SUMA.ID – Noel Gallagher dan Liam Gallagher akhirnya mencetak sejarah baru dalam karier mereka. Noel dan Liam Gallagher masuk daftar musisi terkaya Inggris untuk pertama kalinya setelah kesuksesan besar tur reuni Oasis yang kembali mengguncang dunia musik internasional.
Duo kakak-beradik asal Manchester tersebut berhasil menempati posisi ke-11 dalam daftar musisi dan figur industri musik terkaya versi Sunday Times Rich List 2026. Total kekayaan gabungan mereka diperkirakan mencapai 375 juta Pound Sterling atau sekitar Rp8,91 triliun.
Pencapaian ini menjadi sangat spesial karena terjadi setelah Noel dan Liam melewati konflik panjang yang membuat Oasis vakum selama lebih dari 15 tahun. Reuni mereka tidak hanya menjadi fenomena budaya global, tetapi juga menghasilkan keuntungan finansial luar biasa dari tur dunia yang sukses besar.
Kesuksesan reuni Oasis membuktikan bahwa pengaruh musik Britpop era 1990-an masih memiliki daya tarik kuat hingga saat ini. Antusiasme penggemar dari berbagai negara membuat setiap konser mereka dipenuhi penonton dan menjadi salah satu tur musik paling sukses tahun ini.
Noel dan Liam Gallagher Masuk Daftar Musisi Terkaya Inggris Berkat Tur Reuni Oasis
Kesuksesan finansial Noel dan Liam Gallagher sebagian besar berasal dari tur reuni Oasis yang berlangsung di berbagai negara. Tur dunia tersebut dikabarkan menghasilkan pendapatan kotor mencapai 400 juta Pound Sterling atau sekitar Rp9,5 triliun dari total 41 pertunjukan.
Setiap konser reuni Oasis dipenuhi ribuan penggemar yang telah lama menantikan kembalinya band legendaris tersebut ke atas panggung. Tingginya permintaan tiket membuat tur ini menjadi salah satu pertunjukan musik dengan penjualan terbesar dalam beberapa tahun terakhir.
Laporan media Inggris menyebutkan bahwa Noel dan Liam masing-masing membawa pulang sedikitnya 50 juta Pound Sterling dari rangkaian konser tersebut. Selain keuntungan dari tiket konser, pendapatan mereka juga berasal dari merchandise resmi, sponsor, hak siar, hingga peningkatan streaming lagu-lagu Oasis di berbagai platform digital.
Tidak hanya itu, kekayaan keduanya juga terus bertambah dari royalti musik dan hak penerbitan lagu-lagu Oasis yang masih sangat populer di seluruh dunia. Lagu-lagu seperti “Wonderwall”, “Don’t Look Back in Anger”, hingga “Champagne Supernova” tetap menjadi favorit lintas generasi.
Kesuksesan ini sekaligus menunjukkan bahwa musik Oasis masih memiliki nilai komersial yang sangat besar meskipun band tersebut sempat lama tidak aktif.
Reuni Oasis Jadi Momen Bersejarah di Dunia Musik
Kembalinya Noel dan Liam ke panggung yang sama menjadi salah satu peristiwa terbesar di industri musik global. Selama bertahun-tahun, hubungan keduanya dikenal penuh konflik dan perseteruan yang sering menjadi sorotan media.
Sejak Oasis bubar pada 2009, banyak penggemar yang menganggap reuni mereka hampir mustahil terjadi. Namun, keputusan untuk kembali bersama ternyata disambut luar biasa oleh publik internasional.
Bagi banyak penggemar musik Britpop, reuni Oasis bukan sekadar konser biasa, melainkan momen nostalgia yang sangat emosional. Lagu-lagu Oasis dianggap memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan musik Inggris dan budaya populer dunia pada era 1990-an hingga awal 2000-an.
Fenomena reuni ini juga berdampak besar pada industri hiburan secara keseluruhan. Penjualan album lama meningkat drastis, jumlah streaming melonjak, dan berbagai produk bertema Oasis kembali populer di pasar global.
Tidak heran jika Noel dan Liam kini berhasil sejajar dengan para legenda musik Inggris lainnya dalam daftar musisi terkaya.
Bersanding dengan Legenda Musik Inggris
Masuknya Noel dan Liam Gallagher dalam daftar Sunday Times Rich List membuat mereka kini berada di jajaran elite industri musik Inggris.
Mereka bersanding dengan nama-nama besar seperti Elton John, Mick Jagger, Keith Richards, hingga Ed Sheeran.
Sementara posisi teratas daftar musisi terkaya Inggris masih ditempati oleh Paul McCartney dengan total kekayaan lebih dari 1 miliar Pound Sterling.
Keberhasilan Noel dan Liam masuk dalam daftar tersebut menunjukkan bahwa pengaruh Oasis tetap sangat kuat di industri musik global meski sempat vakum bertahun-tahun.
Banyak analis industri musik menilai reuni Oasis menjadi contoh bagaimana nostalgia dan loyalitas penggemar dapat menciptakan nilai ekonomi yang luar biasa besar.
Dokumenter Reuni Oasis Siap Tayang di Bioskop dan Disney+
Kesuksesan reuni Oasis tidak berhenti di atas panggung konser. Fenomena budaya ini juga akan diangkat ke layar lebar melalui film dokumenter resmi yang telah diumumkan oleh Disney+.
Dokumenter tersebut digarap oleh Steven Knight, sosok yang dikenal lewat serial populer Peaky Blinders.
Film ini dijadwalkan tayang terbatas di bioskop global dan layar IMAX pada September 2026 sebelum dirilis secara eksklusif di platform streaming Disney+.
Dokumenter tersebut akan menampilkan berbagai cuplikan eksklusif di balik layar reuni Oasis, proses persiapan tur dunia, hingga wawancara bersama pertama Noel dan Liam dalam 25 tahun terakhir.
Kehadiran film dokumenter ini diperkirakan akan semakin memperkuat popularitas Oasis sekaligus memperluas dampak budaya dari reuni mereka.
Oasis Kembali Jadi Ikon Musik Dunia
Reuni Oasis telah membuktikan bahwa musik mereka masih relevan dan dicintai lintas generasi. Noel dan Liam Gallagher tidak hanya berhasil memperbaiki hubungan profesional mereka, tetapi juga menciptakan salah satu comeback terbesar dalam sejarah musik modern.
Kesuksesan finansial yang mereka raih menjadi bukti bahwa Oasis tetap memiliki tempat istimewa di hati penggemar musik dunia. Dengan tur yang sukses besar dan dokumenter yang segera dirilis, pengaruh Oasis tampaknya masih akan terus bertahan dalam waktu lama.
Kini, Noel dan Liam Gallagher tidak hanya dikenal sebagai ikon Britpop, tetapi juga bagian dari jajaran musisi paling sukses dan berpengaruh di Inggris.










