Suma.id: Menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2023, antrean kendaraan sudah mulai terlihat di Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten. Antrean kendaraan pribadi di dermaga eksekutif maupun dermaga reguler yang hendak melintas ke Pulau Sumatra melalui Pelabuhan Merak hendak ke Pelabuhan Bakauheni, Lampung, tampak memadati area kantung parkir.
Ramainya kendaraan yang hendak menyeberang membuat jadwal keberangkatan kapal ferry di dermaga eksekutif Pelabuhan Merak, Banten, molor sampai tiga jam lebih. Keterlambatan ini membuat sejumlah calon penumpang kecewa.
Salah satu calon penumpang, Basri, mengungkapkan untuk bisa naik kapal, pengguna jasa harus mengantre dua sampai tiga jam. Berbeda dengan kondisi dermaga reguler, meskipun ramai pengguna jasa tidak mengantre begitu lama, hanya beberapa menit saja.
“Saya kecewa, biasanya tidak seperti ini. Sudah bayar mahal ini malah yang reguler lebih cepat,” ujar penumpang kapal, Basri, Kamis, 22 Desember 2022.
Basri menyayangkan pelayanan yang diberikan di dermaga eksekutif tidak sebanding dengan biaya pembelian tiket yang lebih mahal dari tiket reguler. Ia pun meminta pihak ASDP cabang Merak sebagai operator penyeberangan dapat memberikan pelayanan prima untuk para pengguna jasa sehingga antrean kendaraan para pengguna jasa tidak kembali terulang.
“Kita sudah bayar Rp670 ribu satu mobil, jika naek reguler mungkin kita sudah di Palembang,” jelasnya.
Sementara berdasarkan data ASDP dalam 24 jam terakhir, realisasi total penumpang mencapai 41.852 orang. Total seluruh kendaraan tercatat 9.365 unit Kendaraan yang telah menyeberang dari Jawa ke Sumatra.
Saat ini, Pihak ASDP Cabang Merak mengoperasikan 31 Kapal dengan 106 trip Dari total 65 kapal yang tersedia.
Terkait lamanya waktu tunggu, pihak ASDP belum memberikan penjelasan.