Tuesday, July 14, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE HIBURAN

Marjane Satrapi Meninggal Dunia, Penulis Persepolis Tinggalkan Warisan Besar Dunia Sastra

Marjane Satrapi Penulis Persepolis Meninggal Dunia, Dunia Sastra Kehilangan Sosok Berpengaruh

cecil Editor cecil
07/06/2026 14:19
in HIBURAN
A A
Marjane Satrapi Meninggal Dunia, Penulis Persepolis Tinggalkan Warisan Besar Dunia Sastra

Penulis grafis legendaris Marjane Satrapi meninggal dunia di usia 56 tahun.(Dok. France24)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia pada usia 56 tahun dan meninggalkan duka mendalam bagi dunia sastra, seni, dan perfilman internasional. Sosok penulis sekaligus ilustrator keturunan Prancis-Iran ini dikenal luas melalui karya monumental Persepolis, sebuah novel grafis yang mengisahkan perjalanan hidupnya di tengah gejolak sejarah Iran.

Kepergian Satrapi tidak hanya menjadi kehilangan bagi dunia literatur, tetapi juga bagi gerakan seni dan kebebasan berekspresi yang selama ini ia perjuangkan melalui karya-karyanya yang berani dan penuh makna.

Marjane Satrapi Penulis Persepolis Meninggal Dunia di Usia 56 Tahun
Kabar duka mengenai Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan orang-orang terdekatnya. Ia dikabarkan meninggal karena “kesedihan” setelah kehilangan suaminya, Mattias Ripa, yang wafat lebih dari setahun sebelumnya.

BacaJuga

Reality Club dan Spotify Bahas Pentingnya Koneksi Autentik dengan Pendengar Musik

Anime Kagurabachi April 2027 Resmi Diumumkan Crunchyroll, Ini Jadwal Tayang dan Detail Produksinya

Amazon Digugat Australia karena Prime Video Sisipkan Iklan, Dinilai Langgar Hak Konsumen

Kolaborasi Dipha Barus dan Andien di Album Sehidup Semusik, Harmoni dari Frekuensi yang Sama

Dalam pernyataan resmi, disebutkan bahwa Satrapi sangat terpukul atas kepergian pasangan hidupnya tersebut. Hubungan emosional yang sangat dalam antara keduanya membuat duka tersebut berdampak besar pada kondisi kehidupannya hingga akhir hayat.

Satrapi menghembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun, meninggalkan karya dan warisan yang akan terus dikenang sepanjang waktu.

Perjalanan Hidup Marjane Satrapi Penulis Persepolis Meninggalkan Jejak Dunia
Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia setelah menjalani perjalanan hidup yang penuh warna dan perjuangan. Ia lahir di Rasht, Iran, pada tahun 1969 dan kemudian pindah ke Prancis pada tahun 1994.

Pada tahun 2006, ia resmi menjadi warga negara Prancis dan mulai dikenal luas di kancah internasional berkat karya Persepolis. Novel grafis tersebut menceritakan pengalaman masa kecilnya di Teheran saat Revolusi Islam 1979.

Karya ini tidak hanya menjadi kisah pribadi, tetapi juga representasi universal tentang identitas, kebebasan, dan perjuangan manusia di tengah perubahan sosial dan politik yang besar.

Popularitas Persepolis semakin meningkat setelah diadaptasi menjadi film animasi pada tahun 2007. Film tersebut berhasil memenangkan Jury Prize di Festival Film Cannes dan bahkan masuk nominasi Academy Awards (Oscar), menjadikannya salah satu karya adaptasi grafis paling sukses dalam sejarah.

Marjane Satrapi Penulis Persepolis Meninggalkan Warisan Seni dan Aktivisme
Selain dikenal sebagai penulis dan ilustrator, Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia sebagai sosok yang juga aktif dalam dunia aktivisme sosial dan politik.

Ia dikenal sebagai kritikus vokal terhadap pemerintah Iran dan sering menyuarakan isu-isu kebebasan, terutama terkait hak perempuan. Satrapi juga menjadi pendukung gerakan “Women, Life, Freedom” yang muncul setelah kematian Mahsa Amini pada tahun 2022.

Gerakan tersebut menjadi simbol perjuangan perempuan Iran dalam menuntut kebebasan dan hak asasi manusia.

Yayasan Narges Mohammadi, penerima Nobel Perdamaian yang saat ini dipenjara di Iran, turut memberikan penghormatan dan menyebut Satrapi sebagai suara yang berani dalam memperjuangkan feminisme dan keadilan.

Karya dan Kontribusi Marjane Satrapi Penulis Persepolis di Dunia Film
Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia juga meninggalkan jejak kuat di dunia perfilman. Selain Persepolis, ia juga menyutradarai film Radioactive pada tahun 2019, sebuah biopik tentang ilmuwan Marie Curie.

Film tersebut menunjukkan kemampuan Satrapi dalam mengolah cerita sejarah dan tokoh dunia menjadi karya visual yang kuat dan bermakna.

Pada tahun-tahun terakhir kehidupannya, ia juga sempat menolak penghargaan bergengsi Prancis, Legion d’Honneur. Penolakan ini merupakan bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah Prancis yang dianggapnya tidak konsisten dalam memperlakukan pembangkang Iran.

Tindakan tersebut memperlihatkan konsistensi sikap Satrapi dalam memperjuangkan nilai-nilai yang ia yakini, bahkan ketika harus berhadapan dengan institusi besar.

Warisan Abadi Marjane Satrapi Penulis Persepolis
Sebelum wafat, Satrapi juga mendirikan Mattias and Marjane Ripa-Satrapi Cinema Foundation. Yayasan ini bertujuan untuk mendukung mahasiswa internasional yang ingin belajar perfilman di Paris.

Pendirian yayasan tersebut menjadi bentuk penghormatan terakhirnya kepada mendiang suaminya sekaligus wujud kepeduliannya terhadap generasi muda di bidang seni.

Warisan Marjane Satrapi tidak hanya berupa karya-karya visual dan tulisan, tetapi juga nilai-nilai tentang keberanian, kebebasan berekspresi, dan kemanusiaan.

Kesimpulan
Marjane Satrapi penulis Persepolis meninggal dunia menandai akhir dari perjalanan hidup seorang seniman besar yang telah memberikan pengaruh mendalam dalam dunia sastra, seni, dan aktivisme global. Melalui Persepolis dan karya lainnya, Satrapi berhasil menyampaikan kisah personal yang berubah menjadi narasi universal tentang kebebasan dan identitas manusia.

Warisan pemikirannya akan terus hidup melalui karya-karya yang ia tinggalkan serta pengaruhnya terhadap generasi seniman dan aktivis di seluruh dunia.

Tags: FilmPersepolisKomikPersepolisMarjaneSatrapiMarjaneSatrapiMeninggalNovelGrafisPenulisPersepolisPenulisPrancisIraPersepolisSastraDuniaSeniDunia
Posting Sebelumnya

5 Masalah USB Paling Umum dan Cara Mengatasinya dengan Mudah

Posting berikutnya

Manfaat Kompres Mata untuk Mengatasi Mata Kering, Bengkak, dan Lelah

cecil

cecil

BeritaTerkait

Tidak Ada Konten Tersedia
Posting berikutnya
Manfaat Kompres Mata untuk Mengatasi Mata Kering, Bengkak, dan Lelah

Manfaat Kompres Mata untuk Mengatasi Mata Kering, Bengkak, dan Lelah

Evaluasi Amri Nita Indonesia Terbuka 2026: Masalah Servis Jadi Sorotan Usai Tersingkir di 16 Besar

Evaluasi Amri Nita Indonesia Terbuka 2026: Masalah Servis Jadi Sorotan Usai Tersingkir di 16 Besar

Janice Tjen Birmingham Terbuka 2026: Petenis Indonesia Melaju ke Semifinal Bersama Talia Gibson

Janice Tjen Birmingham Terbuka 2026: Petenis Indonesia Melaju ke Semifinal Bersama Talia Gibson

Daraxonrasib Kanker Pankreas: Obat Baru yang Melipatgandakan Harapan Hidup Pasien Stadium Lanjut

Daraxonrasib Kanker Pankreas: Obat Baru yang Melipatgandakan Harapan Hidup Pasien Stadium Lanjut

Telepathic Twin Flame Ivoris: Rayakan Persahabatan Perempuan Lewat Single Dreamy Pop-R&B

Telepathic Twin Flame Ivoris: Rayakan Persahabatan Perempuan Lewat Single Dreamy Pop-R&B

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Festival Kopling 2025: Musisi Pop Indonesia Bereksperimen dengan Aransemen Koplo

Festival Kopling 2025: Musisi Pop Indonesia Bereksperimen dengan Aransemen Koplo

01/12/2025 08:00
Kartu Identitas ke[endudukan

Difabel dan ODGJ di Kepri Ditarget Punya KTP

27/10/2022 16:16
Demo Ribuan Petani di Jambi Soal Lahan Berlangsung Ricuh

Demo Ribuan Petani di Jambi Soal Lahan Berlangsung Ricuh

17/03/2023 21:04
Daftar Nominasi Blue Dragon Film Awards 2025: No Other Choice Memimpin di 12 Kategori

Daftar Nominasi Blue Dragon Film Awards 2025: No Other Choice Memimpin di 12 Kategori

18/12/2025 09:00
Ade Armando Dihajar Massa di Depan Gerbang Parlemen Senayan

Ade Armando Dihajar Massa di Depan Gerbang Parlemen Senayan

11/04/2022 20:26
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist