Thursday, July 23, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE KESEHATAN

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan

cecil Editor cecil
22/07/2026 09:47
in KESEHATAN
A A
Bahaya Sering Mengunyah Es Batu, Kebiasaan Sepele yang Bisa Mengganggu Kesehatan

Ilustrasi(magnifik)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Bahaya sering mengunyah es batu masih sering dianggap remeh oleh banyak orang. Padahal, kebiasaan yang tampak sederhana ini dapat memberikan dampak buruk bagi kesehatan, terutama pada gigi dan kondisi tubuh secara keseluruhan. Tidak sedikit orang yang merasa puas setelah mengunyah es batu sisa minuman dingin, terutama saat cuaca panas. Sensasi segar yang dihasilkan memang menyenangkan, tetapi jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat memicu berbagai masalah kesehatan.

Selain menyebabkan kerusakan pada gigi, kebiasaan mengunyah es batu juga dapat menjadi sinyal adanya gangguan kesehatan tertentu, salah satunya anemia defisiensi besi. Oleh karena itu, penting untuk memahami risiko yang mungkin timbul agar kebiasaan ini tidak berujung pada masalah kesehatan yang lebih serius.

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu bagi Kesehatan Gigi

BacaJuga

Diet Jus Sayur Berisiko Gagal Ginjal, Wanita 110 Kg Alami Gagal Ginjal Akut Setelah Tiga Bulan

Pisang vs Jeruk untuk Jantung, Mana yang Lebih Baik Menjaga Kesehatan Jantung?

3 Camilan Baik untuk Jantung yang Selama Ini Sering Dianggap Tidak Sehat

TehHijau, SindromMetabolik, TehHijauUntukSindromMetabolik, Kesehatan, GayaHidupSehat, DiabetesTipe2,

Gigi merupakan bagian tubuh yang dirancang untuk mengunyah makanan dengan tekstur tertentu. Ketika digunakan untuk menghancurkan benda keras seperti es batu secara berulang, struktur gigi akan menerima tekanan yang cukup besar.

Lapisan terluar gigi yang disebut email gigi dapat mengalami pengikisan akibat benturan terus-menerus. Email gigi berfungsi sebagai pelindung utama terhadap rangsangan panas, dingin, maupun zat asam. Ketika lapisan ini menipis, gigi menjadi lebih sensitif sehingga mudah terasa ngilu saat mengonsumsi makanan atau minuman tertentu.

Tidak hanya itu, kebiasaan mengunyah es batu juga dapat menyebabkan:

  • Retakan kecil pada permukaan gigi.
  • Kerusakan tambalan gigi.
  • Gigi mudah patah atau pecah.
  • Nyeri pada rahang akibat tekanan berlebihan.
  • Meningkatnya risiko gangguan sendi rahang.

Jika kerusakan sudah cukup parah, seseorang mungkin memerlukan perawatan gigi yang tidak murah, seperti penambalan ulang, pemasangan mahkota gigi, hingga perawatan saluran akar.

Bahaya Sering Mengunyah Es Batu Akibat Kontaminasi Bakteri

Selain berdampak pada kesehatan gigi, kualitas es batu yang dikonsumsi juga perlu diperhatikan. Es batu yang diproduksi dari air yang tidak bersih atau disimpan dalam kondisi kurang higienis berpotensi menjadi sarana penyebaran berbagai mikroorganisme berbahaya.

Kuman, virus, maupun parasit dapat bertahan hidup dalam es batu dan masuk ke tubuh saat dikonsumsi. Akibatnya, seseorang berisiko mengalami berbagai gangguan kesehatan, terutama pada sistem pencernaan.

Beberapa penyakit yang dapat muncul akibat konsumsi es batu yang terkontaminasi antara lain:

  • Gastroenteritis atau diare.
  • Demam tifoid (tifus).
  • Shigellosis.
  • Hepatitis A.
  • Kolera.

Risiko ini akan semakin tinggi apabila es batu berasal dari sumber yang tidak jelas atau diproduksi tanpa standar kebersihan yang baik. Karena itu, penting untuk memastikan es batu yang dikonsumsi berasal dari air bersih dan diproses secara higienis.

Mengunyah Es Batu Bisa Menjadi Tanda Anemia Defisiensi Besi

Hal yang jarang diketahui banyak orang adalah bahwa kebiasaan mengunyah es batu secara berlebihan dapat menjadi tanda adanya anemia defisiensi besi.

Dalam dunia medis, kondisi ini sering dikaitkan dengan pica, yaitu keinginan mengonsumsi benda yang bukan makanan atau memiliki tekstur yang tidak lazim. Pada penderita anemia defisiensi besi, mengunyah es batu dipercaya dapat membantu meningkatkan aliran darah ke otak sehingga rasa lemas dan lesu yang sering muncul menjadi sedikit berkurang.

Jika Anda sering mengunyah es batu dan mengalami beberapa gejala berikut, sebaiknya segera melakukan pemeriksaan kesehatan:

  • Tubuh mudah lelah.
  • Kulit tampak pucat.
  • Kuku mudah rapuh.
  • Mulut terasa kering.
  • Lidah membengkak atau terasa nyeri.
  • Sulit berkonsentrasi.
  • Sering merasa pusing.

Anemia yang tidak ditangani dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius dan memengaruhi berbagai organ tubuh.

Komplikasi Anemia Defisiensi Besi yang Perlu Diwaspadai

Kekurangan zat besi dalam jangka panjang dapat menyebabkan tubuh kesulitan memproduksi sel darah merah yang sehat. Akibatnya, pasokan oksigen ke seluruh tubuh menjadi terganggu.

Beberapa komplikasi yang dapat terjadi antara lain:

Gangguan Jantung

Saat tubuh kekurangan oksigen, jantung harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan organ-organ tubuh. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat menyebabkan pembesaran jantung hingga gagal jantung.

Gangguan Pertumbuhan Anak

Pada anak-anak, anemia defisiensi besi dapat menghambat pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Selain itu, daya tahan tubuh juga menjadi lebih lemah sehingga anak lebih mudah terserang penyakit.

Risiko pada Kehamilan

Ibu hamil yang mengalami anemia memiliki risiko lebih tinggi melahirkan bayi prematur atau bayi dengan berat badan lahir rendah. Oleh karena itu, kebutuhan zat besi selama kehamilan harus terpenuhi dengan baik.

Cara Menghentikan Kebiasaan Mengunyah Es Batu

Menghentikan kebiasaan ini perlu dilakukan berdasarkan penyebab yang mendasarinya. Jika kebiasaan muncul karena cuaca panas atau sekadar mencari sensasi segar, Anda dapat menggantinya dengan minum air dingin tanpa mengunyah es batu.

Namun, jika kebiasaan tersebut muncul secara terus-menerus dan sulit dikendalikan, sebaiknya lakukan pemeriksaan ke dokter untuk mengetahui apakah terdapat gangguan kesehatan tertentu.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk menghentikan kebiasaan mengunyah es batu meliputi:

  • Memperbanyak konsumsi air putih.
  • Mengonsumsi makanan kaya zat besi seperti daging merah, hati, ikan, bayam, dan kacang-kacangan.
  • Mengurangi kebiasaan menggigit benda keras.
  • Melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
  • Mengonsumsi suplemen zat besi sesuai anjuran dokter jika diperlukan.

Kesimpulan

Bahaya sering mengunyah es batu tidak boleh dianggap sebagai masalah sepele. Selain dapat merusak email gigi dan meningkatkan risiko infeksi akibat kontaminasi bakteri, kebiasaan ini juga bisa menjadi tanda adanya anemia defisiensi besi yang memerlukan penanganan medis.

Jika Anda merasa sering mengunyah es batu tanpa alasan yang jelas atau disertai gejala seperti mudah lelah, kulit pucat, dan kuku rapuh, segera lakukan pemeriksaan kesehatan. Dengan mengetahui penyebabnya sejak dini, berbagai komplikasi yang lebih serius dapat dicegah dan kesehatan tubuh tetap terjaga.

Tags: AnemiaanemiadefisiensibesibahayaseringmengunyahesbatuHidupSehatInfoKesehatankesehatangigikesehatanmulutTipsKesehatan
Posting Sebelumnya

3 Camilan Baik untuk Jantung yang Selama Ini Sering Dianggap Tidak Sehat

Posting berikutnya

Cara Install Google Map Maker di HP dan Alternatif Resmi untuk Edit Lokasi di Google Maps

cecil

cecil

BeritaTerkait

Pisang vs Jeruk untuk Jantung, Mana yang Lebih Baik Menjaga Kesehatan Jantung?

Pisang vs Jeruk untuk Jantung, Mana yang Lebih Baik Menjaga Kesehatan Jantung?

23/07/2026 09:55
Dampak Sering Tidur Larut Malam yang Perlu Diwaspadai demi Menjaga Kesehatan Tubuh

Dampak Sering Tidur Larut Malam yang Perlu Diwaspadai demi Menjaga Kesehatan Tubuh

19/07/2026 09:38
Pemanis Buatan Berpotensi Ganggu Metabolisme dan Kesehatan Usus, Benarkah Lebih Sehat dari Gula?

Pemanis Buatan Berpotensi Ganggu Metabolisme dan Kesehatan Usus, Benarkah Lebih Sehat dari Gula?

18/07/2026 14:02
Jamur Sporothrix Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Menginfeksi Hewan Liar

Jamur Sporothrix Menular dari Kucing ke Manusia Kini Mulai Menginfeksi Hewan Liar

18/07/2026 13:35
Dampak Sering Konsumsi Makanan yang Digoreng, Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Tubuh

Dampak Sering Konsumsi Makanan yang Digoreng, Ancaman Tersembunyi bagi Kesehatan Tubuh

16/07/2026 09:25
Posting berikutnya
Cara Install Google Map Maker di HP dan Alternatif Resmi untuk Edit Lokasi di Google Maps

Cara Install Google Map Maker di HP dan Alternatif Resmi untuk Edit Lokasi di Google Maps

Comet Q Kendali Jarak Jauh Lintas OS, Bisa Kontrol iPhone dari Windows Tanpa Ribet

Comet Q Kendali Jarak Jauh Lintas OS, Bisa Kontrol iPhone dari Windows Tanpa Ribet

Trik Homestead Arcana Lengkap untuk Pemula, Cara Cepat Berkembang dan Maksimalkan Pertanian Sihir

Trik Homestead Arcana Lengkap untuk Pemula, Cara Cepat Berkembang dan Maksimalkan Pertanian Sihir

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Pecahkan Rekor, Fenomena Langka yang Melintasi Tiga Benua

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Pecahkan Rekor, Fenomena Langka yang Melintasi Tiga Benua

Personal Branding Reviewer Produk: 5 Strategi Sukses ala Novita Sari Membangun Karier di Media Sosial

Personal Branding Reviewer Produk: 5 Strategi Sukses ala Novita Sari Membangun Karier di Media Sosial

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Vatikan Janji Ungkap Pesta Seks di Katedral Inggris

Vatikan Janji Ungkap Pesta Seks di Katedral Inggris

30/01/2023 21:18
Ini Waktu yang Tepat untuk Turunkan Risiko Sakit Jantung

Ini Waktu yang Tepat untuk Turunkan Risiko Sakit Jantung

14/08/2023 15:15
Realme GT 7 Pro: Harga Terjangkau untuk Spesifikasi Flagship 2025 di Indonesia

Realme GT 7 Pro: Harga Terjangkau untuk Spesifikasi Flagship 2025 di Indonesia

28/07/2025 14:03
Gajah Hamil Tua Mati di Lahan HTI Riau

Seekor Gajah Ditemukan Mati di Kawasan Perkebunan di Aceh Timur

15/10/2022 08:30
Hujan Deras, 1.037 Kepala Keluarga di Tebing Tinggi Terdampak Banjir

Hujan Deras, 1.037 Kepala Keluarga di Tebing Tinggi Terdampak Banjir

11/02/2022 15:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist