Friday, June 26, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Bola Cahaya di Langit Australia Ternyata Roket Tiongkok, Bukan UFO

Bola Cahaya di Langit Australia Bikin Heboh Warga dan Picu Spekulasi UFO

cecil Editor cecil
26/06/2026 11:43
in TEKNOLOGI
A A
Bola Cahaya di Langit Australia Ternyata Roket Tiongkok, Bukan UFO

Foto Roket Zhuque-2E Y6 milik LandSpace yang terlihat di langit Australia.( Sumber: Facebook/Higgins Storm Chasing)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Bola Cahaya di Langit Australia menjadi perbincangan hangat setelah ribuan warga menyaksikan fenomena langit yang tidak biasa pada malam hari. Objek bercahaya yang melintas di atas wilayah New South Wales dan Queensland sempat memicu berbagai spekulasi di media sosial. Sebagian orang menduga fenomena tersebut merupakan meteor, sementara yang lain mengaitkannya dengan aktivitas luar angkasa milik perusahaan swasta atau bahkan kemunculan UFO.

Penampakan cahaya berwarna biru keperakan yang bergerak perlahan di langit malam memang terlihat sangat tidak biasa. Bentuknya yang menyerupai awan bercahaya atau ubur-ubur raksasa membuat banyak saksi mata kebingungan dan penasaran mengenai asal-usul fenomena tersebut.

Namun setelah dilakukan analisis oleh para ahli astronomi dan astrofisika, misteri tersebut akhirnya terpecahkan. Objek yang terlihat di langit Australia ternyata bukan pesawat alien maupun fenomena supranatural, melainkan bagian dari peluncuran roket milik perusahaan antariksa swasta asal Tiongkok.

BacaJuga

Tidak Bisa Login 192.168.1.1? Penyebab dan Cara Mengatasi Akses Router dengan Mudah

Insta360 Luna Ultra Resmi Dirilis, Kamera Gimbal 8K Leica dengan Fitur AI Canggih

Cara Ganti Password WiFi 192.168.1.1 dengan Mudah untuk Meningkatkan Keamanan Jaringan

Kontroversi Fable 5 Anthropic: Saat Keamanan AI yang Ketat Memicu Kritik Pengguna

Bola Cahaya di Langit Australia Berasal dari Roket Zhuque-2E Y6

Menurut penjelasan para ilmuwan, fenomena tersebut berasal dari peluncuran roket Zhuque-2E Y6 yang dioperasikan oleh perusahaan antariksa Tiongkok, LandSpace.

Roket tersebut diluncurkan dari Jiuquan Satellite Launch Center yang terletak di kawasan Gurun Gobi. Misi peluncuran dilakukan untuk mengantarkan dua satelit komunikasi direct-to-cell ke orbit.

Sekitar 20 menit setelah peluncuran, roket memasuki posisi yang memungkinkan jejak gas dan pantulan cahayanya terlihat dari beberapa wilayah Australia. Karena waktu peluncuran bertepatan dengan kondisi langit malam di Australia, fenomena tersebut tampak sangat mencolok dan mudah terlihat oleh masyarakat.

Banyak warga yang langsung mengabadikan momen tersebut menggunakan ponsel mereka dan membagikannya ke media sosial. Dalam waktu singkat, foto dan video fenomena tersebut menyebar luas dan memicu berbagai teori mengenai asal-usul objek bercahaya tersebut.

Mengapa Roket Bisa Tampak Sangat Terang di Langit Malam?

Fenomena ini sebenarnya memiliki penjelasan ilmiah yang cukup menarik. Meskipun wilayah Australia saat itu sudah berada dalam kondisi gelap setelah matahari terbenam, roket yang berada di atmosfer atas masih menerima sinar matahari secara langsung.

Perbedaan posisi antara permukaan Bumi dan ketinggian roket menjadi faktor utama mengapa objek tersebut tampak sangat terang.

Saat roket bergerak di lapisan atmosfer yang lebih tinggi, gas yang dilepaskan dari sistem propulsi akan membentuk awan tipis. Awan gas tersebut kemudian memantulkan cahaya matahari sehingga menghasilkan efek visual yang spektakuler.

Fenomena ini sering disebut sebagai “space jellyfish” atau ubur-ubur luar angkasa karena bentuknya yang menyerupai tentakel transparan yang bercahaya di langit.

Pantulan sinar matahari pada partikel gas menciptakan warna putih kebiruan yang terlihat jelas dari jarak ratusan bahkan ribuan kilometer.

Perubahan Warna dari Biru Menjadi Merah

Salah satu hal yang paling menarik perhatian para saksi mata adalah perubahan warna yang terjadi selama fenomena berlangsung.

Awalnya, objek tersebut tampak berwarna putih keperakan atau biru terang. Namun beberapa menit kemudian, warnanya perlahan berubah menjadi merah sebelum akhirnya menghilang dari pandangan.

Perubahan warna ini bukanlah sesuatu yang aneh dalam dunia astronomi. Fenomena tersebut terjadi karena roket dan awan gas yang mengelilinginya mulai memasuki bayang-bayang Bumi.

Ketika cahaya matahari yang mengenai objek semakin berkurang, panjang gelombang cahaya yang dominan berubah. Efeknya mirip dengan warna kemerahan yang sering terlihat saat matahari terbit atau terbenam.

Akibatnya, cahaya yang sebelumnya terlihat biru atau putih secara perlahan berubah menjadi merah sebelum akhirnya menghilang sepenuhnya ketika objek berada dalam area gelap.

Mengapa Banyak Orang Mengira Fenomena Ini Sebagai UFO?

Penampakan yang tidak biasa sering kali memicu berbagai spekulasi, terutama ketika fenomena tersebut terjadi secara mendadak dan belum diketahui penyebabnya.

Bentuk objek yang menyerupai bola bercahaya dengan ekor kabut panjang membuat sebagian warga langsung mengaitkannya dengan UFO atau benda terbang tak dikenal.

Selain itu, tidak semua orang mengetahui bahwa peluncuran roket dapat menghasilkan fenomena visual yang sangat mencolok, terutama ketika terjadi pada waktu senja atau malam hari.

Dalam beberapa tahun terakhir, berbagai peluncuran roket di berbagai negara juga pernah menimbulkan kebingungan serupa. Banyak laporan UFO ternyata setelah diteliti lebih lanjut berasal dari aktivitas antariksa seperti peluncuran satelit, pembuangan bahan bakar roket, atau masuknya kembali objek ke atmosfer.

Industri Antariksa yang Terus Berkembang

Fenomena yang terlihat di Australia ini juga menjadi pengingat bahwa aktivitas luar angkasa kini semakin meningkat.

Tidak hanya lembaga pemerintah, perusahaan swasta dari berbagai negara kini berlomba-lomba mengembangkan teknologi peluncuran satelit dan eksplorasi ruang angkasa.

Perkembangan industri antariksa komersial membuat jumlah peluncuran roket meningkat secara signifikan dibandingkan satu dekade lalu. Akibatnya, masyarakat di berbagai belahan dunia kemungkinan akan lebih sering menyaksikan fenomena serupa di masa mendatang.

Kemajuan teknologi komunikasi, observasi Bumi, internet satelit, hingga eksplorasi ruang angkasa menjadi pendorong utama meningkatnya aktivitas peluncuran tersebut.

Kesimpulan

Bola Cahaya di Langit Australia yang sempat membuat heboh warga ternyata bukan UFO maupun meteor, melainkan efek visual dari peluncuran roket Zhuque-2E Y6 milik perusahaan antariksa Tiongkok LandSpace. Fenomena spektakuler tersebut terjadi karena pantulan sinar matahari pada awan gas yang dilepaskan roket di atmosfer atas.

Perubahan warna dari biru ke merah juga merupakan proses alami saat objek mulai memasuki bayang-bayang Bumi. Dengan semakin pesatnya perkembangan industri antariksa global, fenomena serupa kemungkinan akan semakin sering terlihat dan menjadi bagian menarik dari aktivitas manusia di luar angkasa.

Tags: bola cahaya di langit australiafenomena langitlandspaceroket tiongkokufo australiazhuque 2e y6
Posting Sebelumnya

Risiko dan Keamanan Konsumsi Sushi serta Sashimi Ikan Mentah yang Perlu Diketahui

Posting berikutnya

Mengenal BPHP di Film Teach You a Lesson: Organisasi Pendidikan Fiktif yang Penuh Misteri

cecil

cecil

BeritaTerkait

Tidak Ada Konten Tersedia
Posting berikutnya

Mengenal BPHP di Film Teach You a Lesson: Organisasi Pendidikan Fiktif yang Penuh Misteri

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Penjualan Alat Tulis di Sungailiat Meningkat Tajam

Penjualan Alat Tulis di Sungailiat Meningkat Tajam

17/07/2022 14:16
Berhadiah Minyak Goreng, PMI Lampung Sediakan 5. 000 Dosis Vaksin

Berhadiah Minyak Goreng, PMI Lampung Sediakan 5. 000 Dosis Vaksin

09/03/2022 15:17
Waspada Gelombang Tinggi 6 Meter di Sejumlah Perairan Indonesia

Gelombang Tinggi Potensi Terjadi di Sejumlah Wilayah Termasuk Sumatra

05/05/2022 14:12
Pemkab Pessel Tetapkan Basis Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

Pemkab Pessel Tetapkan Basis Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi

26/10/2021 18:11
Viral Parkir Rp350 Ribu di Yogyakarta, Sandiaga Uno Naik Pitam

Viral Parkir Rp350 Ribu di Yogyakarta, Sandiaga Uno Naik Pitam

20/01/2022 16:36
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist