Sunday, June 14, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE MUSIK

Musisi Dunia Dukung Boikot Budaya terhadap Israel melalui Kampanye No Music for Genocide

cecil Editor cecil
29/11/2025 09:00
in MUSIK
A A
Musisi Dunia Dukung Boikot Budaya terhadap Israel melalui Kampanye No Music for Genocide
Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID  – Gelombang protes global terhadap konflik Israel-Palestina kini meluas ke industri musik. Ratusan musisi dari berbagai negara bersatu dalam kampanye No Music for Genocide, sebuah gerakan boikot budaya yang menarik karya mereka dari platform streaming di Israel sebagai bentuk protes terhadap kekerasan di Palestina.

Lorde Pimpin Aksi Boikot Musik di Israel

Penyanyi ternama asal Selandia Baru, Lorde, menjadi salah satu figur besar yang mengambil langkah tegas dengan menghapus seluruh katalog musiknya dari layanan digital di Israel. Keputusan ini diambil melalui mekanisme geo-blocking sebagai wujud solidaritas terhadap rakyat Palestina dan penolakan terhadap genosida. Langkah Lorde mendapat dukungan dari Universal Music, yang menyetujui permintaan geo-blocking tersebut.

Kampanye No Music for Genocide awalnya digagas oleh sekitar 400 musisi dan label rekaman yang sepakat untuk menarik karya mereka dari platform streaming di Israel. Gerakan ini dimulai sebagai respons terhadap eskalasi konflik sejak Oktober 2023. Hingga kini, lebih dari seribu musisi, band, dan label independen dari berbagai penjuru dunia telah bergabung, menunjukkan solidaritas yang semakin meluas.

BacaJuga

Lirik Lagu Jejak Waktu Black Horses, Refleksi Kehidupan dalam Album Jahanam

Lirik Lagu Gelap Yang Tak Lekas Terang dari Danes Rabani di Camarosa Album Showcase

Makna Lagu Sederhana Sheila On 7: Refleksi Tentang Kebutuhan dan Keinginan

RAN Bawakan Lagu J-Rocks di OTW Pestapora 2026, Hadirkan Kolaborasi Seru dan Cerita Unik

Tujuan Kampanye: Tekan Israel dan Tolak Art-Washing

Menurut situs resmi No Music for Genocide, kampanye ini bertujuan untuk memberikan tekanan kepada Israel dan menentang legitimasi negara tersebut di tengah pelanggaran hak asasi manusia. Para musisi juga mengecam praktik art-washing, yaitu penggunaan seni dan budaya untuk menutupi pelanggaran HAM oleh negara atau korporasi.

Gerakan ini mengambil inspirasi dari aksi serupa di masa lalu, seperti boikot budaya terhadap Rusia selama invasi ke Ukraina pada 2022. Para musisi mendesak label rekaman besar dunia untuk mengambil sikap tegas, sebagaimana mereka lakukan terhadap Rusia. Boikot ini diharapkan dapat memperkuat opini publik global dalam menolak normalisasi hubungan dengan Israel.

Nama-Nama Besar Bergabung dalam Boikot

Selain Lorde, sejumlah musisi dan grup ternama seperti Björk, Primal Scream, dan Paramore telah menyatakan dukungan mereka terhadap No Music for Genocide. Keikutsertaan mereka memberikan dorongan moral bagi komunitas musik global untuk bersatu menyuarakan solidaritas terhadap Palestina. Paramore, misalnya, telah menarik katalog musiknya dari Spotify di Israel, seperti dilansir dalam artikel terkait.

Ajakan untuk Bergabung dan Harapan Perdamaian

Kampanye No Music for Genocide masih terbuka bagi musisi, band, dan label rekaman di seluruh dunia yang ingin bergabung. Dengan aksi ini, para pelaku industri musik berharap dapat meningkatkan tekanan internasional terhadap Israel dan mendorong solusi damai untuk mengakhiri krisis kemanusiaan di Palestina.

Baca Juga:

  • Paramore Tarik Musik dari Spotify Israel, Dukung Boikot No Music for Genocide
  • Apa Itu Art-Washing dan Mengapa Dunia Musik Menolaknya?

Dengan semakin banyaknya musisi yang bergabung, gerakan ini menjadi simbol kuat solidaritas global dan upaya kolektif untuk memperjuangkan keadilan melalui seni.

Posting Sebelumnya

Spotify Gandeng ChatGPT untuk Rekomendasi Musik yang Lebih Personal dan Interaktif

Posting berikutnya

Makna Lagu “Mr. Loverman” Karya Ricky Montgomery yang Kembali Viral di Kalangan Generasi Muda

cecil

cecil

BeritaTerkait

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

Memasak dan Risiko Demensia Lansia: Studi Ungkap Aktivitas Dapur Bisa Menjaga Kesehatan Otak

14/06/2026 14:56
Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

Konser Elfa’s Singer Pesta Cinta, Tribute Penuh Kenangan untuk Elfa Secioria Bersama JKT48, Sherina, dan Nassar

14/06/2026 14:25
Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

Konjungsi Venus dan Jupiter 8-9 Juni 2026: Fenomena Langit Langka yang Wajib Disaksikan

13/06/2026 14:28
Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

Ketangguhan Yayan Ruhian di Film The Furious Bikin Sutradara Kenji Tanigaki Terpukau

13/06/2026 10:01
Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

Kru Artemis III Resmi Diumumkan NASA, Siap Uji Teknologi SpaceX dan Blue Origin pada 2027

13/06/2026 09:53
Posting berikutnya
Makna Lagu “Mr. Loverman” Karya Ricky Montgomery yang Kembali Viral di Kalangan Generasi Muda

Makna Lagu "Mr. Loverman" Karya Ricky Montgomery yang Kembali Viral di Kalangan Generasi Muda

Yakin Nikah: Reviving the Golden Era of Indonesian Romantic Comedy

Yakin Nikah: Reviving the Golden Era of Indonesian Romantic Comedy

Exploring Indonesia’s Spice Heritage in A (C)love Story with Chef Juna and Chef Jovan

Exploring Indonesia's Spice Heritage in A (C)love Story with Chef Juna and Chef Jovan

Festival Kopling 2025: Musisi Pop Indonesia Bereksperimen dengan Aransemen Koplo

Festival Kopling 2025: Musisi Pop Indonesia Bereksperimen dengan Aransemen Koplo

Mengoptimalkan Royalti Musik Digital: Pentingnya Memahami Hak Master

Mengoptimalkan Royalti Musik Digital: Pentingnya Memahami Hak Master

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Pokémon Pokopia: Game Simulasi Kehidupan Hadir di Nintendo Switch 2 pada 2026

Pokémon Pokopia: Game Simulasi Kehidupan Hadir di Nintendo Switch 2 pada 2026

06/10/2025 12:00
Tahun Ini Pemprov Babel Rekrut 1.427 Calon PPPK

Tahun Ini Pemprov Babel Rekrut 1.427 Calon PPPK

23/05/2023 19:50
Sekelompok Preman Serang Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau

Sekelompok Preman Serang Rumah Dinas Wakil Ketua DPRD Riau

30/11/2021 17:16
10.043 Jiwa Terdampak Banjir Aceh Tamiang

10.043 Jiwa Terdampak Banjir Aceh Tamiang

22/01/2021 14:31
5 Aplikasi Penguat Sinyal Internet untuk Main Game Online Tanpa Lag

5 Aplikasi Penguat Sinyal Internet untuk Main Game Online Tanpa Lag

17/08/2025 08:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist