Wednesday, August 12, 2026
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Sumatra Inspirasi Indonesia
Beranda LIFESTYLE TEKNOLOGI

Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Lakukan Flyby Mars Menuju Asteroid Logam 16 Psyche

Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Manfaatkan Flyby Mars untuk Percepat Misi

cecil Editor cecil
13/05/2026 13:55
in TEKNOLOGI
A A
Pesawat Luar Angkasa Psyche NASA Lakukan Flyby Mars Menuju Asteroid Logam 16 Psyche

Mars seperti yang terlihat oleh wahana antariksa asteroid Psyche milik NASA pada 3 Mei 2026.(NASA/JPL-Caltech/ASU)

Share on FacebookShare on Twitter

SUMA.ID – Pesawat luar angkasa Psyche NASA flyby Mars menjadi salah satu momen penting dalam misi eksplorasi luar angkasa milik Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat atau NASA. Dalam perjalanan panjang menuju asteroid logam 16 Psyche, pesawat ruang angkasa tersebut dijadwalkan melintas dekat Planet Mars pada Jumat (15/5/2026) untuk memanfaatkan gravitasi planet tersebut sekaligus melakukan berbagai pengujian ilmiah.

Flyby atau lintasan dekat ini membuat Psyche berada pada jarak sekitar 4.500 kilometer dari permukaan Mars. Meski terlihat seperti sekadar “mampir” ke Planet Merah, manuver tersebut memiliki peran sangat penting dalam membantu pesawat mencapai target akhirnya di sabuk asteroid utama antara Mars dan Jupiter.

Misi Psyche sendiri merupakan salah satu proyek ambisius NASA untuk mempelajari asteroid unik yang diyakini kaya akan logam nikel dan besi. Asteroid bernama 16 Psyche tersebut memiliki diameter sekitar 280 kilometer dan dianggap sebagai salah satu objek paling menarik di tata surya.

BacaJuga

Angin Matahari di Bulan Melambat, Temuan Ilmuwan Tiongkok Buka Wawasan Baru untuk Eksplorasi Antariksa

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

HP Samsung Murah Terbaik 2026: Galaxy A07 RAM 8GB dengan Helio G99 Harga Mulai Rp1 Jutaan

NASA meluncurkan pesawat ruang angkasa Psyche pada Oktober 2023. Perjalanan menuju asteroid tujuan diperkirakan memakan waktu sekitar enam tahun dan diproyeksikan tiba pada 2029.

Dalam perjalanan panjang tersebut, Mars memainkan peran penting sebagai “bantuan gravitasi” alami. Teknik ini dikenal sebagai gravity assist, yakni memanfaatkan gaya gravitasi planet untuk meningkatkan kecepatan pesawat tanpa harus menghabiskan terlalu banyak bahan bakar.

Saat ini, Psyche bergerak dengan kecepatan hampir 19.848 kilometer per jam. Dengan bantuan gravitasi Mars, lintasan dan kecepatannya dapat disesuaikan agar perjalanan menuju asteroid menjadi lebih efisien.

Namun flyby Mars tidak hanya dimanfaatkan untuk dorongan gravitasi. NASA juga menjadikan momen ini sebagai kesempatan penting untuk menguji dan mengalibrasi berbagai instrumen sains yang dibawa Psyche.

Salah satu instrumen utama yang diuji adalah pencitra multispektral milik Psyche. Alat tersebut akan digunakan untuk menangkap ribuan observasi permukaan Mars selama proses flyby berlangsung.

Sarah Bairstow, pimpinan perencanaan misi Psyche di Jet Propulsion Laboratory (JPL) NASA, menjelaskan bahwa seluruh sistem pesawat telah diprogram secara detail untuk menghadapi momen tersebut.

Menurutnya, flyby Mars menjadi kesempatan pertama bagi tim untuk menguji kemampuan pencitra Psyche terhadap objek besar secara langsung.

“Kami telah memprogram komputer penerbangan untuk seluruh aktivitas sepanjang Mei. Ini menjadi kesempatan pertama mengalibrasi pencitra Psyche dengan objek yang jauh lebih besar,” ujarnya.

Selain pengujian instrumen, tim ilmuwan juga berharap Psyche mampu membantu pengamatan fenomena unik di sekitar Mars. Salah satu target observasi adalah cincin debu redup atau torus yang diyakini terbentuk akibat tumbukan mikrometeorit pada dua satelit alami Mars, yaitu Phobos dan Deimos.

Partikel debu hasil tumbukan tersebut diperkirakan tersebar di sekitar orbit Mars dan membentuk struktur samar yang sulit diamati dari Bumi. Dengan posisi dan sudut pengamatan tertentu, instrumen Psyche diharapkan dapat menangkap pantulan cahaya matahari dari debu tersebut.

Tak hanya itu, tim ilmuwan juga akan menggunakan momen flyby sebagai latihan untuk mencari satelit kecil di sekitar Mars. Pengalaman tersebut dinilai penting sebelum nantinya Psyche melakukan pencarian objek kecil di sekitar asteroid 16 Psyche.

Peneliti utama misi Psyche dari University of California, Berkeley, Lindy Elkins-Tanton, mengatakan keberhasilan pengujian instrumen dalam fase ini akan menjadi pencapaian besar bagi tim ilmuwan NASA.

Menurutnya, setiap data yang berhasil dikumpulkan selama flyby akan membantu meningkatkan kesiapan misi utama saat tiba di asteroid tujuan nanti.

“Jika seluruh instrumen dapat bekerja dengan baik dan proses kalibrasi berhasil dilakukan, itu akan menjadi pencapaian yang sangat penting,” katanya.

Misi Psyche sendiri memiliki nilai ilmiah yang sangat besar karena asteroid 16 Psyche diyakini merupakan sisa inti planet purba atau planetesimal yang gagal berkembang menjadi planet utuh.

Para ilmuwan menduga asteroid tersebut dahulu merupakan bagian inti sebuah benda langit besar yang lapisan luarnya hancur akibat tabrakan selama miliaran tahun.

Jika teori tersebut benar, maka asteroid 16 Psyche bisa memberikan gambaran langka mengenai bagian inti planet berbatu seperti Bumi yang selama ini tersembunyi jauh di bawah permukaan.

Dengan mempelajari struktur logam asteroid tersebut, ilmuwan berharap dapat memahami proses pembentukan planet di awal tata surya, termasuk bagaimana inti planet terbentuk dan berevolusi.

Karena itulah, misi Psyche dianggap sebagai salah satu eksplorasi luar angkasa paling penting dalam dekade ini. Selain mengeksplorasi asteroid unik, misi ini juga membuka peluang besar bagi perkembangan ilmu pengetahuan tentang asal-usul planet di tata surya.

Flyby Mars menjadi langkah penting dalam perjalanan panjang tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana teknologi modern memungkinkan manusia menjelajahi objek-objek paling misterius di luar angkasa.

Tags: Asteroid16PsycheEksplorasiLuarAngkasaFlybyMarsMisiNASANASAPlanetMarsPsycheNASARuangAngkasaSainsAntariksaTeknologiAntariksa
Posting Sebelumnya

Ambisi Elon Musk Kuasai OpenAI Dibongkar Sam Altman, Dari Perebutan Kendali hingga Rencana Warisan untuk Anak

Posting berikutnya

8 Rekomendasi Film Streaming Terbaik Mei 2026, Dari Horor hingga Animasi Seru

cecil

cecil

BeritaTerkait

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

NASA Ungkap Rahasia Gunung Berapi Io, Bagian Dalam Bulan Jupiter Berhasil Dipetakan

27/07/2026 10:11
Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

Ekor Komet Lemmon Robek Akibat Ledakan Matahari, NASA Ungkap Fenomena Langka di Ruang Angkasa

26/07/2026 10:08
Bumi Tidak Mengorbit Matahari? Fakta Barycenter yang Diungkap NASA tentang Tata Surya

Bumi Tidak Mengorbit Matahari? Fakta Barycenter yang Diungkap NASA tentang Tata Surya

20/07/2026 10:08
Observatorium Rubin Mulai Rekam Film Kosmik Terbesar dalam Sejarah Astronomi

Observatorium Rubin Mulai Rekam Film Kosmik Terbesar dalam Sejarah Astronomi

16/07/2026 13:16
Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

Robot Penjelajah NASA Semakin Canggih, Rover Baru Tempuh 26 Km dan Siap Jelajahi Mars serta Bulan

15/07/2026 10:35
Posting berikutnya
8 Rekomendasi Film Streaming Terbaik Mei 2026, Dari Horor hingga Animasi Seru

8 Rekomendasi Film Streaming Terbaik Mei 2026, Dari Horor hingga Animasi Seru

Motorola Razr 2026 Resmi Rilis, Harga Naik Tapi Upgrade Dinilai Minim Meta Deskripsi

Motorola Razr 2026 Resmi Rilis, Harga Naik Tapi Upgrade Dinilai Minim Meta Deskripsi

HUAWEI WATCH FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Fitur Diabetes Risk Study

HUAWEI WATCH FIT 5 Series Resmi Meluncur di Indonesia, Hadirkan Fitur Diabetes Risk Study

The Rings of Power Season 3 Tayang 11 November 2026, Perang Elf vs Sauron Semakin Besar

The Rings of Power Season 3 Tayang 11 November 2026, Perang Elf vs Sauron Semakin Besar

7 Fakta Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius yang Menghebohkan Dunia

7 Fakta Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius yang Menghebohkan Dunia

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil

Berita Lainnya

Gubernur Sumsel Tetap Bolehkan Warganya Mudik Lokal

Gubernur Sumsel Bolehkan Mudik Lokal

23/04/2021 08:53
Slank di Java Jazz Festival 2026 Jadi Sorotan Pecinta Musik

Slank di Java Jazz Festival 2026 Jadi Sorotan Pecinta Musik

31/05/2026 09:59
Cara Beli Tiket Konser BTS Jakarta 2026, Jadwal Presale, General Sale, dan Tips War Tiket Anti Gagal

Cara Beli Tiket Konser BTS Jakarta 2026, Jadwal Presale, General Sale, dan Tips War Tiket Anti Gagal

12/06/2026 13:48
Harga Minyak Goreng di Palembang Masih Tinggi

Harga Minyak Goreng di Palembang Masih Tinggi

17/01/2022 16:27
Konser Justin Bieber di Jakarta Ditunda Karena Kesehatan, Penggemar Minta Refund

Konser Justin Bieber di Jakarta Ditunda Karena Kesehatan, Penggemar Minta Refund

04/10/2022 13:37
Sumatra Inspirasi Indonesia

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Suma.id menjadi rumah berita dan informasi dari seluruh wilayah di Sumatra, termasuk Lampung, Riau, Jambi, Bangka Belitung, Bengkulu, sampai Nangroe Aceh Darusalam. Suma.id tampil dalam wujud multimedia. Konten tidak hanya berupa teks dan foto, tetapi juga video, audio, grafis, dan videografis. Dengan tidak meninggalkan berita-berita nasional dan internasional

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber

Follow Us

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • HIBURAN
  • KESEHATAN
  • TEKNOLOGI
  • OLAHRAGA
  • MUSIK
  • FILM

Copyright © 2021 SUMA.ID All-Rights-Reserved

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist