Monday, July 27, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

cecil Editor cecil
27/07/2026 10:11
in TEKNOLOGI
A A
NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

Wilayah kutub utara bulan vulkanik Jupiter, Io, diabadikan oleh wahana antariksa Juno milik NASA selama lintasan dekat ke-57 wahana tersebut di dekat raksasa gas itu pada 30 Desember 2023. Data dari lintasan tersebut dan satu lagi pada 3 Februari 2024, mem(NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS. Pemrosesan gambar oleh Gerald Eichstädt)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Gunung Berapi Io kembali menjadi sorotan dunia astronomi setelah wahana antariksa Juno milik NASA berhasil mengungkap kondisi di bawah permukaan bulan Jupiter tersebut. Penelitian terbaru ini memberikan gambaran yang belum pernah diperoleh sebelumnya mengenai bagaimana panas dari bagian dalam Io berpindah menuju permukaan dan memicu aktivitas vulkanik yang sangat ekstrem.

Selama ini Io dikenal sebagai benda langit paling aktif secara vulkanik di seluruh tata surya. Ratusan gunung berapi aktif tersebar di permukaannya dan terus mengalami letusan akibat pengaruh gravitasi Jupiter. Kini, melalui teknologi pemindaian gelombang mikro, para ilmuwan dapat melihat hingga beberapa meter di bawah permukaan Io untuk memahami proses yang terjadi di dalam kerak bulan tersebut.

Penemuan ini tidak hanya memperkaya pemahaman mengenai Io, tetapi juga membuka peluang baru dalam penelitian gunung berapi di Bumi, Mars, Venus, hingga pencarian kehidupan di bulan-bulan es seperti Europa dan Ganymede.

BacaJuga

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

HP Samsung Murah Terbaik 2026: Galaxy A07 RAM 8GB dengan Helio G99 Harga Mulai Rp1 Jutaan

Spesifikasi vivo V80: HP Kamera 50 MP dengan 3x Optical Zoom yang Siap Memikat Pengguna

Adu Kamera Oppo Find X9s vs iPhone 17 Pro, Mana yang Lebih Unggul untuk Foto dan Video?

Gunung Berapi Io Berhasil Dipetakan dengan Teknologi Juno NASA

Keberhasilan ini berasal dari misi wahana Juno yang melakukan perlintasan dekat dengan Io pada akhir 2023 hingga awal 2024. Dalam misi tersebut, Juno memanfaatkan instrumen Microwave Radiometer (MWR) yang sebelumnya dirancang untuk menembus lapisan awan tebal Jupiter.

Di luar dugaan, instrumen tersebut mampu memindai bagian bawah permukaan Io hingga kedalaman sekitar dua sampai enam meter. Teknologi ini memungkinkan ilmuwan mengamati distribusi panas yang sebelumnya tidak dapat dideteksi melalui pengamatan biasa.

Hasil pengukuran menunjukkan adanya suhu yang jauh lebih tinggi dibandingkan perkiraan. Pada beberapa lokasi, temperatur di bawah permukaan tercatat lebih dari 22 derajat Celsius di atas suhu yang dihasilkan oleh sinar Matahari.

Selain itu, tim peneliti juga menemukan sejumlah wilayah yang memiliki suhu antara 10 hingga 20 derajat Celsius lebih hangat dibandingkan daerah di sekitarnya. Kondisi tersebut menunjukkan adanya aliran panas yang terus bergerak dari bagian dalam Io menuju permukaan.

Io, Bulan Paling Vulkanik di Tata Surya

Io merupakan salah satu satelit alami terbesar milik Jupiter dan telah lama dikenal sebagai objek paling aktif secara geologis di tata surya.

Tidak seperti Bumi yang memiliki sekitar 1.500 gunung berapi aktif, Io diperkirakan memiliki ratusan gunung berapi yang terus mengalami letusan. Aktivitas vulkaniknya bahkan mampu menghasilkan semburan lava dan material vulkanik hingga ratusan kilometer ke angkasa.

Menariknya, meski dipenuhi gunung tinggi dan kawah vulkanik, sebagian besar permukaan Io terlihat relatif halus.

Para ilmuwan menduga kondisi tersebut terjadi karena permukaan Io terus tertutup lapisan baru yang berasal dari abu vulkanik, embun beku sulfur, serta material hasil letusan. Lapisan tersebut secara perlahan menutupi permukaan lama sehingga membentuk kerak baru yang tampak lebih rata.

Mengapa Io Sangat Aktif Secara Vulkanik?

Aktivitas vulkanik Io memiliki mekanisme yang berbeda dibandingkan Bumi.

Di planet kita, sebagian besar panas internal berasal dari peluruhan unsur radioaktif di dalam mantel Bumi. Sebaliknya, sumber energi utama Io berasal dari gaya gravitasi Jupiter yang sangat besar.

Fenomena ini dikenal sebagai tidal heating atau pemanasan akibat gaya pasang surut.

Tarikan gravitasi Jupiter secara terus-menerus meregangkan dan meremas bagian dalam Io. Proses tersebut menghasilkan gesekan yang sangat besar sehingga menciptakan panas dalam jumlah luar biasa.

Panas inilah yang kemudian melelehkan batuan di bagian dalam Io dan menghasilkan kantong-kantong magma yang akhirnya keluar melalui ratusan gunung berapi aktif.

Para peneliti menduga panas dari interior cair tersebut bergerak secara perlahan melalui kerak konduktif atau berasal dari kantong lava yang mendingin di bawah permukaan.

Teknologi Baru untuk Memahami Gunung Berapi di Bumi

Peneliti utama misi Juno, Scott Bolton, menjelaskan bahwa keberhasilan instrumen MWR menembus permukaan Io memberikan peluang besar untuk penelitian geologi di Bumi.

Menurutnya, apabila teknologi serupa digunakan untuk mempelajari kawasan gunung berapi aktif di Bumi, para ilmuwan berpotensi melihat pola distribusi suhu di bawah permukaan secara lebih rinci.

Informasi tersebut dapat membantu memahami bagaimana magma bergerak sebelum letusan terjadi sehingga berpotensi meningkatkan kemampuan pemantauan aktivitas gunung berapi.

Selain itu, teknologi ini juga dapat dimanfaatkan untuk meneliti sejarah vulkanisme di Mars maupun Venus yang hingga kini masih menjadi objek penelitian penting dalam ilmu planet.

Membuka Peluang Mencari Kehidupan di Bulan Lain

Keberhasilan pemindaian bawah permukaan Io juga memberikan manfaat bagi eksplorasi bulan-bulan lain di tata surya.

NASA menilai teknologi gelombang mikro yang digunakan Juno berpotensi diterapkan pada Europa dan Ganymede, dua satelit Jupiter yang diyakini memiliki lautan air cair di bawah lapisan es tebal.

Dengan kemampuan menembus lapisan permukaan, instrumen serupa dapat membantu ilmuwan mempelajari kondisi bawah tanah tanpa harus melakukan pengeboran.

Jika lingkungan tersebut memiliki sumber panas yang cukup serta kandungan air cair, peluang adanya kehidupan mikroba di bawah permukaan menjadi semakin menarik untuk diteliti pada misi-misi antariksa berikutnya.

Penelitian Io Beri Petunjuk Baru tentang Evolusi Planet

Penelitian terbaru ini menunjukkan bahwa Io bukan hanya laboratorium alami untuk memahami aktivitas gunung berapi, tetapi juga menjadi kunci dalam mempelajari proses pembentukan dan evolusi benda-benda langit.

Data yang diperoleh Juno membantu para ilmuwan memahami bagaimana panas berpindah dari bagian dalam menuju permukaan sebuah planet atau bulan. Pengetahuan tersebut dapat diterapkan untuk mempelajari berbagai objek di tata surya maupun sistem planet lain.

Temuan ini juga memperlihatkan bahwa mekanisme tidal heating merupakan salah satu proses penting yang mampu menjaga aktivitas geologi suatu benda langit, bahkan ketika objek tersebut berada jauh dari Matahari.

Hasil penelitian lengkap mengenai kondisi bawah permukaan Io telah dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Journal of Geophysical Research: Planets dan menjadi salah satu pencapaian penting dalam eksplorasi antariksa modern.

Tags: antariksaGunungBerapiIoJunoJupiterNASA
Posting Sebelumnya

Waspada Konsumsi Fruktosa Berlebih, Kenali Risiko Asam Urat dan Hipertensi Menurut Pakar

cecil

cecil

BeritaTerkait

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

26/07/2026 10:08
Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Pecahkan Rekor, Fenomena Langka yang Melintasi Tiga Benua

Gerhana Matahari Total 2 Agustus 2027 Pecahkan Rekor, Fenomena Langka yang Melintasi Tiga Benua

23/07/2026 09:35
Bumi Tidak Mengorbit Matahari? Fakta Barycenter yang Diungkap NASA tentang Tata Surya

Bumi Tidak Mengorbit Matahari? Fakta Barycenter yang Diungkap NASA tentang Tata Surya

20/07/2026 10:08
Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

15/07/2026 10:35
Karantina di Bulan NASA Diusulkan Peneliti untuk Lindungi Bumi dari Kontaminasi Luar Angkasa

Karantina di Bulan NASA Diusulkan Peneliti untuk Lindungi Bumi dari Kontaminasi Luar Angkasa

15/07/2026 09:52
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

BPOM Dorong Vaksin Merah Putih Didaftarkan ke WHO

BPOM Dorong Vaksin Merah Putih Didaftarkan ke WHO

27/06/2022 21:13
Lokasi Warga Siak Riau Tewas Diterkam Harimau Habitat Satwa Liar

Lokasi Warga Siak Riau Tewas Diterkam Harimau Habitat Satwa Liar

20/12/2022 18:15
ikon Batam, jembatan Barelang. Antara

PPKM Mikro di Kota Batam Diperpanjang

29/06/2021 13:56
HTC Vive Eagle: Kacamata Pintar Berteknologi Tinggi dengan Desain Ringan

HTC Vive Eagle: Kacamata Pintar Berteknologi Tinggi dengan Desain Ringan

02/09/2025 15:00
Virtua Fighter 5 R.E.V.O. World Stage Memulai CBT, Sega Hadirkan Fitur Crossplay dan Mode Inovatif

Virtua Fighter 5 R.E.V.O. World Stage Memulai CBT, Sega Hadirkan Fitur Crossplay dan Mode Inovatif

19/09/2025 08:00
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist