplotan Pemalsu Surat Kendaran

Polrestabes Medan Ungkap Komplotan Pemalsu Surat Kendaran

29/11/2021 09:28
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist